Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 118


__ADS_3

"Mom,mau sampai kapan mommy akan menjadi seperti ini?".Tanya Deon, kesabarannya kini telah habis.


Mommy yang di kenalnya bukan lah mommy yang seperti sekarang.Menatap dengan tatapan kosong, seakan kehilangan arah dan tujuan hidupnya.Semangat hidupnya telah pudar,menyisakan luka di hati,tak ada keangkuhan yang terpancar di wajahnya hanya ada jejak-jejak air mata di wajah cantiknya meski usianya tak muda lagi,tak ada aura kesombongan yang terpancar di dalam bola matanya hanya ada lingkaran hitam di bawah pelupuk matanya.


Harapannya telah sirna, kepercayaannya telah di khianati dan cintanya telah di sakiti.Tak ada alasan baginya untuk tetap semangat di sisa umurnya,orang yang telah di harapkan sekaligus menjadi tumpuan hidupnya kini telah berpaling, mengkhianati janji suci mereka yang telah terikat selama tiga puluh tahun itu.


Kini hanya menyisakan kepingan kenangan, bahkan untuk di satukan lagi tak kan pernah bisa.Ibaratkan kaca retak,ketika di satukan tak akan pernah bisa.Kalau pun bisa maka itu tidak akan kembali ke wujud semula.Seperti itu lah kisah hidupnya.Bahtera rumah tangga nya telah hancur berkeping-keping,sang nahkoda tak mampu melawan ombak badai dan membiarkan penumpang nya tenggelam di lautan lepas.Tenggelam setenggelam-gelamnya.


"Mom,aku tau ini tak akan mudah untuk mommy tapi, mommy harus kuat".Ucap Deon,masih berusaha untuk membujuk mommy makan.


Mommy danita menoleh kepada putranya itu."Nak, mommy tak lapar.Untuk apa makan tidak ada lagi semangat hidup dalam diri mommy".Sahut mommy danita.

__ADS_1


"Mom".Di sentuhnya lengan sang mommy".Jangan tumbang sebelum waktunya,jangan menyerah sebelum berjuang.Ingat, perjuangan kita belum selesai.Jangan putus asa".Ucap Deon, menasehati mommy nya.


"Tidak nak". Gelengan kepala mommy danita lontarkan."Kau yang harus kuat.Anak laki-laki satu-satunya mommy harus kuat.Kau harus lebih kuat dari mommy.Kau adalah harapan ku satu-satunya".Mommy danita menghapus jejak air matanya.


"Bagaimana aku harus kuat menghadapi ini semua,jika mommy ku sendiri malah berhenti berjuang,tumbang sebelum waktunya,bunga itu telah layu sebelum di isap oleh kumbang nya,api itu telah padam sebelum menyebar.Semangat hidup mommy telah layu?, bagaimana mom?".Tanya Deon, menatap mommy danita dengan linangan air mata.


Mommy danita menghapus air mata yang menetes di pipi putranya itu."Jangan menangis nak".Ucap mommy danita lirih."Kamu harus kuat nak.Jadilah laki-laki yang bisa berdiri diatas kakinya sendiri,jangan mudah mengeluarkan air mata untuk hal sepele".Ucap mommy danita memberikan nasihat.


Mommy danita kembali merenung, memikirkan nasib hidupnya terutama nasib anaknya.Dulu dia bisa bersabar menghadapi perselingkuhan suaminya itu,karena memikirkan kehidupan putranya.Mental sang putra.


Tak ada yang tau di balik sikap angkuh dan sombongnya, mommy danita menyimpan luka yang amat dalam.Menutupi aib sang suami dari khalayak umum, termasuk dari keluarga besarnya.

__ADS_1


Berkali-kali dia ingin bercerai, tapi selalu urung di lakukan sebab mengingat mental putranya.Tak ayal, perceraian yang terjadi antara orang tuanya, menyisakan trauma bagi anak-anak nya akibat dari keegoisan orang tuanya anak lah yang selalu menjadi korbannya.


"Mom".Sentak Deon, menyadarkan mommy danita dari lamunannya.


"Hmmm".


"Bercerai lah dengan daddy,tak ada lagi batu penghalang untuk kalian berpisah.Aku sudah besar mom,sudah mengerti dan ini lah saatnya mommy bercerai dengan Daddy.Melepaskan diri dari jerat ikatan yang menyiksa,keluar dari belengu yang di dasarkan atas nama pernikahan".Ucap Deon.


Mommy danita kembali terdiam,kali ini cukup lama sebab ada beberapa pertimbangan dan pemikiran."Baiklah,mommy akan bercerai dari Daddy mu".Sahut mommy danita sebagai akhir dari keputusan.


Hari ini pula mommy danita akan melepaskan ikatan yang telah menjeratnya dalam kunjungan penuh dengan penyiksaan batin.Memulai kembali hidup nya yang berantakan.Merajut kembali kepingan-kepingan hidup nya bersama dengan Deon.

__ADS_1


__ADS_2