Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
BAB 7(TUJUH)


__ADS_3

"Hey gue bolehkan duduk di sini?" Ucap atria pada seorang wanita berambut sebahu itu


"Oh hey, tentu" ucap wanita itu


"Makasih" ucapan atria, wanita itu mengangguk


Hening


"Eh kursi ini gk ada yang nepatin kan?" Ucap atria *aneh ya orang harusnya ngajak kenalan ko ini nanya kusri sih😂*


"Hah" wanita itu bengong


"Kenapa?" Ucap atria heran, tak lama bengong wanita itu tertawa membuat seisi kelas menoleh padanya


"Ups" ucap wanita itu lalu menutup mulutnya kelaspun kembali damai


"Lo kenapa ko malah ketawa?"


"Abisnya lo aneh, orang tuh kalo nanya namanya dulu, eh ini kursinya dulu haha"


"Yaelah gue takut ada yang nepatin"


"Gk lah emang iya gue duduk sendiri kok"


"Oh bagus deh"


"Eh lo, gue kemarin gk liat lo"


"Gue kemarin gk masuk"


"Kenapa?"


"Sakit"


"Oh"


"Eh btw nama lo siapa?" Ucap atria


"Gue rita" ucapnya


"Gue atria" ucap atria


"Iyaa"


"Eh gue baru liat lo" ucap atria


"Yaiyalah kan lo baru masuk haha ini temen yang gue cari" ucap rita


"Heh" ucap atria


"Temenan yuk" ucap rita


"Tentu kenapa gk" ucap atria


"Eh temen lo siapa lagi?" Tambah atria


"Gk ada baru lo doang, malum siswi pindahan"


"Ohh pantes aja"


"Eh lo ngomong jangan di irit irit dong gk bakalan abis kok tenang aja" ucap atria lagi


"Ehem" ucap seseorang dari arah depan kelas, atria menoleh


"Cogan broooo" batin atria


"Astaga ade gue gk denger apa tadi bel" batin riki


"Kamu" ucap orang itu menunjuk atria


"Iyaa"


"Maju"


"Mau apa hah? Yang lain aja gk ada yang maju" ucap atria santai, riki menelan ludahnya


"Dasar adek rese" batin riki


"Maju" ucap orang itu lagi


"Oh iya lo nyuruh gue maju, lo mau nyatain perasaan sama gue ya" ucap atria yang mulai berdiri


"Lah pdnya" batin viky


"Syaelah pd pisan" batin riki


"Ni cewe nyebelin banget" batin orang yang menyuruh atria maju


"Kak jadi gk gue di majuin? Kok malah bengong? Terpesona sama gue ya" ucap atria yang mulai duduk kembali, mendengar ucapan atria, ada yang ngedumel, ada yang cikikan, ada yang berekspresi datar, ada yang bisik bisik dan lain sebagainya tercampur disitu


"Lo ke pd an gue nyuruh lo kedepan buat perkenalan" ucap orang itu sinis


"Wah kak ini masih pagi, santai dung jan marah marah nanti muka yang udah tampan tuh jadi keriput, ke kakek gue" ucap atria orang itu menarik nafasnya pelan dan mengeluarkannya secara kasar


"Okee mohon perhatian" ucap orang itu

__ADS_1


"Siap perhatian"


"Kurang keras mohon perhatian"


"Siapa perhatian"


"Sekali lagi mohon perhatian"


"Siap perhatian"


"Ya selamat pagi"


"Pagi"


"Kurang semangat selamat pagi"


"Pagi"


"Sekali lagi"


"Selamat pagi"


"Pagi"


"Banyak amat" ucap atria, orang itu menatap atria sinis, di tatap seperti itu atria cuman nyengir


"Kayaknya kelas kalian ada siswi yang belum perkenalan ya"


"Iyaa kak"


"Kamu maju" ucap orang itu lagi


"Sebelum aku maju kalian juga ngenalin diri dong kak gue kan gk tau" ucap atria, hampir saja lelaki itu marah tapi di tahan riki


"Sabar kak ade gue emang gitu hehe maaf aja" bisik riki


"Okeoke lo mau kita perkenalan?" Atria mengangguk


"Izin memperkenalkan diri"


"Di izinkan"


"Nama Desvian reynaldi kalian bisa panggil kakak vian, kakak dari kelas 12 ipa 1, kakak menjabat sebagai ketua osis dan ketua paskibra ada yang di tanyakan?" Ucap vian


