Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
BAB 3 (TIGA)


__ADS_3

Kring kring (anggap suara harimau ya:v) tanda istirahat tiba


"Ah leganya" ucap atria


"Uhh lapar" ucapnya lagi sambil menepuk nepuk perutnya pelan


"Kantin ah" dengan pdnya ia berjalan berlenggak lenggok


"Ehh tunggu tunggu tunggu" ucapnya sambil berhenti berjalan


"guekan gak tau kantin nya dimana"


"Terus gimana dong?"


"Ah balik uks nih"


"Ah gak gak, mening gue cari cogan buat anter gue ke kantin"


"Cus cari cogan" ucap atria


"Adek lo mana sih, lqpar nih gue" ucap viky


"Tau tuh ah" ucap riki


"Kantin aja yu, siapa tau atri udah di sono"


"Yu ah"


"Regin" ucap riki


"Apa?" Tanya regin


"Kamu cantik"


"Makasih" dengan pipi yang merona


"Kamu juga ganteng" ucap regin


"Ah masa sih"


"Ah vangsat gue jadi kamcong" amuk batin viky


"Baru kali ini gue jadi kamcong"


"Ah pikasebelen (ah nyebelin)"


"Ehem" ucap viky dari belakang


"Eh vik sorry kita lupa kalo ada lo" ucap regin dan riki bersamaan mereka saling pandang


"Eh kamu ngikutin aja" ucap regin


"Tapi aku yang duluan"


"Aku duluan bilang wle" ucap regin menjulurkan lidahnya


"Bilang apa?"


"Bilang itu" eh vik sorry kita lupa kalo ada lo " bilang itu"


"Yah aku kira kamu bakal bilang aku sayang kamu"


"Ke siapa?" Ucap regin


"Ke akulah"


"Kamu duluan"


"Bilang kesiapa?"


"Ke aku lah"


"Bilang apa?"


"Aku sayang kamu"


"Yah di duluin"


"Haha" ucao mereka tertawa bersamaan


"Pikacu ada Pokemon listrik pikacu, ada Pokemon air..." belum selesai atria bernyanyi pokemon


"Bruk"


"Adaw" ringis atria


"Eh sorry" ucap orang itu


"Eh pasti nih cogan" batin atria


"Eh lo gpp kan, gk ada yang luka?" Ucap orang itu berjongkok, atria menoleh


"Tuh kan cogan, aa beruntung banget gue kiw ah" batin atria


"Hallo lo baik baik aja kan" ucap orang itu mengibas-ngibaskan tangannya di depan atria


"Adawww kaki gue sakit kak" atria berakting


"Eh serius? Sorry sorry ya gue gk sengaja"


"Duh ka" ucap atria memijat pelan kakinya


"Sini gue bantu berdiri"


"Sakit"


"Emmm gue panggil petugas uks aja ya"


"Jangan jangan nanti gue di sini sendiri"


"Iya juga ya, terus gimana?"


"Gendong gue"


"Hah?"


"Iya gendong gue laper kak pen ke kantin"


"Emm yaudah deh sebagai tanda maaf"


"Gue gendong apa bopong?"


"Bopong"


"Yaudah" ucao orang itu lalu membopong atria dan atria pasti lah mengalungkan tangannya pada leher cogan


"Ahaha gue di gendong cogan lagi, aaa andai lo tau kak betapa bahagianya gue udah nyoba di bopong sama di gendong 3 cogan" teriak batin atria


"Lo peserta mos?" Ucap orang itu tanpa mengalihkan pandangannya


"Iya kak, nama kakak siapa?"


"Lo gk tau"


"Engga"


"Loh?"


"Gue kan gak masuk kelas kak tadi sakit" dusta atria

__ADS_1


"Oh nama gue Gilang"


"Gilang? Nama yang bagus, eh lo osis kak?"


"Iya"


"Jadi apa?"


"Sekretaris 2"


"Ohh, lo kelas berapa?"


"12 lah"


"Oh lo ikut eskul kan?"


"Iya"


"Eskul apa aja?"


"Futsal"


"Jadi apa?"


"Ketua"


"Ooh"


"Lo berapa kilo sih?"


"45 knpa berat ya?"


"Buset badan kecil"


"Hehe"


"Ini cewe kepo banget ya nanya nanya mulu" batin Gilang


"Tapi dia menarik juga sih" batinnya lagi


"Sampe" ucap gilang lalu menurunkan atria pelan dan mendudukannya di kursi kantin


"Lo mau pesen apa?"


"Hmm baso"


"Minumnya?"


