
Aisha Alifa,berdiri dengan anggunnya dengan di rangkul oleh Mr.smith.Mereka tengah menghadiri gala meet and great penerus kerajaan bisnis Smith group.
Pernyataan Alifa kemarin lebih tepatnya pernyataan orang yang membantu untuk melenyapkan nyawa Irene,ibunya Alifa lah yang menjadi sebab musabab para investor kembali menanamkan saham di perusahaan raksasa Smith group itu.Apalagi pernyataan itu di saksikan oleh banyak pasang mata,tak terkecuali oleh kalangan pebisnis.Mereka antusias menyaksikan konferensi pers itu,bukan ingin tau kebenarannya tapi lebih yakin bahwa perusahaan Smith group akan hancur.
Inilah Alifa, berdiri dengan anggunnya dengan memakai kebaya gamis berwarna merah muda dengan aksen mutiara di lengannya di padukan dengan jilbab berwarna senada.Aura kepemimpinan terlihat jelas di sana,kendati dia memakai jilbab dan berpakaian tertutup.Tapi, kharisma dan ketegasannya tak bisa di ragukan.
Banyak kalangan pebisnis disana yang di undang, sengaja untuk menggaet investor untuk menanam saham di perusahaan nya dan bahkan melakukan kerjasama dengan berbagai perusahaan,termasuk perusahaan AKM group dan juga Artama group.Kedua perusahaan itu tentu mendapatkan undangan khusus dari tuan rumah.
"Ayah punya kejutan untuk mu".Ucap mr.smith, setengah berbisik di telinga Alifa.
"Kejutan apa,ayah?".Jawab Alifa,balas berbisik.
__ADS_1
"Nanti juga kamu tau".Sahut mr.smith, mengarahkan pandangannya kearah depan.
Tepat saat mr.smith mengatakan itu, tiba-tiba datang seorang pria dengan memakai baju putih di padukan dengan tuksedo berwarna hitam senada dengan warna celananya."CEO,dari perusahaan AKM Group.Muhammad Akmal Al-Hussain."Ucap mr.smith menjelaskan."Kamu pasti tau kan?".Tanya mr.smith pada Alifa.
"Lebih dari tau ".Celetuk alifa.
"Dan yang satu lagi,kamu pasti tau".Sahut mr.smith,kembali fokus ke depan.
Seorang pria satunya lagi mengenai stelan baju batik khas kota Yogyakarta.Mengambarkan bahwa dia cinta Indonesia,cinta budaya Indonesia dan juga cinta produk Indonesia."Dia adalah Deon Artama,CEO Artama group.Kau juga pasti tau kan?".Tanya mr.smith.
"Ngapain ayah ngundang dia?".Tanya Alifa,heran sekaligus tak menyukai cara ayahnya memperkenalkan dia.
__ADS_1
Mr.smith,menengok kerah samping."Kenapa?,kau sakit hati?". Tanya.Mr.smith,penuh selidik.
Di tanya seperti itu membuat Alifa gugup.Di satu sisi dia ingin mengatakan kebenaran tapi di satu sisi dia tak ingin terlibat jauh dalam membicarakan kisah asmara dengan nya."Buat apa aku sakit hati.Toh tak ada hubungan apapun aku dengan nya hanya masa lalu saja".Ucap Alifa,yakin.
"Hmmm".
Jamuan malam di sertai dengan meet and great ini, berjalan dengan lancar.Banysk kolega bisnis yang memuji kecantikan Alifa."Ternyata putri mu cantik yah,persis seperti mendiang ibu nya".Ucap pak David,tak lain dan tak bukan adalah Daddy nya Deon.
"Pasti,hasil buah cinta kami.Darah putri ku banyak di aliri oleh darah ibunya."Jawab mr.smith.
Di saat mr.smith sibuk melayani tamu-tamu nya dan tenggelam dalam perbincangan bisnisnya.Terlupa lah sosok kehadiran Alifa,orang yang di kenalkan sebagai penerus itu,malah di biarkan sendiri.Berbaur dengan pebisnis dan orang-orang penting di dalamnya.
__ADS_1
"Seperti biasa, terlupakan dan di lupakan".Gerutu Alifa,mengomel tak jelas.