
"Heh nih yaa berhubung gue kakak yang baik, gue ngasih tau lo, klo besok gk ush bawa barang apa apa" ucap riki
"Hah jadi gue gk usah bawa buku, pensil, pulpen.."
"Bukan itu"
"Ya maksud lo barang apa kak?"
"Misal kaya makanan atau apa gth kaya lo mos smp gk ush yg kya gth"
"Trs mos ngapain aja?"
"Ada deh"
"Emmm tapi ttp bawa alat tulis?"
"Ya iya lah"
"Yaudah"
"Gue ke kamar kalo butuh sesuatu ke kamar gue aja"
"Iyaa kak" ucap atria, atria menatap punggung riki yang telah hilang tertelan pintu kamarnya, dengan mata berkaca kaca ia meraih poto yang di dalamnya ada dirinya, riki dan mamanya
"Mama, makasih udah ngelahirin kakak sehebat kak riki, atri gk tau tanpa kak riki bakal kaya gimana, mama tau kak riki kakak terbaik seluruh dunia menurut atri, mama andai mama masih ada, andai mama gk tinggalin atri, atri rindu mama, dilan benar rindu itu berat apa lagi rindu sm orang yg sudah tidak ada, atri pastiin kak riki bakal ikutin amanah mama" ucap atria sambil menangis mengenggam erat poto itu lalu memeluknya seakan akan itu barang yang sangat berharga baginya *emang iya😆* tanpa atri sadari ternyata riki masih ada di depan pintu kamar atri mendengarkan celotehan adiknya yang menohok hatinya dan yang memaksa supaya tangan tangannya ini menutup telinganya, riki pasti akan menangis jika adiknya ini telah berkata seperti itu, riki dadanya sambil menangis ia pergi dari depan kamar atri
"Mama" gumam riki
"Riki kangen sama mama"
"Mama kangen gk sama riki?"
"Mama riki janji sama mama bakal jagain atri"
__ADS_1
"Mama bisa pegang janji riki"
"Riki sayang mama" ucap riki terisak, jika sedang seperti ini ia jadi teringat dimana saat itu atria berbohong pada pacar riki bahwa riki punya selingkuhan demi dapet perhatian riki
Flashback on
Zoya Aprilia pacar riki yang sekarang menjadi mantannya saat itu riki msh kls 8
"Beb" ucap riki, zoya diam
"Kamu kenapa sih?"
"Harusnya aku yg tanya kamu kenapa?"
"Aku? Aku baik baik aja"
"Kamu bohong"
"Bohong gimana mksd kamu?"
"Selingkuh? Ya gk lah"
"Bohong"
"Aku selingkuh sama siapa?"
"Aku gk tau yg pasti pas mlm kamu nlpn aku aku kira itu km pas aku angkat trnyata suara cewe pas aku tanya dia pacar kamu juga"
"Aku malm gk pegang hp"
"Udahlah aku mau kita putus"
"Eh tapi.."
__ADS_1
"Kita putus"
"Yaudah" gumam riki
"Bentar, malem gue gk pegang hp kan hpnya di pinjem ade gue, jangan jangan adek gue nih biang keroknya (unsur masalah) awas aja gue sampe rumah, gue marahin dia" ucap riki
"Kak riki" ucap atri, riki memasang wajah datar
"Apa maks..." belum riki selesai ucapan riki terpotong
"Maaf" ucap atria lalu memeluk sang kakak erat
"Gue salah, gk seharusnya gue ngaku ngaku jadi pacar lo, tapi gue benci lo, setelah lo punya pacar lo sibuk trs sm hp lo, sm pcr lo, gue gk lo peduliin, gue butuh kasih sayang lebih dari lo tapi lo acuhin, makanya gue lakuin itu kak, maaf lo mau marah sama gue? Marah aja gue berhak dimarahin kok" ucap atria menangis, riki terdiam atria benar, bagaimana bisa dia acuhin atria yg masih kecil dan masih butuh kasih sayang dirinya, riki menghembuskan nafasnya pelan ia mengusap-usap lembut rambut atria
"Maaf, kakak yang salah, maaf lo bener gk seharusnya gue kaya gini, maaf" ucap riki memejamkan matanya berharap agar tidak ada air mata yg keluar ia menahan perih di hatinya
Bagaimana bisa ia menjadi seorang kakak yang egois
"Kakak ganti baju dulu" ucap riki menatap wajah atria lembut lalu mengusap air mata sang adik, atria mengangguk, setelah berada di dalam kamar, riki mengunci pintu kamarnya lalu bersandar pada pintu kamar, perlahan tubuhnya merosot;v
"Gue egois, gue egois, kenapa bisa gue acuhin adik gue, maafin gue maaf" ucap riki dadanya sesekali ia memukulnya
"Gue gk becus jadi kakak, gue bukan yang terbaik buat adek gue, gue..."
"Pranggg" sebuah poto terjatuh, riki meraih poto itu, terlihat disitu terdapat dirinya, atria dan sang mama
"Mama" gumam riki
"Riki sayang kamu kakak satu Satunya atria, jagain dia, jangan sampai kamu sakitin dia, buat dia selalu tersenyum, jika boleh memilih mama masih pengen sama kalian liat kalian tumbuh dewasa, liat kalian sukses tapi sayang tuhan berkata lain, mama liat kalian dari alam yang berbeda jaga diri kalian baik baik, mama sayang kalian, riki janji sama mama jangan pernah buat adik kamu nangis " ucap sang mama
"Riki janji" ucap riki dengan air mata yang mengalir
Flashback off
__ADS_1
Lagi lagi riki hrs *** dadanya merasakan ada kesakitan di hatinya, batinnya terluka. Sampai pada akhirnya riki tertidur
Next or stop sayang sayang qu?