"Air putih"


"Oke tunggu"


"Oke"


Tidak sampai 10 menit makanan dan minum pun datang


"Makan" ucap atria menyuapkan kuah baso


"Enaknya" ucap atria


Gilang melengo


"Cewek yang unik ya, dia gk jaim, kaya cewe lain baru kedua kalinya gue liat neh cewe kaya gini setelah mantan gue" batin gilang


"Aaa" atria bersendawa lalu mengambil air putih dan meminumnya


"Lo kak kenapa basonya di aduk aduk mulu? Lo gk suka? Sini biar gue yang abisin" ucap atria lalu mengambil alih manguk itu sebelum bisa sang empu tahan


"Yaelah ni cewe kelewatan gk jaim nya" dumel batin gilang


"Aaa, kenyangnya" ucap atria mengusap usap perutnya meraih minum lalu meneguknya


, atria mengangguk


"Sini gue minta uangnya"


"Hah"


"Lo kan yang abisin"


"Lo yang bayar ya kak"


"Gk bisa"


"Plis" ucap atria mengeluarkan pupy eyesnya


"Hmmm iya deh" ucap gilang, setelah punggung gilang menghilang dari kerumunan orang


"Gue mau kabur ah takut di suruh bayar" ucap atria sambil berlari kecil, sudah sedikit jauh dari kantin


"Bruk"


"Aduhh" lenguh atria


"Heh lo" ucap seseorang


"Ah kak riki" ucap atria lalu memeluk riki


"Kenapa?"


"Gue seneng gue seneng" ucap atria loncat loncat


"Kenapa?" Ucap regin


"Sesuatu" cengir atri


"Eh lo abis dari mana?" Ucap viky


"Ah kakak ganteng gue ampe lupa gara gara kebanyakan cogan" ucap atria lalu menggandeng tangan viky


"Eh" kaget viky


"Anter gue uks yu"


"Eh lo kan gk sakit" protes viky


"Gue mmm gue sakit kaki kak" ucap atria


"Ah modus lo"


"Ih gue serius"


"Kaga lah kaga awas ah gue mau makan"


"Yaelah yaudah sono, gue mau ke uks sndri" ucapnya sambil berlalu


"Halah tuh anak ada ada aja" ucap riki


"Aku belum mandi ta tuntuang ta tuntwang tapi, masih cantik juga ta tuntuang ta tuntwang, apa lagi kalo udah mandi ta tuntuang ta tuntwang


Pasti cantik wanjer ada cogan tuh... " ucap atria antusias


"Emmm gue tipu ah"


"Tapi gimana caranya ya emmm"


"Aha"


"Emmm"

__ADS_1


"Aha"


"Gk gk gk"


"Emm"


"Aha gue nemu ide"


"Kebetulan tuh cogannya lagi main hp"


Atria berjalan dengan sedikit berlari lalu


"Brukk"


"Adaw" ringis mereka


"Sorry gue gk sengaja" ucap cogan itu


"Gk sengaja gk sengaja kaki gue sakit tau" atria mulai berakting lagi pemirsa:v


"Eh sorry ya mana yang sakit?"


"Makanya kalo jalan jangan sambil main hp" ketus atria


"Sorry sorry, sini gue bantu"


"Sakit tau"


"Ya maksud gue kita ke uks, biar gue obatin"


"Gendong"


"Ah manja"


"Tapi kaki gue sakit kak"


"Yaudah deh, ayo" ucap cowok itu lalu berjongkok


"Hahah asyik gue di gendong cogan lagi" batin atria


"Eh malah bengong"


"Eh iya iya"


"Hihi senangnya dalam hati" batin atria


"Berat lo"


"Masa sih"


"Iyaa eh lo peserta mos?"


"Ea lo osis?"


"Bukan"


"Terus"


"Manusia lah"


"Ih maksud gue lu ikut osis?"


"Engga"


"Terus?"


"Pmr"


"Oh lo ikut eskul pmr?"


"Iya"


"Jadi apa?"


"Bendahara"


"Bendahara? Gk takut tuh duitnya di colong?"


"Ih maksud lo gue pencuri gitu hah?"


"Engga gue gk bilang gitu, kapan gue bilang coba?"


"Tau ah gelap"


"Ini terang kak gelap dari mana"


"Serah"


"Eh nama lo siapa kak"


"Agung"


"Oh nama yang ganteng"


"Cerewet, bawel, kepo, lengkap sudah nih cewe" batin agung


"Tapi menarik" batinnya lagi


"Sampe juga" ucap agung lalu menurunkan atri di matras


"Capek kak?"


"Kaga"


"Oh"


"Gue obatin ya"


"Iya tihati"


"Gue ambil salep dulu"


"Ehh gue kira"


"Apa?"


"Gk?"


"Mana yang sakit?"


"Ini" ucap atri mengurut urut mata kakinya


"Ini?" Sambil mengoleskan salep


"Aduh ati ati ka sakit"


"Iya ini udah hati hati"


"Salep apaan nih? Panas banget"


"Keppo"


"Selesai, gue tinggal ya"


"Iya kak makasih" agung mengangguk setelah agung pergi


"Panas kaki gue panas" ucap atria mengibas-ngibaskan tangannya pada kakinya


"Ah mening gue bosing dulu" atriapun tertidur

__ADS_1


Next or stop?


__ADS_2