Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 96


__ADS_3

"Ada apa ini".Seru Akmal lantang.


Samantha yang tengah tersulut amarah mengalihkan perhatiannya ke arah Akmal,menatap dengan sorot mata tajam."Ada apa katamu?, tanyakan pada kekasih mu itu".Berjalan mendekat ke arah Alifa."Orang ini".Di tatapnya seluruh pengunjung yang berkerumun,satu persatu Samantha memperhitungkan, menganalisis kemudian tatapan itu berakhir kearah Alifa."Dengar baik-baik,orang ini adalah seorang pelakor.Dia tanpa rasa malu telah berselingkuh dengan suamiku".Teriak Samantha lantang,semangat sekali dia ingin menjatuhkan harga diri lawannya itu.


"Calon bukan suami.Ingat calon".Teriak Akmal,menyanggah ucapan Samantha.


Kembali Samantha memberikan tatapan tajam nya pada Akmal,berani sekali dia melawan."Dengar baik-baik bapak Akmal yang terhormat.Orang ini".Samantha menjeda ucapannya,menunjuk kearah Alifa yang sedari tadi menunduk malu."Orang ini adalah seorang rubah betina.Dari penampilan aja tertutup nyatanya seorang munafik".Serunya kencang.


Deon tak mau berdiam diri saja,sang wanita yang di rindukannya di permalukan di depan khalayak ramai."Samantha".Teriak Deon,membentak calon istrinya itu.


Deg


Seakan tertancap panah tepat di ulu hatinya, seperti di sambar petir di siang bolong seperti itu lah gambaran perasaan Samantha.Calon suaminya beraninya membentaknya di hadapan orang banyak.


"Dia bukan pelakor,lagian kita belum terikat oleh sebuah ikatan suci".Jelas Deon.Satu orang wanita melawan dua orang pria,tentu kekalahan telat di dapat oleh samantha.Calon suaminya bahkan dengan terang-terangan menyudutkannya.Seakan mewakili wanita yang di bentaknya untuk melakukan serangan balik.

__ADS_1


"Kau_".Bahkan Samantha tak mampu melanjutkan ucapannya.Hatinya terlalu sakit,hingga lelehan kristal bening itu membasahi pipinya.


Merasa di permalukan balik,Samantha berlari menjauh dari pusat kerumunan itu,tak mungkin dia menunjukkan kekalahan telaknya pada khalayak ramai apalagi orang yang mempermalukannya adalah calon suaminya itu sendiri.


"CK, menyusahkan sekali".Decak Deon,geram dengan kelakuan calon istri pilihan orang tua nya."Semua bubar dan ingat baik-baik, siapapun orang yang sempat merekam atau mengabadikan kejadian ini dalam ponsel masing-masing saya harap untuk menghapusnya".Teriak Deon,lancang.Memberikan uang suap untuk menutup mulut mereka.


Semua kerumunan itu membubarkan diri, setelah mendapatkan uang suap itu.


"Dengar Alifa".Ucap Deon, mendekat kearah Alifa."Atas nama Samantha.Aku ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya".Ucapnya,menunduk sedih.


"Maaf,saya tidak ada hubungannya dengan anda.Jadi, jangan ikut campur urusan kami."


"Masalah Alifa adalah masalah ku.Anda punya masalah dengan Alifa maka anda harus berhadapan pula dengan saya".Ucap Akmal,menanggapi ocehan Deon.


"Maaf,anda siapa nya Alifa yah?".Tanyanya,penuh selidik.

__ADS_1


"Tak perlu tau hubungan kami seperti apa urus dulu urusan mu dengan calon istri mu itu".Gertak Akmal.Menyeret tangan Alifa untuk mengikutinya pergi menjauh dari Deon.


"Brian".Teriak Akmal.


"Yah,tuan".Jawab Brian, ternyata dia sudah ada di belakang Akmal.


"Darimana saja kau". Gertaknya,merebut kunci mobil dari tangan Brian."Aku sendiri yang akan membawa mobil ini dan kau cari saja tumpangan lain".Akmal kembali menyeret tangan Alifa mendekat kearah mobil nya dan memposisikan Alifa duduk di samping kemudinya.


Brian hanya bisa menggelengkan kepala,menatap kepergian tuannya tanpa memperdulikan nasibnya yang tak di ajak pulang apalagi ini sedang berada di luar Jakarta.


.....


Sepanjang perjalanan Alifa hanya diam mematung, menatap ke depan jalanan dengan tatapan kosong.


"Alifa".Ucap Akmal,menyentuh lengan Alifa.Tak ada jawaban dari Alifa sebab pikiran Alifa masih melanglang buana entah kemana."Alifa".Teriak Akmal, meninggikan volume suaranya agar dapat terdengar oleh Alifa.

__ADS_1


Seakan di kejutkan dari alam sadarnya Alifa, mengerjapkan mata."Sudah sampai?". Tanyanya linglung.


__ADS_2