"Siap tidak"


"Buset ketua osis ama paskibra brooo" batin atri


"Dan yang di samping kakak, kak devira, sampingnya lagi kak rena, kak riki, kak viky serta kak vania terima kasih " tambah vian


"Nama atria udah itu aja" ucap atria, riki dan viky nepok jidat


"sya allah apa salah dan dosaku tuhan?" Batin riki


"Yaudah lah yan" ucap Vira


"Yaudah duduk sana"


"Yaudah lagian gue juga mau duduk wle" ucap atri sambil menjulurkan lidahnya dan berjalan kembali ke tempat


"Liat aja nih cewe gue bakal buat perhitungan" batin vian


"Okee tahun sekarang kita gk neko-neko ya suruh bawa ini suruh bawa itu, kakak cuman minta yang nanya di sebut siapin alat tulis nya" ucap vian


"1.andre, 2. Andri 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19 dan yang terakhir ria " ucap vian


"Udah siap alat tulisnya?"


"Udah kak"


"Sekarang kakak kasih waktu kalian 10 menit buat bikin puisi cuman 10 menit mengerti"


"Mengerti kak"


"Kerjakan"


5 menit kemudian


"Heh" ucap seseorang dari arah depan mereka (rita dan atri) "


"Iya" ucap atri dan rita bersamaan


"Bikin puisi buat apa?" Ucap orang itu


"Ntahlah" ucap rita


"Eh nama lo siapa?" Ucap atri


"Eh iya, gue cici elfiens panggil aja elfi"


"Dan gue zahra"


"Oh gue atri"


"Dan gue rita"

__ADS_1


"Temenan yuk" ucap atri


"Yukyuk"


"Sekarang kita temen ya" ucap atri


"Iyaa" ucap mereka


"Kalian ber 4" ucap viky


"Iya?" Ucap mereka


"Ngobrol apaan hah?" Ucap riki so garang


"Ngobrol cogan nih kakak, menurut kakak gue pantes gk sama kak vian" ucap atria


"Vian? Kak vian ketos maksud lo" ucap viky


"Iyaa lah siapa lagi"


"Heh..."


"Waktu sudah habis simpan alat tulisnya" ucap vian


Mereka pun menyimpan alat tulisnya


"Yang kakak sebut namanya maju dan bacakan puisinya" ucap vania


"Kak" ucap atri


"Iya?" Ucap vania


"Kenapa harus puisi? Kan boring"


"Kita memang sengaja, karna disini kita juga emmm sesuatu pokoknya" ucap vania


"Yaileh kasih tau ke kak" ucap elfi


"Hooh" ucap zahra


"Ish kalian kepo"


"Kali kali kak" ucap rita


"Hooh" ucap atria


"Udah diem aja, apa kalian mau kita keluarin dari kelas? Dan nilai mos kalian nol, kita juga disini nilai kalian loh" ucap vian sinis


"Jan marah dong ka cogan nanti cepet keriputan tohh kaya kakeknya atri" ucap elfi


"Ehh emang kakek lo gk kriput el?" Tanya atri


"Emm kayanya engga"


"Hehh semua kakek kakek itu keriput ogeb" ucap rita


"Papa gue gk keriput tuh rit" ucap zahra


"Ya ileh gue bilangnya kakek kakek zahra"


"Kan papa gue bakal jadi kakek kakek tapi engga keriput tuh"


"Ngapain jadi bahas kakek kakek" batin riki dan viky


"Bisa diem gk" bentak vian


Mereka ber 4 bungkam


"Lanjut van"


"1. Irwan, maju dan bacakan puisinya" ucap viona


"2, 3, 4" 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19 dan 20 yang terakhir andre" ucap viona, kringgg bel berbunyi tanda berganti pelajaran


"10 orang yang kakak sebut namanya siapkan alat tulis" ucap riki


"1. Amelia, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9 dan 10 terakhir salsa" ucap riki


"10 menit dari sekarang" ucapnya lagi


10 menit kemudian


"Selesai simpan alat tulisnya" ucap riki


"Sama seperti tadi yang namanya di sebut maju dan bacakan puisinya" ucap rena


"1. Divia-10 alwi"


Kringgg bel berbunyi tanda istirahat


"Sisanya sesudah istirahat jangan ada yang searchcing ya awas kalo ada" ucap vian


"Mau di apaain kak?" Ucap atria, vian hanya melengos


Next or stop?

__ADS_1


__ADS_2