Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
BAB 4 (EMPAT)


__ADS_3

Kringgg (anggap suara angkot;v) eh ralat suara bell tanda sekolah selesai telah berbunyi sedangkan seorang Atria masih tidur dengan pulasnya di matras sambil bermimpi ia di rebutkan 50 cogan


"Eh atri buat gue" ucap viky garang


"Punya gue" ucap sinis ilham


"Dia punya gue" ucap ketus gilang


"Dia milik gue" ucap agung


"Dia itu bakal jadi punya gue" kata cogan lainnya.


"Adek gue mana?" Ucap riki dengan mimik khawatir


"Tau nih" ucap regin


"Dia bikin repot aja" ucap viky


"Eh dimana atria adek gue, mana hari ini dia gk masuk kelas lagi" ucap riki


"Eh bentar terakhir dia bilang mau kemana pas kita otw kantin?"


"Uks" jawab viky


"Kita ke uks skrng" ucap regin


"Yakin lo atria ada di uks?" Tanya riki sesekali ia menengok ke belakang berharap atria muncul dari belakang


"Lo sayang banget sama adek lo ya rik"


"Iyalah dia adik cewe gue satu satunya" ucap riki


"Meski dia malu maluin, tukang modus, suka buang buang waktu gue, tapi gue sayang banget sama dia" ucap riki


"Seandainya, lo suruh milih pacar sama adek lo, lo mau milih siapa?" Ucap viky


"Gue pasti utamain adek gue lah" ucap riki, viky manggut manggut


Cleket pintu uks di buka oleh regin


"Molor" ucap riki dan viky


"Astaganaga ular naga panjangggggggnya" teriak riki


"Astaganaga ular naga pendeknyaaaaaaaa" teriak regin


"Astaga atria molorrrrr sambil ngigoooooo" teriak viky


"Ah kalian jangan berantem atria pasti milih kalian semua ko" gumam atria


"Bebb" ucap riki mengguncang guncangkan tubuh atria


"Apa sih beb" ucap atria masih bergumam


"Bangun"


"Gk ah, disini banyak cogan"


"Siapa aja cogan yang kamu tau" ucap viky usil


"Ada kak viky, kak ilham, kak gilang, kak agung dan sampai 50 cogan lainnya" gumam atria

__ADS_1


"Hah dia mimipiim cogan" ucap regin


"Ya allah bebb bangun"


"Tsunami" teriak regin


"Ah tsunami tsunami cepet lari, cepet kabur ayo kak riki jangan lupa bawa kolor Barbie lo semua, eh jangan lupa juga lo bawaain kolor Ultraman gue" oceh atria sambil lompat lompat di matras


"Hahahaha" tawa mereka akan pecah


"Kolor Barbie punya riki" ucap viky masih dengan tawanya yang beryambah vokumenya


"Kolor Ultraman punya atri" ucap regin dengan tawa yang bertambah meningkat, sedangkan riki pipinya merona kenapa atria bisa bisanya membuka aib kakaknya sendiri bahwa dia mengoleksi kolor bergambar barbie


"Kalian ngerjain gue" teriak atria


"Gantian kan tadi lo" ucap regin


"Ah ceritanya bales dendam nih" ucap atria


"Ia hahaha" ucap viky dan regin


Krubuk krubuk


"Suara perut siapa?" Ucap riki


"Pasti atria" ucap viky


"Bukan gue, mentang mentang gue makannya banyak" ucap atria


"Heheh itu suara perut gue" ucap regin dengan wajah merona


"Jangan besar besar mangapnya nanti lalat masuk" ucap riki, belum 15 detik riki berucap ada sebuah lalat masuk ke mulut atria hap, lalat itu mendarat dengan mulus kedalam tengkorak atria


