Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 57


__ADS_3

Beberapa jam yang lalu samantha menerima laporan dari asistennya tentang kedekatan Deon dan Alifa, sekertaris sekaligus asistennya itu.


"Bagaimana,apa kamu sudah menemukan laporan yang saya minta?".Ucap Samantha pada Asistennya,Aris.


"Sudah Bu".Aris menyerahkan laporan hasil pantauan nya beserta beberapa lembar foto yang di dapatkan dari seorang informan yang membidik kedekatan Alifa dan Deon pada saat berada di Lembang.


"Jelaskan saja,aku gak punya waktu untuk membaca hal yang tak penting".


Aris mengangguk,mengerti.Mulailah dia menjelaskan semua laporan yang di tugaskan kepadanya.Dengan sabar Aris menjelaskan sambil sesekali menjawab pertanyaan dari Samantha.


"Ada acara apa mereka ke Lembang?".Samantha tersulut emosinya saat mendengar Alifa dan Deon pernah berada di Lembang berdua.


"Menurut yang saya ketahui,mereka tengah menghadiri rapat investor sekaligus meresmikan wahana baru".Jelas Aris sambil memperlihatkan foto Alifa dan deon.


"Hanya berdua?". Selidik Samantha,penuh curiga.


Aris mengangguk."Hanya berdua,setelah mereka meresmikan wahana baru itu.Mereka melanjutkan perjalanan dengan membeli tanaman bunga dan tanaman herbal".Tak pernah bosan Aris menjelaskan sembari menjawab pertanyaan yang di sertai dengan menunjukkan foto yang di dapatkan nya.


Samantha mengepalkan tangan,merasa di permainkan oleh Deon."Kurang ajar, bisa-bisanya Deon mempermainkan perasaanku"


"Ada satu lagi Bu, ternyata Alifa memilih resigh dari pekerjaannya setelah mengetahui bahwa ibu adalah kekasih dari pak Deon".Penuturan Aris membuat Samantha mengerutkan kening."Kenapa?".

__ADS_1


"Alifa memilih resigh karena perasaan cintanya tak terbalas,terlebih ingin menghindar dari kehidupan Deon".Jelas Aris.


Sudut bibir Samantha terangkat,merasa menang."Baguslah kalau dia sadar".Seringai penuh kemenangan terbit di wajah cantiknya.


"Kau boleh pergi".Usir Samantha pada asisten .


Aris tanpa di suruh dia kali,dia langsung meninggalkan ruangan tuannya itu, setelah memastikan tak ada pekerjaan yang harus dia kerjakan lagi.


"Alifa Alifa, ternyata kamu telah menyerah secepat itu.Jadi tak sabar ingin memiliki Deon seutuhnya".Gumam Samantha,kini dalam pikirannya terbayang akan sosok Deon yang akan di genggam nya.


Senyuman tak henti-hentinya terbit di bibir seksinya,ini adalah hari yang di tunggu-tungunya,batu penghalang hubungan antara dirinya dan Deon telah menyingkir dengan sukarela.


Samantha menjalani hari dengan semangat,tak sabar rasanya bertemu dengan kekasih hati yang di rindukannya itu.Melihat jam setiap menitnya seakan takut tertinggal walau sedetik pun.


"Hati-hati di jalan,jaga kondisi tubuh kalian sebab cuaca tak menentu dan pola makan kalian juga harus teratur sebab segala macam penyakit bersumber dari makanan".Begitu ucapan yang di lontarkan Samantha pada karyawan yang kebetulan lewat.


"Tumben ramah,biasanya juga jutek bin judes".Celetuk karyawan berbaju merah.


"Kesambet setan apa yah tuh orang?".Timpal rekannya.Tentu mereka berani angkat bicara saat bosnya sudah tak terlihat lagi.


Samantha yang di hidupkan oleh karyawan nya tentu tidak mendengar,juga tak peduli.Sebab, hatinya tengah berbunga-bunga,tak peduli omongan miring orang lain tentang nya

__ADS_1


"Aku langsung ke rumah mommy danita aja ah,sebab aku ingin bercerita panjang lebar sama calon mommy mertuaku".Ucap Samantha begitu percaya diri nya sekali.


Samantha menambah laju kecepatan mobilnya,membelah jalanan kota metropolitan itu yang di penuhi oleh lalu lalang kendaraan yang lewat.


"Kenapa mesti macet sih?".Gerutu Samantha saat dia terjebak macet.


Senang bercampur kesal yang di rasakan Samantha,lupa akan rasa bahagianya yang akan bertemu dengan sang kekasih.Perlahan,tapi pasti jalanan terus berangsur normal.Samantha langsung tancap gas,saat jalanan lenggang.


Senyuman kembali terbit di wajah cantiknya.Mobil itu melaju dengan kecepatan penuh,sebab jarak antara rumah mommy danita dengan kantor Samantha menempuh jarak selama satu jam Kalau dengan ngebut kayak gitu bisa sampe empat puluh menitan.


Samantha memarkirkan mobilnya di tempat parkir.Samantha menginjakkan kaki di rumah mommy danita.Ucap salam dia utamakan untuk menjaga sopan santun dan etika.Namun,tak ada yang menyahut.Rumah itu nampak sepi, samantha mengedarkan pandangan ke segala arah.


Semakin di dengarkan, semakin jelas suara yang Samantha dengar


berasal dari arah taman.Segera Samantha berlari ke arah taman tersebut,mencari sumber suara yang menggelegar luar biasa.


Samantha begitu terkejut saat di hadapannya tengah berdebat.Langkah lebarnya membawa dia semakin mendekat pada jarak berdirinya sang kekasih.


Deg


Kata-kata Deon,seakan mematahkan semangatnya, menghancurkan impiannya dan mencabik-cabik hatinys.Lagi- lagi Deon membela wanita yang di bencinya,Alifa.

__ADS_1


"Iya,dia mencintai Alifa.Tspi,sayang dia malah memilih ku dan menjadikan aku sebagai pelariannya". Kata-kata Samantha tanpa basa-basi langsung menghujam Deon dengan sindiran.


__ADS_2