Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 160


__ADS_3

"Berhenti".


Suara pria menginterupsi moment keromantisan kedua pengantin itu dengan suara nyaring nan lantang.Ada kilatan kemarahan dan kekecewaan menyelimuti hati dan matanya.


Dengan langkah lebar dan penuh dengan kilatan emosi,pria itu melangkah menuju meja ijab qobul,menendang deretan kursi yang di lalui nya tak peduli dia menjadi pusat perhatian banyak orang karena kearoganan nya itu.


Bugh


Sebuah bogem mental dia layangkan untuk Akmal.Sontak saja,itu membuat banyak orang tercengang atas aksi kriminal pria itu.


"Deon".Teriak Alifa, histeris.


Yah,pria ini tak lain dan tak bukan adalah Deon yang terbakar oleh rasa kecewa dan marah.


"Diam kamu,Alifa".Sahut Deon,menatap wajah Alifa dengan tatapan tajam.


"Hentikan".Alifa ,menarik tangan Deon dari tubuh Akmal.


Bugh


Pukulan kembali di layangkan oleh Deon,begitu kalap dan sadisnya.Tsk memperdulikan Alifa yang berteriak histeris dan keadaan Akmal yang begitu memprihatinkan.Serangan Deon yang bertubi-tubi tak sempat dia cegah, begitu pun dengan bodyguard yang tengah berjaga.


"Selamat menantuku dan juga anak ku bodoh".Teriak mr.smith,pada bodyguard nya.

__ADS_1


Dengan sigap bodyguard Mr.smith,melerai Serangan Deon.Tubuh Deon dengan mudahnya di seret paksa oleh tubuh kekar nan berotot milik tubuh bodyguard itu.


"Lepaskan,aku tidak punya urusan dengan kalian ".Gertak Deon pada bodyguard.


Bodyguard yang di perintahkan untuk menjaga keamanan tuannya itu,mana peduli dengan gertakan Deon di sertai dengan perlawanan.


Plak


Bugh


Bugh


Bugh


Dia dengan mudah nya menumbangkan dua bodyguard suruhan Mr.smith."Itu aku akibatnya kalian menentang ku!".Seru Deon, memaki-maki bodyguard yang tumbang di tangan nya.


Kemarahan begitu menguasai diri deon, dengan langkah yang memburu bak singa kelaparan.Dia kembali berlari menuju mangsanya.


"Alifa". Teriaknya kalap.


Alifa menjadi ketakutan di buatnya, kebahagiaan yang baru di cicipi nya, dengan sekejap mata telah berubah menjadi bencana.Suami tercintanya babak belur di tangan pria arogan.


"Kesini kamu".Gertak Deon sembari menyeret tangan Alifa.

__ADS_1


Akmal yang memang sudah babak belur,tak mampu melindungi istrinya dari sikap arogan Deon.Begitu pun dengan mr.smith,dia tak berdaya melawan tubuh Deon.


Kejadian ini terlalu mendadak bagi semua orang, hingga mereka tak siap menyerang.Akmal yang sudah babak belur dan putrinya yang di seret paksa, entah di bawa kemana.


"Lepaskan,Deon".Teriak Alifa sembari memberikan perlawanan.


Tak di tanggapi nya perlawanan serta teriakan Deon,karena hatinya telah terpancing emosi dan cemburu yang tak bisa di hentikan meski itu wanitanya tengah memberontak,meminta belas kasihan.


Deon membawa Alifa ke tempat sepi dan gelap.Semakin di seret nya tangan Alifa yang berhiaskan Henna putih.Alifa berjalan terseok-seok,menyeimbangi langkah kaki Deon,belum lagi rok kebaya yang di kenakan nya amat membuat dia kesusahan untuk bergerak.


"Apa ini cara mu, memperlakukan wanita?".Tanya Alifa.


Lagi Deon menutup telinganya dari teriakan pilu Alifa yang mungkin itu bisa menggoyahkan hatinya.Di hentakkan nya tangan Alifa hingga terlepas.


"Apa mau mu".Alifa tak henti-hentinya berteriak pada Deon.


"Apa mau ku?".Teriak Deon."Mau ku adalah kau, Aisha Alifa".Kata Deon,dengan suara nyaring.Menggelegar di ruangan sepi dan senyap itu.


"Aku?, kenapa?".


"Kenapa?,kamu tanya kenapa?".Tanya Deon, mencengkram tangan Alifa.


Alifa mengasuh kesakitan akibat dari perbuatan Deon."Sakit,Deon".Ucap Alifa, berusaha untuk melepaskan cengkraman tangan Deon.

__ADS_1


__ADS_2