Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 141


__ADS_3

Deon terbangun dari mimpi buruknya.Dimana,dia bermimpikan wanita yang di cintai nya menikah dengan orang lain.Rasa takut kehilangan,begitu kentara di wajah Deon, seakan mimpi itu memang benar adanya.


"Cuman mimpi, jangan berpikiran yang aneh-aneh,Deon".Gumam deon, menyadarkan diri sendiri.


Ketika dia tengah menenangkan hati dan pikirannya dari mimpi buruk semalam, tiba-tiba iPhone nya berbunyi,nyaring.Menandakan ada sebuah notifikasi dari aplikasi berwarna hijau itu.


Deon dengan malas meraih iPhone yang tergeletak diatas nakas itu."Tumben ada pesan dari si hijau?".Ucap deon.


Rentetan notifikasi itu memenuhi layar iPhone Deon,dari nomernya saja sudah mampu di tebak oleh Deon.Siapa lagi kalau bukan daddy David dan nomer seseorang yang tidak di ketahui nya.


"Aku kira nomer siapa, ternyata nomer si rubah betina".Gertak Deon,begitu dia membuka notifikasi dari nomer yang tak tertera.

__ADS_1


[Kita bertemu di sidang perceraian orang tua mu.Kau yang menginginkan perpisahan itu,maka kau juga yang harus siap angkat kaki dari rumah mewah yang kau tempati beserta dengan fasilitas yang kau miliki,kau harus siap untuk meninggalkan segala bentuk kemewahan itu.]


Sebuah notifikasi penuh dengan ancaman itu,membuat Deon geram bukan main.Si pengirim notifikasi itu tak lain dan tak bukan adalah, Samantha.


"Sekali rubah,yah tetap bakalan menjadi rubah.Seorang pendosa,tetap akan mendapatkan balasan meski sudah bertobat ".Gertak Deon."Kau jual,aku beli.Kau menantang ku,akan ku balas dengan berlipat kali lebih pedih".Teriak Deon, mengepalkan tangannya,menahan rasa geramnya.


Kemudian Deon beralih ke notifikasi yang di kirimkan oleh daddy David."Ternyata isinya sama saja".Ucap Deon,begitu dia melihat notifikasi dari daddy nya itu.


Bagai sudah mendapatkan support system'',deon yang kesabarannya sudah berada di ujung tanduk itu,tak akan gentar menghadapi wanita ular beserta dengan buaya darat itu.


Deon,yang tersulut emosinya langsung menghubungi pengacara keluarga nya yang khusus menangani kasus perceraian orang tuanya.Tak sabar rasanya Deon menantikan hari kekalahan mereka,memaksa mereka untuk bertepuk lutut di bawah kakinya dan tentu ingin sekali Deon membalas perbuatan mereka.

__ADS_1


"Hallo,Rin.Segera persiapkan berkas perkara untuk kasus perceraian orang tua ku.Pastikan david dan selingkuhan kalah dalam sidang ini.Bila perlu kita permalukan mereka, Bersiap lah kalian".Ucap tegas Deon,pada Rina.Asisten pengacara keluarga nya.


"Baik, pak.Kami sudah mempersiapkan nya dengan baik dan matang, sesuai dengan permintaan bapak".Sahut Rina.


Deon mengakhiri panggilan itu secara sepihak, baginya tak ada waktu untuk sekedar berbasa-basi.Waktunya terlalu berharga hanya untuk di habiskan untuk hal sepele.


Deon,bergegas membersihkan dirinya sendiri sebelum dia harus berperang melawan daddy nya sendiri dan juga selingkuhan itu.


"Kalian boleh tertawa,gembira sekarang.Tapi,aku pastikan besok atau lusa tak akan ada lagi tawa bahagia bahkan tersenyum pun kalian merasa segan".Gertak Deon,di hadapan cermin walk in closet nya itu.


Saat hatinya di penuhi oleh rasa dendam bercampur rasa kecewa, tiba-tiba memori otaknya memutar kembali kejadian malam panas itu antara daddy David dan Samantha.

__ADS_1


"Argggg.Sialan kalian".Teriak Deon,sembari menonjok cermin di depannya.


Tak pelak itu membuat lengan Deon mengeluarkan cairan kental berwarna merah itu."Rasa sakit ini tak sebanding dengan rasa sakit yang sengaja kalian torehkan di hati kami".Ucap Deon, mengamati cairan merah itu.


__ADS_2