
"Huff ngap gue, lo tuh ya..." ucapan viky terpotong
"Makanan datang" ucap Riki
"Udah sadar" ucap Regin
"Saat nya makan" ucap Atria sambil mengambil nasi goreng di tangan regin dan air putih di tangan riki
"Am am enak ya nasi goreng di sini apa lagi gratis tambah aja enak nya, coba aja setiap hari gini uh indahnya hidup gue" ucap atria
Riki, regin, dan viky melengo
"Ini lo kan beb?" Ucap riki asal
"Iya ini gue beb, emang lo kira siapa?" Ucap atria sambil menelan makanannya
"Bukan jelemaan kan"
"Ya bukan lah ngaco lo"
"Aish adik lo bikin gue ngeri" bisik viky pada riki
"Se nackal nackalnya se malu maluin nya, adek gue gk kaya gini lo vik"
"Lah ini buktinya"
"Ya ini kaya bukan adek gue"
"Ade lo pernah pingsan?"
"Boro boro ini baru kali ini pingsan, sakit aja jarang dia mah ada sakit 2 tahun sekali" masih dengan berbisik
"Jangan jangan ini penyebabnya yang buat adek lo aneh"
"Hah masa sih"
"Aaaa" atria bersendawa
"Kenyang nya" ucap atria
"Eh kenapa kalian liatin gue kaya gitu? Gue cantik ya? Udah dari lahir udah jangan di liatin mulu nanti suka lagi" ucap atria pd
"Ish siapa juga yang liatin lo narsis lo" ucap viky
"Ya terus kenapa?"
"Eh ini lo kan?" Ucap riki sambil menempelkan telapak tangan pada jidat atria lalu pada pipi, hidung, leher, tangan
"Eh iya ini gue kenapa sih?"
"Lo udah sehat kan? Gk mau pingsan lagi" ucap regin
"Gue sehat dong, pingsan? Ah gue tadi cuman boongan"
"Hah" ucap riki, regin, dan viky
"Iya gue pura pura pingsan abisnya gue gereget nih sama cacing minta makan terus"
"Gila lo kalo gue tau lo pura pura pingsan gue siram lo pake air komberan kuda emak gue" sewot viky
"Eh lo mau siram gue pake air komberan ka? Gue siram nanti pake air iler kak riki, haha"
"Eh gue jarang ngiler kali" ucap kak riki
"Tiap hari lo ngiler kak"
"Sotoy lo"
"Ehehe"
"Lo buat apa gk ada untungnya lo pura pura pingsan gitu" sewot regin
"Ada dong ka, gue kan di bopong sama kakak viky yang ganteng kiwkiw ah" ucap atria mengedip-ngedipkan matanya
"Ih genit lo" ucap viky merinding
"Kalo tau gitu gk bakal gue beliin makan biarin supaya kelaperan nih adek kurang kerjaan" ucap riki
"Udah udah penyesalan selalu datang terakhir kak"
"Eh ki adek lo takut cicak gk?"
"Cicak? Boro boro takut dia malah yang suka ngasih cicak ke lemari yang ada kolor guenya"
"Nah lo boong lagi"
__ADS_1
"Kenapa vik" ucap regin
"Dia tadi meluk gue dia bilang takut sama cicak"
"Ahaha iya gue boong ka gue cuman mau tau gimana rasanya meluk cogan hehe" cengir atria
"Astaganaga ular naga panjangnyaaa" teriak riki
"Brisik ih" ucap atri, regin, dan viky
"Elo tuh ya tukang modus" ucap riki
"Gue nyari perhatian kak bukan tukang modus"
"Hah emang lo kurang perhatian apa?"
