
Jika Alifa mendapatkan bahu untuk bersandar, tempat berkeluh kesah dan menumpahkan segala rasa yang di alaminya.Berbeda dengan Deon.Begitu dia kembali bergabung dengan Daddy dan mommy itu langsung di berondong banyak pertanyaan.
Plak
Tamparan keras mommy danita layangkan untuk putra nya satu-satunya itu."Apa mommy mengajarkan kamu untuk menyakiti hati wanita?,apa mommy pernah mengajarkan mu untuk selingkuh?,apa tak ada sedikitpun kamu menghargai ketulusan cinta Samantha untuk mu".Mommy danita begitu gatal untuk langsung menginterviiew putranya itu setelah tadi mendapatkan aduan dari calon menantunya.
Deon mengusap pipi kanan yang mendapatkan tamparan keras dari wanita yang sudah melahirkannya itu."Apa mommy tidak mau mendengar penjelasan dari ku?".Tanya Deon tak kalah emosi.
"Untuk apa mommy mendengarkan penjelasan dari mu?,sudah jelas kamu yang berselingkuh".
"Aku tidak berselingkuh dan dia_".Sahut Deon,menyela ucapan mommy nya kemudian menjeda ucapannya,mengatur emosinya sendiri."Dia yang telah menuduh tanpa ada bukti.Dia pantas mendapatkan laporan polisi atas kasus pencemaran nama baik".
"Aku tak asal menuduh,jelas aku melihat kamu menggenggam erat wanita itu".
Sama-sama tersulut emosi Deon,Samantha dan mommy danita menyanggah setiap tuduhan yang di layangkan untuk diri mereka sendiri seakan tak mau mengalah sedikit pun,dan merasa paling benar sendiri.
__ADS_1
Daddy David yang sedari tadi hanya menyaksikan perdebatan mereka bertiga memijat pelipisnya. Sudah terjatuh,tertimpa tangga pula,sudah mendapat masalah di hadapkan pada perang keluarga pula.Begitulah peribahasa yang menggambarkan suasana hati Daddy David.
"Diam".Teriak Daddy David, menginterupsi tiga orang itu agar menyudahi perdebatan tanpa akhir itu.
"Bisa kalian diam?".Tanyanya,menyuruh mommy danita,Samantha dan juga Deon untuk duduk."Kalian sudah dewasa, bersikap lah seperti orang dewasa bukan seperti anak kecil yang tak mau mengalah". Gertaknya.
Mommy danita,Deon dan Samantha terdiam,tak mampu berucap.Ketegasan dan kharisma Daddy David begitu menyihir mereka agar tak berani mengucapkan sepatah kata pun.
Daddy David menatap satu persatu diantara ketiganya."Jadi siapa disini yang akan angkat bicara lebih dulu?". Tanya Daddy David,menengahi perdebatan mereka.
"Apa itu benar,Samantha". Tanya nya,sembari menatap Samantha yang tertunduk.
"Aku tidak menuduh dad, tapi itu memang benar adanya.Wanita mana yang tak cemburu saat calon suaminya itu menggenggam tangan wanita lain dengan erat dan dengan sorot mata yang penuh damba".Sahut Samantha, berkeluh kesah.
"Itu di lakukan atas spontanitas saja Samantha".Sanggah Deon,menyangkal tuduhan Samantha.
__ADS_1
"Apapun itu alasannya,itu tetap tidak di benarkan.Hargai perasaan calon mu itu".
"Hargai?,apa mommy menghargai perasaan ku?,apa kalian memahami perasaan ku?,tidak.Kalian egois".Teriak Deon, berdiri dari duduknya."Apa kalian kira, hatiku ini tidak merasakan sakit saat aku di pisahkan dengan wanita yang aku cintai?,aku terpaksa menerima perjodohan ini,di paksa agar mencintai orang yang salah.
"Apa salahnya kamu menerima Samantha?,apa kurang cintanya untuk mu?,apa perjuangan nya tak cukup untuk meyakinkan hati mu?".Teriak mommy danita,kembali tersulut emosi.
"Terserah".Sahut Deon,beranjak meninggalkan mereka.Tak memperdulikan perasaan Samantha yang terluka.Air matanya tak cukup menggerakkan hati Deon agar berempati kepada nya.
"Tunggu!".Teriak mommy danita.
Samantha,terduduk lemas.Pernikahannya yang akan di langsungkan tak kurang dari seminggu lagi itu harus di hadapkan pada masalah.Dia kira dengan Deon menyetujui keputusan orang tua mereka untuk segera melangsungkan pernikahan adalah simbol dari kemenangan atas perjuangan cintanya,tapi ternyata tak semudah itu.Dia kira Deon sudah mulai mencintainya,tapi ternyata di detik-detik pernikahannya.Kenyataan pahit itu telah terungkap,Deon terpaksa mencintai nya.
Sakit hati Samantha mengetahui kenyataan itu.Mommy danita memeluk calon menantunya itu,menenangkannya."Sudah Samantha,Deon hanya terbawa emosi.Hingga tanpa sadar menyakiti hati mu".Ucap mommy danita.
Anggukan kepala Samantha layangkan sebagai jawaban,sebab dia tak mampu berbicara sedikitpun.Masih merasakan sakit.
__ADS_1
"Berjuang lah sekali ini lagi,Samantha.Rebut hatinya dan menangkan cintanya ".Ucap mommy danita, memberikan semangat untuk calon menantunya itu."Semangat".Ucapnya setelah pelukan itu terlepas.