Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 87


__ADS_3

"Lagi meeting apa prabu Siliwangi?".Celoteh Brian.


"Eh kisanak kau darimana saja?".Tanya Akmal,meladeni celotehan Brian.


"Bukankah hamba di tugaskan oleh Baginda raja untuk memantau kesiapan perang?".Tanya Brian.


"Oh kau path sekali rupanya,jadi sudah berapa persen kesiapan perangnya?".


"Ha..haha".Alifa yang sedari tadi menyaksikan celotehan mereka,tak kuasa menahan tawa.Dua orang pria dewasa bersikap layaknya seorang anak kecil yang sedang memainkan peranan.


"Lihat Baginda raja,ternyata permaisuri Subang larang tengah asyik menonton percakapan kita".Ucap Brian menatap satu persatu antara akmal dan Alifa.


Refleks Akmal menjintak kepala asistennya itu."Sembarangan sekali kalau ngomong kau?".Gertak Akmal,duduk kembali di samping Alifa.Mengeluarkan laptop nya dan menunjukkan nya pada Alifa.


"Ikut dong".Seloroh Brian, tanpa persetujuan dari keduanya.Dia malah duduk di samping kanan Alifa.


Alifa layaknya seperti ratu yang di jaga oleh dua orang cowok ganteng dengan ke pribadian yang berbeda.Yang satu calm dan yang satu rempong,kayak cewek.

__ADS_1


"Heh,siapa yang mengizinkan kamu duduk di situ?".Gertak Akmal,memaksa Brian untuk berpindah tempat.


"Jahat sekali kau.Setiap perintah selalu aku turuti,tak pernah aku membantah.Kali ini berbagi lah dengan ku".


"Lihat yang bening dikit aja langsung nyosor".Celetuk Akmal.


"Ganti suasana bos,yang seksi dan cantik udah biasa.Tapi,kalau yang cantik tapi berpakaian tertutup itu baru luar biasa".Ucap Brian,duduk kembali di samping kanan Alifa.


"Dia milik ku,bodoh".Gertak Akmal,menarik kembali tangan Brian agar tak duduk di dekat Alifa.


"Andai aku memiliki hubungan sama seperti kalian."Gumam Alifa.


Tak di pungkiri dia juga merindukan kehangatan keluarga.Cinta dan kasih sayang yang tercurah limpahkan untuknya.Untuk dia anak perempuan satu-satunya dalam keluarga.Namun, kehidupan yang begitu keras baginya tak memberikan kesempatan untuknya merasakan kehangatan sebuah keluarga.


Di hatinya ada rasa dendam tak berkesudahan,hanya dengan membalaskan semua penderitanya.


"Ehem".Alifa berdehem,melerai keributan dua pria itu.

__ADS_1


Akmal dan Brian saling bersitatap lalu kemudian menatap Alifa dengan sorot mata yang menunjukkan permohonan maaf mereka."Maaf".Ucap mereka berbarengan.


"Bisa kita fokus ke tujuan semula".Sentak Alifa, menyadarkan kedua pria itu dari keributan.


Akmal dan Brian kembali duduk bersebelahan.Brian yang tadi sudah mendapatkan peringatan,tak jadi duduk di sebelah Alifa.Patuh sekali dia terhadap perintah tuannya.


Perdebatan itu kembali di lanjutkan, bertambah nya personil bukannya membuat kemudahan dalam mencari titik terang malah semakin runyam.


"Kita bisa membuat saham mr.smith anjlok dengan menyebarkan rumor tentang putri nya yang terusir karena ambisi bisnisnya dan bahkan sampai merenggut nyawa istrinya sendiri".Jelas Akmal, mengungkapkan idenya.


"Deal".Ucap Brian dan Alif bersamaan.


Rencana itulah yang akhirnya mereka sepakati.Mereka bertiga berjalan dengan angkuhnya, menampakkan aura kesombongan dari ketiganya.Dengan kharisma nya Akmal mampu menghipnotis semua orang,terutama kaum perempuan.Bagaimana tidak,wajah rupawan nan tingginya adalah pria idaman semua wanita belum lagi akmal merupakan seorang CEO muda yang bertalenta serta memiliki bisnis yang menggurita.


Di samping nya tak kalah bersinar.Alifa memiliki wajah cantik blasteran China-indo ini tentu banyak kaum wanita yang menginginkan memiliki wajah putih bersinar.Sedangkan Brian yang juga seorang blasteran Belanda- indo ini tentu kalah gantengnya dengan sang bos.


Sungguh pemandangan yang indah di pagi hari yang cerah ini bagi semua karyawan yang ada disitu.Yang tak kalah heboh adalah adanya Alifa di tengah-tengah cowok ganteng itu.

__ADS_1


__ADS_2