"Ya gk sih"
"Eh kakak kakak"
"Apa" ucap mereka ketus
"Jangan bilang sama kak viky kak riki sama kak regin kalo gue cuman pura pura pingsan ya" ucap atria
"Itu lo udah bilang kamvret" ucap viky
"Eh iya ya, gue kira lo bayangan nya doang"
"Masya allah" ucap riki menepuk nepuk jidatnya
"Kenapa kak lo pusing?" Ucap atri
"Iya gue pusing ngurusin adek kaya lo"
"Ooh"
Hening
Krubuk krubuk (anggap suara orang lapar)
Regin, riki, dan viky saling berpandangan
"Suara perut siapa?" Ucap viky
"Bukan gue" ucap regin
"Bukan gue juga" ucap viky
"Terus siapa?" Ucap riki, sekali lagi mereka berpandangan lalu menoleh ke arah atria
"Ngaku gk" ucap riki
"Hehe gue masih laper kak"
"Astaga, lo bilang tadi kenyang kan" ucap regin
"Iya kenyang sama minum, hehe"
"Ya allah ya rob" ucap mereka bersamaan
Hening
"Bau apaan nih" ucap viky sambil mengibas-ngibaskan tangannya
"Kaya bau kentut" ucap regin
"Siapa yang kentut" ucap riki
"Aku" ucap atria
"Misi misi kak perut atria mules nih pamit toilet ah" ucap atria dengan wajah meringis
"Atriaaa" teriak riki
"Sabar ki sabar" ucap regin
Viky tersenyum "cewek yang unik" batin viky
"Adik lo lucu ki" ucap regin
"Lucu kata kamu"
"Iya lucu, kocak gemesin pokoknya terus gak jaim kaya cewek cewek lain" ucap regin
"Apa yang di bilang regin Bener "ucap viky
__ADS_1
"Walah gue kan gk tau toiletnya dimana ish" ucap atria
"Adududu gue gk tahan lagi ih dimana ya masa gue harus balik uks sih buat nanya balik lagi lah eh tapi gk tahan" ucap atria sambil loncat loncat, saat atria di depan pintu seseorang dari dalam membuka pintu yang ada di depan atria dan membuat atria terdorong pintu itu dan terjatuh
"Duk"
"Ya allah sakit" ringis atria sambil mengusap-usap jidatnya dan pantatnya yang terlebih dulu kena
"Ya ampun sorry sorry gue gk tau kalo ada orang"
"Lo makanya liat liat dulu dong" ucap atria
"Mau gimana liatnya kan lo di balik pintu"
"Hehe iyaiya"
"Eh lo peserta mos ya"
"Iya kak"
"Ngapain lo di sini?"
"Gue mau ke toilet kak tapi gue gk tau toiletnya dimana" ucap atria
"Oh"
"Oh doang"
"Terus maunya apa?"
"Anterin gue ke toilet kak plis gue udh gk tahan" ucap atria
"Ikut gue" ucap laki laki itu sambil berjalan, merasa tidak ada yang mengikuti laki laki itu menoleh
"Heh lo nya ko ketinggalan cepet dong" ucap laki laki itu putar balik kembali kehadapan atria
"Ini kakak cakep juga ya, gue pura pura sakit kaki ah biar di gendong sama cogan hihi" batin atria
"Pengen di gendong" uca atria
"Hah"
"Kaki gue sakit gara gara lo tadi"
"Astaganaga" ucap laki laki itu sambil mengusap wajahnya
"Ayo" ucap laki laki itu sambil berjongkok
"Makasih"
"Hahahahaha gue di gendong lagi sama cogan dududu indahnya hidup gue" batin atria
"Berat banget lo"
"Serius"
"Iya berapa kilo sih"
"45"
"Buset badan kecil 45"
"Kak nama kakak siapa?"
"Lo gk tau? Bukan nya udah perkenalan kan?"
"Eh gue lupa kak" ucap atria ngeles
"Ilham, wakil ketua osis sklh ini"
"Kak ilham nama yang ganteng sama kaya orangnya" ucap atria
"Adik kelas cewe yang unik" batin ilham
"Kak masih lama?"
"Bentar lagi"
"Sampai sono masuk" ucap ilham
"Kak ilham gk mau masuk?" Ucap atri polos
"Hah"
"Ehe engga dih" ucap atri sambil berlari ke dalam toilet
__ADS_1
Kring kring (anggap suara harimau ya:v) tanda istirahat tiba
Next or stop?