"Uhuk uhuk" atria terbatuk-batuk karna tercekik lalat


"Lalat ini nyekik gue kak" ucap atria dengan suara parau


"Apa?" Teriak riki


"Iya tolongin gue 10 detik Lagi gue mati, tolong jaga diri lo kak, jangan lupa belajar, jangan lupa cari pacar, jangan lupa jaga rumah, jangan lupa makan pokoknya gue sayang lo kak" ucap atria pingsan di atas matras


"Hah atria pingsan" jerit regin


"Kita bawa ke rumah sakit" ucap viky, rikipun segera membopong atria, karna di landa kekhawatiran mereka tidak sadar bahwa atria sedang berakting (coba kalian fikir gimana lalat bisa cekik atria yang ada ntuh lalat yang mati di tenggorokan atria)


"Naik motor aja?" Ucap regin


"Iya" ucap riki panik


"Tapi bakal susah" ucap viky


"Ya terus harus gimana?" Ucap riki yang bertambah panik


"Hihihi takut banget gue gk ada" batin atria


"Kita panggil ambulan" ucap regin


"Iya panggil aja" ucap viky


"Kasian juga mereka" batin atria "gue udahin aja lah akting hari Ini, tapi gue gk bakalan bilang sama mereka kalo gue bohong hihi" batinnya lagi

__ADS_1


"Emmm" ucap atria tersadar


"Sayang kamu gpp" ucap riki menangkap wajah atria, atria menggeleng lemah, lalu riki memeluk atria dengan erat, terasa detak jantung milik riki begitu kencang


"Ihh kayanya gue keterlaluan deh sama kak riki, jantungnya kenceng banget berdetaknya" batin atria


"Kak"


"Iya sayang"


"Aku pengen pulang"


"Kamu kuat?" Atria mengangguk


"Yaudah kita pulang sekarang, ehh vik regin lo anterin pulang ya" viky mengangguk


"Hati hati" ucap regin


"Kamu juga"


Perjalanan atria memeluk riki erat, ia merasa sangat bersalah dan keterlaluan telah membuat kakaknya panik


"Kak"


"Iya?"


"Maaf"


"Maaf?"


"Iya"


"Buat apa?"


"Gue udah ngerepotin lo"


"Itu kewajiban gue sebagai kakak, buat ngejaga lo" ucap riki lalu tersenyum, atria diam tak lama ia melelehkan air mata terdengar isakan di belakang riki, lalu rikipum melirik kaca spion


"Ko nangis?" Ucap riki memelankan laju motornya


"Gue... gue... guee sayang sama lo kak" ucap atria memeluk riki dari belakang bertambah erat, riki tersenyum lalu ia menyisi dan memberhentikan motornya, riki membalikkan tubuhnya


"Kakak juga sayang kamu" ucap riki memeluk tubuh mungil atria


"Gue selalu repotin lo ya ka, gue selalu maluin lo, gue selalu ganggu lo, cuman buat nyuruh lo temenin gue, gue egois ya kak" ucap atria dengan sesenggukan, riki menggeleng


"Itu hal wajar yang adik lakuin supaya dapetin simpati sang kakak sayang, lo itu tanggung jawab gue, dan lo bilang lo ngerepotin? Menurut orang yang egois memang ia tapi engga buat gue, justu lo yang buat gue sadar betapa berartinya keluarga bagi gue" ucap riki sambil menghapus air mata atria


"Woy jangan pacaran di sini dong bukan tempat yang bagus" ucap seorang remaja laki-laki


"Biarin sirik aja lo" ucap riki


"Pulang yuk" ucap riki, atria mengangguk


"Udah jangan nangis jelek tau" ucap riki menghibur


"Ah ka riki" ucap atria


"Tuhan makasih, engkau telah berikan kakak seperti kak riki, dia kakak terhebat buat gue, gue beruntung banget, mama liat dari atas sana kan kakak riki sayang banget sama aku, dia bener bener ngikutin amanah mama, dia bertanggung jawab kaya mama" batin atria


Next or stop?

__ADS_1


__ADS_2