Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 75


__ADS_3

Saat ini Alifa dan Akmal,tengah menjalin hubungan Tak ada yang mengetahui perihal hubungan mereka,apakah hanya sebatas atasan dan bawahan atau ada hubungan spesial?.Sengaja,mereka tidak mempublikasikan nya agar tak mengundang banyak perhatian di kalangan pekerja.


Alifa pergi menjauh bukan hanya sekedar menenangkan diri dari segala rasa sakit.Namun,sengaja menutup indentitas dirinya,rasanya belum siap bertemu lagi dengan sang ayah terutama dengan Deon.Laki-laki yang tanpa sadar telah menumbuhkan cinta di hatinya.Namun,di juga yang menorehkan luka.


"Mal,maaf aku membalas cinta mu hanya untuk ku jadikan tameng pelindung ku.Tempat melampiaskan segala kegundahan hati".Gumam Alifa.


Saat ini dia tengah berada di rumah kontrakannya.Hari ini dia tak masuk kerja,sebab dia sedang dalam proses resigh.


Yah,Alifa sengaja menjadikan Akmal sebagai tamengnya untuk menjalankan misi balas dendam ya terhadap ayah kandungnya.Akmal yang seorang pebisnis,tentu mempunyai keahlian dalam menilai titik lemah lawan.


Sebenarnya tanpa Akmal pun dia bisa menjalankan misinya sendiri,tapi ada kalanya dalam menjalankan misi itu ada partner.


"Assalamu'alaikum, bidadari ku".Ucap salam Akmal berikan di saat dia berkunjung ke rumah kontrakan kekasihnya.


"Waalaikum salam ".Jawab salam Alifa, membukakan pintu untuk sang kekasih.


"Tumben nih datang pagi-pagi?, biasanya bos ku yang satu ini selalu sibuk"?Ucap Alifa,saat mereka tengah duduk diatas tikar.

__ADS_1


"Sesibuk apapun itu akan aku luangkan untuk mu yang aku sayangi, bidadari ku".Kata gombalan Akmal berikan untuk seorang Alifa.


"Aish genitnya bos ku ini".Sahut Alifa,tersipu malu.


"Gak papa,genit juga untuk kamu seorang".


Kata-kata gombalan Akmal sukses membuat Alifa salah tingkah.Pertama kali Alifa mengetahui sisi lain dari seorang Akmal.Dia kira,Akmal yang selalu membentaknya,akan menjadi kekasih yang otoriter.Ternyata dugaannya salah.


"So,ada apa gerangan yang membuat kamu kesini?".


"Eh eh,inget umur.Umur udah tua aja bisa-bisanya genit nih".Sanggah Alifa,masih merasa risi.


"Emang gak boleh.Toh,aku genit juga hanya untuk orang-orang yang aku cintai saja".Ucap Akmal,kesal.


"Ok ok,gak papa.Tapi,aku boleh minta bantuan kamu gak?".


"Bantuan apa?,akan aku lakukan termasuk jika kamu meminta ku untuk mendaki gunung,menyebrang lautan,berjalan diatas bara api atau hal ekstrim lainnya akan aku lakukan ".Kata Akmal, menyombongkan diri.

__ADS_1


"Lautan akan ku sebrangi,badai akan aku lalui tapi hujan gerimis aja banyak alesan".Sindir Alifa berikan untuk Akmal yang terlampau sombong itu.


Akmal menatap lekat Alifa,mencari sinar cinta di matanya.Akmal,merasa Alifa tak tulus mencintainya."Apakah kamu terpaksa menerima cintaku?". Tanyanya mencari kebenaran.


Alifa berpindah posisi,duduk di sebelah Akmal".Apa kamu meragukan cintaku?,apa kamu tak melihat sinar cinta yang terpancar di mata ku?".Cerocos Alifa,berusaha menepis praduga Akmal yang tak beralasan.


"Aku percaya,hanya saja kenapa sikap mu biasa-biasa saja padahal kita punya hubungan spesial".Keluh Alifa,melayangkan protes.


"Mungkin karena aku belum terbiasa menerima kata rayuan maut mu".Sahut Alifa,menebak.


"Mungkin.Semoga seiring berjalannya waktu cinta mu pada ku tak akan berubah.Aamiin".Ucap Akmal yakin.


'Jangan terlalu berharap.Hati dan cinta ku bukan untuk mu.Kamu hanya aku jadikan tameng saja.Alat untuk ku melancarkan aksi ku' Ucap Alifa membatin.


"So,tadi kamu mau minta bantuan apa?".


Alifa nampak memikirkan sesuatu,apa tidak terlalu cepat dia meminta Akmal untuk kembali ke Jakarta atau kah dia harus menunggu dulu sampai benar-benar rencananya telah siap di jalankan.

__ADS_1


__ADS_2