
Alifa dan Akmal sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan, dengan jarak satu Minggu setelah acara lamaran itu selesai.Kini mereka sendirilah yang harus mempersiapkan segala hal nya.Tidak lagi mengandalkan orang lain,sebab pernikahan adalah peristiwa penting dan hanya sekali untuk seumur hidup itu.
Jika acara lamaran serba tertutup dan sederhana karena acara dadakan,berbeda dengan acara pernikahan.Mr.Smith dan pak Jabir, keduanya menginginkan ijab kabul tidak di hadiri oleh orang banyak agar kesakralan nya bisa dapat dengan resepsi pernikahan yang serba mewah.
Kedua keluarga tengah di sibukkan dalam mempersiapkan acara pernikahan anak-anak mereka,kedua calon mempelai juga tak kalah sibuk dengan mereka.Tapi,diantara kesibukan mereka.Terdapat kesibukan super padat dari keluarga Deon.
Memang ini tidak ada sangkut pautnya dengan Deon,tapi dia juga pernah hadir di hati Alifa dan tentu kesibukan Deon berbeda dengan kesibukan Alifa dan Akmal.
Deon yang sedari awal mengusulkan agar mommy nya berpisah saja dari daddy nya.Laki-laki yang dia pikir akan menjadi panutan hidupnya,penunjuk jalan dan menjadi pedoman hidupnya.Tapi, kenyataan yang memilukan telah menghancurkan kepercayaannya itu.Bukan untuk pertama kalinya peristiwa itu terjadi,tapi ini sudah berada di luar batas kesabarannya.
Kesabaran Deon sudah berada si ujung batasnya.Inilah ujung dari kesabarannya.Meminta kedua orang tuanya untuk bercerai,tentu hal itu dia lakukan untuk melindungi mommy nya itu.
"Sudah berapa persen kesiapan kita untuk melawan daddy David dan selingkuhan nya itu?".Tanya Deon pada Alisa,pengacara keluarga nya.
__ADS_1
Yah,Deon sudah berada di tahap pengajuan gugatan bukan lagi mediasi.Dia memang tak menginginkan proses itu,biar saja proses itu cepat berlalu tapi nyatanya masalah itu terus berlarut-larut,tak ada ujungnya.
"Sudah hampir 100%".Jawab Alisa,sembari memegang berkas.
"Ok,kalian sudah siap?".Deon bertanya pada tim pengacara dan juga mommy danita.
Tim pengacara itu menganggukkan kepala,tanda kesiapan mereka."Mari kita berjuang bersama-sama sampai titik penghabisan".Seru Deon, berapi-api.
Besok adalah hari sidangnya,dimana disitu lah proses penentuan finalnya beserta dengan harta gono-gini yang di ajukan oleh daddy David.
Karena kesibukannya itu membuat Deon tak tau menahu tentang kehidupan Alifa,termasuk dengan status Alifa yang kini sudah berubah menjadi calon istri dari seorang Akmal.Terlalu fokus mengurus perceraian orang tuanya,di buai oleh harapan indah dan di manjakan oleh berbagai tuntutan.
Hari ini Deon harus menyiapkan stamina dan tenaga ekstra agar siap melawan daddy nya sendiri.
__ADS_1
Deon yang sejak seminggu ini mengonsumsi minuman memabukkan itu,kini telah menjadi candu baginya.Meminum barang haram itu adalah sebuah keharusan baginya.
Malam yang dingin nan sepi ini juga,dia di temani dengan puluhan botol beralkohol itu.
"Kalau sudah ada masalah,memang enak meminum minuman ini.Bikin nge-fly".Ucap Deon sembari menegak minuman beralkohol itu langsung dari botol nya.
Deon yang sudah meminum satu botol itu di buat melayang ke angkasa dan setelahnya di jatuhkan ke bumi yang fana.
"Persetan dengan cinta semua bulshit.Tak ada yang bisa di percaya".Teriak Deon.
Dia bisa berteriak bebas di temani minuman beralkohol itu di ruangan kedap suaranya dan hanya ada sia seorang saja.
Kacau sekali penampilan Deon sekarang karena kurang terawat,di sibukkan oleh masalah orang tuanya yang menyita pikiran, waktu dan tenaganya itu.Penampilannya sangat kacau,sekacau kisah cintanya.
__ADS_1