
"😉Lagi lagi riki hrs *** dadanya merasakan ada kesakitan di hatinya, batinnya terluka. Sampai pada akhirnya riki tertidur
Atria terbangun masih dengan mata tertutup bisa dibilang ia sedang mengigau
"Gue laper" gumam atria
"Dugg" kepala atria terbentur tembok tapi ia tetap meneruskan jalan tanpa merasakan sakit dan masih dengan mata terpejam
"Duggg" atria terbentur pintu kamar riki, ia membuka pintu riki lalu menggoyang-goyangkan tubuh riki
"Kak bangun gue laper" gumam atria masih dengan mata terpejam
"Enggg" gumam riki membalikan tubuhnya
"Gue laper"
"Hah gue ngantuk" ucap riki masih dengan mata terpejam
"Heh ayolah beliin gue makanan lo mau anak gue kelak ileran gara gara lo"
"Ah udah malem banget kali, lebih baik tidur" gumam riki menarik lembut tangan atria dan menidurkannya di sampingnya lalu ia memeluk atria lembut
"Engghhh" gumam atria, atria merentangkan tangannya lalu memandang langit-langit kamarnya
"Hah ini bukan kamar gue" ucap atria dengan suara yang khas orang bangun tidur
"Ini kamar kak riki"
"Kyaaaaa kak rikiiiiiiiii lo apaain gue hah?" Teriak atria
"Ish apaan sih lo pagi pagi udah rempong emang ini jam berapa?" Ucap riki sambil mengucek-ucek matanya
"Hiks hiks hiks"
"Lahh lo kenapa?"
"Lo apaain gue kak?"
"Maksud lo apa lagi?"
"Lo ngapain gue kak? Gue bangun gue udah ada di kamar lo hiks hiks lo apaain gue" ucap atria sambil menangis, riki membelakak benar juga bagaimana bisa atria bangun sepagi ini dan sudah ada di kamarnya, riki melirik jam waker nya masih pukul 05: 00
"Gue gk apa apain lo" ucap riki
"Bohong"
"Sayang dengerin gue, gue gk mungkin lakuin itu sama adik gue sendiri" ucap riki menangkap wajah atria lalu menatap manik matanya dan menghapus buliran air mata atria
"Coba lo inget inget apa yang terjadi"
"Emmmm lo bener kak mana bisa lo lakuin itu, emmm bentar gue inget inget dulu"
"Lo inget inget gue mau mandi" ucap riki menarik handuknya lalu masuk ke dalam kamar mandi
__ADS_1
"Emmm gue kenapa bisa ada di kamar kak riki ya emmm" ucap atria sambil berjalan keluar kamar riki
"Duggg" lagi lagi atria terjedut dinding
"Aduhh sakit tau, tembok lo kenapa sih masih pagi juga udah mau nyium jidat gue, kalo lo suka sama gue bilang aja" ucap atria sambil mengusap-usap jidatnya
"Emmm nah gue baru inget kalo waktu itu gue mimpi laper ya gue ngelindur kali" ucap atria
"Lagian mana bisa kakak gue kaya gitu sama gue, hihi atria atria otak lo tuh ya" ucapnya sambil berlari kecil ke arah kamarnya
"Selamat pagi" ucap riki sambil memeluk atria dari belakang
"Hehe selamat pagi" ucap atria menyentuh tangan riki yang melingkar di pinggangnya
"Gimana udah inget?" Ucap riki melepas pelukannya
"Iyaa maaf ya kak gue udah salah faham sama lo maaf banget"
"Iyaa gpp btw knpa ko bisa di kamar gue?"
"Gue mimpi pengen makan kak, ya gue mungkin waktu itu gue ngelindur"
"Nahh jan asal nuduh gue kakak yang baik gk mungkin lakuin itu" ucap riki
"Hehe sorry"
" eh iyaa btw lo ngapain?"
"Gue bawa makanan buat lo sama gue isinya roti isi doang gpp kan, lagian kita gk usah sarapan dulu ya kak takut telat nnti lo bawa gue ngebut lagi kaya kemarin kan repot"
"Iyaps"
"Yaudah, eh tapi yakin lo kuat gk sarapan?"
"Hehe kita makan sambil jalan aja gue bawa dauble dauble kok"
"Yaileh kenapa gk tripel aja"
"Ngirit kali kak"
"Hehe iya sih"
"Yaudah siap siap sono" ucap riki
"Okee" ucap atria
"Lo yakin gk mau meluk?" Ucap riki setelah mereka di atas motor
"Iya deh gue peluk" ucap atria lalu melingkarkan tangannya di pinggang riki
"Jangan ngebut"
"Siap sayang"
__ADS_1
"Aaaa" ucap atria menyuapkan rotinya pada mulut riki, baru saja riki akan melahapnya tapi atria menjauhkan rotinya
"Sayang" ucap riki dengan wajah memelas
"Hehe iyaa dehh" ucap atria yang melihat wajah riki yang memelas dari kaca spion disepanjang perjalanan mereka menghabiskan waktunya dengan bercanda ria
"Sampe" ucap riki
"Kak riki?"
"Apa sayang?"
"Rambut gue acak
Acakan benerin dong " ucap atria manja
"Sini" ucap riki sambil merapikan rambut milik atria
"Udah cantik"
"Gue emang cantik"
"Heuhh keluar pdnya" ucap riki
"Hehe, eh kak gue masuk kelas apa?"
"Kelas Ipa 3, kelas yang ada guenya"
"Oyahh"
"Lo jangan nakal ya, apa lagi sampe buat ulah kaya kemaren"
"Siap komandan, eh tapi gue datangnya pas yang lain udah pada di kelas aja"
"Kenapa?"
"Guekan gk tau tempat yang kosong yang mana"
"Ohyaudh"
"Kita langsung kedepan kelas aja" ucap riki
"Siap" merekapun berjalan dengan bergandengan *sosweet banget ya padahal mereka adik kakak😆abaikan*
Kringgggg (tanda suara gajah masukpun berbunyi abaikan) tanda bel masukpun berbunyi
"Masuk" ucap riki
"Iyaa" ucap atria lalu melangkah kakinya kedalam kelas barunya
"Hey gue bolehkan duduk di sini?" Ucap atria pada seorang wanita berambut sebahu itu
"Oh hey, tentu" ucap wanita itu
__ADS_1
"Makasih" ucapan atria, wanita itu mengangguk