Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
BAB 15 (LIMA BELAS)


__ADS_3

"ZAHRA LO HARUS KASIH PJ KE KITA" teriak mereka bertiga


Ivan yang mendengar teriakan tiga sahabat zahra hanya menggeleng, menurut ivan ketiga sahabat zahra itu sangat unik, uniknya




Mereka rusuh, tapi bisa bikin orang tertawa




Gak jaim, ya mereka tidak tau malu mau di tempat orang banyak mau tidak mereka tetap menampilkan sikap asli mereka




Galak, kalo ada cowok yang goda bukan nya mereka baper tapi malah di marahin




Judes, ya jika melihat lelaki yang terlihat playboy mereka menampilkan ketidak sukanya




Cuek, seadanya mau orang ngomong mau engga mereka ya cuek aja



__ADS_1


Berani, ia berani omelin orang orang yang salah maupun itu dengan cara lembut atau kasar




Brisik tapi asik, ya keberisikan mereka bukan hanya menggosip keburukan orang lain tapi kelucuan yang mereka lakukan




Baik hati, ya walaupun galak,cuek,judes tapi mereka baik ko




Dan itu menurut ivan unik, menurut ivan ya menurut ivan


Sekilas tentang ivan , ivan anak kelas X1 ips 2 berkulit putih pucat,ganteng idaman wanita pokoknya:v


"Gue bakso 2 mangkuk, mie ayam 1 mangkuk sama teh manis dingin 1, kalian yang bayar dahh" ucap rita lalu pergi dari kantin


"Gue bakso 1, mie ayam 1 sama teh manis dingin 1, kalian bayar awas kalo ga" ucap elfi galak lalu pergi


"Tekor kita yang" keluh ivan


"Tau iii mereka ngabisin duit aja deh" ucap zahra lalu mengembungkan pipinya pertanda iya kesal


5 bulan berlalu libur panjang selama 2 minggu pun datang, dan selama 7 bulan papahnya sama sekali tidak menemui nya, tidak bertatap wajah dengan atria dan riki, bahkan menelepon pun jika papahnya sudah mengirim uang saja, bagi atria dan riki itu sudah terbiasa tapi mereka berfikir, mengapa papahnya bisa bisanya melepas tanggung jawab sebagai seorang ayah!


"Kak riki" ucap atria sambil menyadarkan kepalanya pada bahu riki


"Iyaa sayang?" Jawab riki sambil mengelus puncak rambut atria dengan sayang


"Atria rindu mamah" ucap atria pelan, riki diam ntahlah jika menyangkut soal mamah riki selalu bungkam,diam dan terkadang malah menangis

__ADS_1


"Atri pengen ke mamah,pengen peluk mamah, pengen curhat sama mamah, pengen ngeluh,pengen ngadu, pokoknya atria ingin mamah" ucap atria yang mulai menangis di dalam pelukan riki


Mata riki menghangat,memerah, hatinya selalu merasakan sakit, dadanya selalu merasakan sesak jika melihat atria menangis


"Rasa apa ini tuhan? Siapa atria sebenarnya? Mengapa rasa keinginan ingin memiliki begitu besar? Beri aku jawaban tuhan" batin riki


Riki mengeratkan pelukannya pada adik kesayangan nya itu "udah sayang, mamah udah tenang di sana, jangan lagi kamu usik, kasian kan sama mamahnya, kalo perlu jujur kakak juga sama sayang, tapi kita bisa apa?" Ucap riki pelan mengelus rambut adik kesayangan nya dengan penuh kasihsayang


"Tapi atria rindu mamah" ucap atri sesenggukan


"Kakak juga sama, udah yah sayang sekarang lebih baik kita jalan jalan" ucap riki, menghapus air mata atria lalu mencium kening atria lama


"Kemana?" Tanya atria dengan suara serak


"Kemana aja yang penting kamu senang" ucap riki ia tersenyum "Siap siap gihh" ucapnya lagi sambil berjalan menaiki anak tangga


"Kak, mau itu baju couple" teriak atria


"Mana sayang?" Tanya riki


"Itu itu" tunjuk atria


Riki mengangguk "terus mau couple sama siapa?" Tanya riki menatap atria sambil memainkan alisnya


"Sama lo lah kak, gue kan single iii" ucap atria gemas


"Makanya punya pacar" ucap riki menggandeng atria membawanya ke tempat baju couple itu berada


"Gue gak mau punya pacar, cukup pertama dan terakhir" ucap atria pelan


"Mau yang mana?" Ucap riki setelah mereka berada di penjual baju couple itu


"Yang ini yang bacaannya I LOVE YOU" ucap atria


"I LOVE YOU TOO" jawab riki terkekeh


Deg! Jantung atria berdetak lebih kencang dari sebelumnya, kenapa? Ko bisa? Ada apa sebenarnya? Apa ia jatuh cinta pada kakaknya sendri? Tidak tidak

__ADS_1


Ini tidak boleh terjadi" batin atria


Next or stop?


__ADS_2