Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 131


__ADS_3

Deon menegak minuman keras sejenis wine.Ini sudah ke tugas gelas nya dia menegak minuman haram ini.Bagai terkena hasutan setan,Deon tanpa henti meminumnya,menceracau tak jelas.


"Persetan Dengan cinta,semua palsu".Gumam Deon sembari menegak wine itu dengan sekali teguk.


Gelas itu di lemparkan oleh Deon ke sembarang tempat sebagai alat pelampiasan.Hingga di samping kanan kirinya terdapat pecahan kaca belum lagi botol wine yang berserakan dimana-mana,sungguh kacau sekali keadaan Deon saat ini.


"Alifa".Teriak Deon, diantara kesadarannya."Ini semua gara-gara kamu,wanita sialan.Gadis sok suci.Aku bahkan telah meminta mu untuk mengajari ku sholat,aku meminta mu untuk mendekatkan ku pada Islam,tapi kau tak mau menghiraukan ku".Gertak Deon.


Diantara kesadaran nya itu,Deon terus berteriak,mengumpati Alifa atas tindakan bodohnya pada malam ini.Karena dia lah,membuat Deon kembali menegak alkohol itu.Barang yang susah payah dia kubur dalam-dalam.Kini saat dia memohon bantuan atas segala permasalahan.Tak ada satupun yang mengerti akan penderitaan.


Perlahan Deon duduk tersungkur ke lantai,lelah mengumpati seseorang yang bahkan hatinya tak lagi untuk nya,lupa siapa yang sedari awal telah menutup hatinya.

__ADS_1


Deon merasakan pusing yang amat sangat,hingga dia memegangi kepalanya agar bisa menetralisir rasa pusingnya.Hingga pada detik selanjutnya dia tertidur,dengan posisi telentang.Deon menutup matanya sekilas,untuk menghilangkan bayang-bayang Alifa,tapi semakin di lupakan,malah semakin menari-nari di dalam pikirannya.Seakan memperolok nya.


"Kenapa Al?".Deon menepuk-nepuk dadanya,terasa sakit di bagian itu."kenapa Al?,aku bahkan rela mengorbankan perasaan ku,rasa cinta ku hanya untuk kebahagiaan orang lain.Tapi,apa yang aku dapatkan?,hanya luka dan pengkhianatan bahkan kau juga tak Sudi lagi berada di dekat ku".Gumam Deon.


Pelupuk matanya di penuhi oleh sinar lampu yang menyilaukan matanya,perlahan dia coba menutup mata lagi tapi di detik itu dia tak bangun-bangun lagi.Terlalu menikmati belaian bunga mimpi yang memabukkan,di temani oleh sejuta khayalan.Deon tertidur dalam kesakitan bersamaan dengan alkohol yang memabukkan.


Sinar mentari menerobos masuk melalui celah-celah kecil jendela.Suara burung menari-nari.Membangunkan jiwa-jiwa yang terlelap tidur,di buai oleh bunga mimpi.Tapi,itu hanya sementara,mereka harus kembali bangun dari tidurnya,terputus sudah bunga mimpi itu yang menjanjikan kebahagiaan.Tapi,nyatanya itu hanya ke semu an.


"CK, mengganggu saja".Gerutu Deon begitu dia tersadar dari tidurnya.


Deon merogoh saku celananya, tempat dimana handphone nya itu di letakkan."Ya, hello".Ucap Deon begitu panggilan itu telah terjawab.

__ADS_1


[Deon kamu dimana?,mommy sejak semalam telpon kamu, tapi hanya suara operator saja yang menjawab].


Ternyata mommy danita lah pelaku utama yang mengganggu pagi nya Deon.Mengomel tak jelas kepada sang putra, tanpa tau keadaan putranya itu.


"Mom".Tegur Deon.


[Apa yang terjadi sama kamu,nak?,apa kau minum lagi?.Nak,jika mommy,selalu merepotkan mu.Maka,lebih baik mommy hidup sendiri,berusaha sendiri daripada menyakiti hati orang-orang yang mommy sayangi.Anak mommy satu-satunya harus terluka dalam diamnya apalagi harus mengorbankan perasaannya sendiri hanya untuk melindungi mommy mu ini].


Buliran kristal itu jatuh di pipi Deon.Sekuat apapun dia,setegar apapun dia.Tapi,dia tetaplah manusia, dia pasti akan menangis pada akhirnya.Deon merubah posisinya menjadi duduk bersila,menghapus jejak-jejak air mata itu.


"Mom_).Belum sempat Deon menyelesaikan ucapannya,mommy danita mematikan telponnya itu secara sepihak.

__ADS_1


Tangis Deon,semakin pecah.Dia meraung -raung bak anak kecil tak di belikan mainan oleh orang tuanya.Menangis sejadi-jadinya tanpa memperdulikan image nya.


__ADS_2