
"Al,bangun".Akmal menggoyang-goyangkan tubuh Alifa yang tadi sudah meluncur ke alam mimpi.
"Hmmm".Gumam Alifa,belum tersadar sepenuhnya.
"Bangun Al".Dengan lembut Akmal membangunkan Alifa yang tak kunjung membuka mata.
"Dimana ini,apa sudah sampai?".Tanya Alifa,mengucek matanya.
"Belum Al,masih ada dua jam lagi perjalanan kita".Jawab Akmal.
"Lah,terus kenapa kenapa turun?".Tanya Alifa,saat Akmal hendak turun dari mobilnya.
"Kita istirahat dulu,Al".Jawab Akmal.Meluncur turun.
Alifa masih belum ngeh, nyawanya belum terkumpul semuanya."Tadi dia ngomong apa sih?".
"Aku bilang,kita istirahat dulu.Aku lapar Al".Jawab Akmal, ternyata dia sudah berada di samping Alifa.
"Oh iya".Alifa turun dari mobil Akmal dengan di bantu oleh Akmal.Di perlakuan bak ratu.
"Kamu mau makan apa?".Tanya Akmal.Ternyata Akmal sengaja turun di tempat yang menjajakan berbagai macam makanan.
Alifa mengedarkan pandangannya ke segala arah,mencari makanan favoritnya."Aku mau pecel lele aja".Ucap Alifa,menunjuk tenda yang menjual pecel lele.
"Ok,ayo kita kesana".
Alifa dan Akmal berjalan menuju tenda tempat makan pecel lele itu."Aku yang pesen atau kamu?".Tanya Alifa,saat mereka sudah berada di dalam tenda pecel lele.
__ADS_1
"Kamu aja,samain aja yah menu nya sama menu makan kamu.Aku pasti suka kok apa pun yang di pesan kamu".Jawab Akmal,melangkah ke tempat duduk.
Sedangkan Alifa,berjalan mendekati pemilik kedai pecel lele itu.Tahu goreng,tempe goreng,ayam goreng dan juga tumis kangkung menjadi menu pilihan Alifa.Sengaja memilih menu yang banyak agar Akmal bisa memilihnya,hanya pecel lele saja yang tidak di pesan oleh Alifa.
"Katanya mau pecel lele.Tapi,kok gak ada pecel lele nya?".Tanya Akmal,begitu hidangan itu tersaji di meja mereka.
"Aku gak suka pecel lele nya.Yang aku suka ayam goreng sama sambelnya ".Jawab Alifa
"Oh".Akmal hanya beroh ria,tak ingin mengomentari menu pilihan Alifa.Kepalang sudah di pesan,yah sudah di makan aja.
"Kalau kamu capek nyetir,biar aku aja".Ucap Alifa,saat mereka kembali lagi ke mobil.
"No,aku aja".Sahut Akmal.
"Gak papa,aku aja.Lagian aku kan udah istirahat tadi".
Alifa akhirnya merasa menjadi orang berguna juga.Setelah di beri izin untuk menyetir.Perjalanan kembali di lanjutkan dengan di setir Alifa.Sedangkan,Akmal yang sudah meras lelah,memilih untuk tidur.
Tersisa dua jam perjalanan menuju ke tempat tujuan.Alifa fokus menyetir dengan kecepatan rendah.Maklum,saja Alifa baru pertama kali menyetir kembali setelah lama tak lagi menyetir.
Tiga jam sudah Alifa membawa kendaraan beroda empat itu,lebih lambat satu jam dari perkiraan."Mal,bangun kita sudah sampai".Teriak Alifa.
"Oh udah.Udah sampai mana?".Tanya Akmal,sambil mengerjapkan mata.
"Di Tambora". Jawab Alifa.
"Ok,sini aku aja yang nyetir".Akmal mengambil alih kemudi mobil itu,kembali melanjutkan perjalanan.
__ADS_1
Disini lah mereka berada,di apartemen milik Akmal.Sengaja membawa Alifa ke apartemen nya agar Alifa bisa beristirahat.
"Apartemen ini milik ku,kamu bisa menggunakan apartemen ku untuk kamu beristirahat.Tapi,jika kamu ingin tinggal disini selama nya pun gak masalah".Ucap Akmal,menjelaskan setiap ruangan yang ada di dalam apartemen itu.
"Ini terlalu megah".Ucap Alifa.
Yah, apartemen milik Akmal terbilang mewah dengan fasilitas lengkap.Ada dua kamar yang tersedia,dapur dengan fasilitas lengkap,ruang tamu dan juga ruang bersantai.
"Kamu juga ikut istirahat disini?".Tanya Alifa,sesaat setelah akmal menjelaskan tata letak dan fasilitas yang ada di apartemen mewahnya.
"Tidak,aku akan pergi ke rumah ku".Jawab Akmal,menjawab segala kegelisahan Alifa.
"Oh".
"Istirahat lah,besok kita akan menyusun rencana untuk kamu bisa membalaskan dendam pada ayah mu".
"Iya".
Alifa mengantarkan kepulangan Akmal sampai di ambang pintu."Aku pulang dulu yah, baik-baik di sini?".Pesan Akmal berikan untuk Alifa sebelum pergi Di usapnya puncak kepala Alifa,penuh sayang.
Alifa tertegun dengan apa yang di lakukan Akmal.Sederhana tapi mampu membuat Alifa merasakan getaran-getaran aneh di dalam hatinya.
"Assalamu'alaikum, bidadari ku".Ucap Akmal, sebelum pergi.
"Waalaikum salam imam ku".Tak sadar Alifa,mengucapkan kata romantis.Reflek,membalas ucapan manis akmal.
Akmal tersenyum sepanjang perjalanan,ini pertama kalinya dia mendengar Alifa mengucapkan kata romantis untuknya.
__ADS_1