
Belum genap 24 jam,tapi rumor yang menyebutkan sisi buruk dari seorang mr.smith telah tersebar luas di kalangan pebisnis.Hal itu membuat para investor menarik saham nya di perusahaan Smith group itu.
"Tuan,Pa tuan sudah tau tentang rumor ini?".Tanya Jeremi,asisten mr.smith
"Yah,aku sudah tau".Jawab Mr.smith.Dia memang sudah mengetahui rumor tentang dirinya.Para investor pun tak tanggung-tanggung menarik saham mereka di perusahaan nya.
"Anda tidak marah?".Tanya Jeremi.Heran dengan sikap sang bos,tak biasanya mr.smith bersikap acuh tak acuh menanggapi rumor tentang dirinya apalagi sampai membuat para investor menarik sahamnya.
"Aku bukannya tidak marah.Aku bahkan saat ini ingin melenyapkan mu".Gertak mr.smith,menatap geram pada asistennya itu."Cepat cari tau siapa yang menyebar rumor tentang diri ku dan pusat berita apa yang sudah membantunya?".Teriak mr.smith,berdiri dengan sorot mata tajam.
Sedangkan,di perusahaan Artama Group.Deon juga menyaksikan berita yang menyebarkan rumor Mr.smith.Menerka-nerka tentang siapa orang yang menyebarkan rumor itu.Menurut perkiraannya itu pasti di lakukan oleh orang terdekatnya sebab rumor itu tak mungkin di sebarkan oleh musuh bisnisnya."Alifa".Nama itu yang tercetus dalam pemikiran Deon saat ini.
__ADS_1
Itu tentu bukan tanpa alasan,sebab dia tau sepenggal cerita pahit Alifa."Kenapa kamu tega melakukan ini semua?, apalagi terhadap ayah kandung mu sendiri ".Deon juga merasa geram atas rumor yang tertuju pada mr.smith itu,kendati demikian dia tak bisa menuntut banyak hal pada pelakunya andai itu benar Alifa lah dalang di balik semua nya.
Deon berharap bisa bertemu langsung dengan Alifa,berbicara dari hati ke hati.Bukan untuk menanyakan tentang alasan di balik dia tega menyebarkan rumor ayahnya sendiri.Melainkan tentang hatinya.
Hatinya masih mengharapkan Alifa,meski tak kurang dari seminggu lagi dia akan melangsungkan pernikahan dengan seorang wanita pilihan orang tua nya.Samantha.
Di sisi lain,segerombolan orang tengah duduk melingkar.Menatap layar 21 inc itu.Tertawa terbahak-bahak menyaksikan rumor tentang Mr.smith.Tentu rumor itu akan menghancurkan kerajaan bisnis Mr.smith.Segerombolan orang itu merupakan musuh bisnis Mr.smith sendiri.
"Akhirnya kita tak perlu capek-capek menjatuhkan kerajaan bisnisnya, ternyata ada orang yang lebih sakit hati dan nekat dari kita.
"Haha..Mampus kau.
__ADS_1
Sumpah serapah mereka ucapkan untuk kehancuran bisnis Mr.smith,tertawa puas dan bisa menyaksikan langsung kehancuran kerajaan bisnis dari musuhnya itu.
.....
"Apakah aku tidak terlalu sadis?".Tanya Alifa,dia juga menyaksikan sendiri detik-detik para investor menarik sahamnya dari perusahaan Smith group itu.
Yah,hari ini.Tepat sehari setelah rumor itu tersebar luas.Alifa kembali ke kantor Akmal.Membahas kembali tentang efek dari tersebarnya rumor yang sengaja mereka sebarkan.
"Kuatkan hatimu.Jika kamu ingin membuat pelajaran.Maka, lakukanlah dengan sungguh-sungguh.Jangan setengah-setengah".Jawab Akmal.
Tindakan Alifa tidak lah seberapa bila si bandingkan dengan perbuatan kejamnya.Di balik sikap lemah lembut dan dermawan nya tersimpan iblis yang tengah tertidur.
__ADS_1
"Kuatkan tekad mu,jangan nanggung dalam memberikan seseorang pelajaran,jangan libatkan hati dan perasaan mu di dalamnya".Ucap Akmal, meyakinkan kembali hati Alifa yang sedang goyah dengan keputusan nya sendiri.
Alifa menatap layar MacBook itu, menganalisis besaran saham yang di tarik oleh para investor."Ternyata efeknya sangat luar biasa menyedihkan yah".Tanya Alifa,masih menatap layar MacBook itu.