Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 158


__ADS_3

"Jika,itu adalah sebuah ketakutan mu,mari kita saling belajar dan memahami".Ucap Akmal,mengelus lengan alifa.


"Tapi, bagaimana jika aku ragu melangkah?".


"Maka,dari itu pikirkan dulu setiap tindakan mu sebelum kamu memutuskan segala halnya.Aku sudah tau babat,bibit dan bobot mu.Hanya tinggal diri mu, yakinkan dulu hati mu".Jelas akmal.


Alifa tergugu dengan penjelasan Akmal,sudah lama Akmal menaruh hati padanya dan saat ini detik-detik kemenangan akan tiba.Tapi,juga bersamaan dengan keraguan hati Alifa yang memuncak.


"Aku telah menunggu hari dimana,kita bisa mengikat janji suci kita.Tinggal dua hari lagi Al".Ucap akmal, menatap wajah Alifa sendu."Aku tulus mencintai mu, tapi lagi seperti apa yang aku katakan tadi.Jika,kamu ragu.Maka".


"Stop".Ucap Alifa sembari meletakkan jari tengah nya ke bibir Akmal."Jangan katakan lagi".Ucap Alifa, menggelengkan kepala.


"Al".


"Aku tidak mau mendengar apa-apa lagi dari mu.Cukup sudah,aku tidak sanggup menyakiti hati orang lain lagi dan maaf atas keraguan dalam hati ku".Ucap Alifa.


"Terimakasih untuk cinta mu pada ku,tapi_".

__ADS_1


"Aku sudah memutuskan untuk menerima lamaran mu dan mulai saat itu pula aku mencoba belajar untuk mencintai mu,serta menerima kenyataan.Bantu aku agar terlepas dari bayang-bayang masa lalu".Ucap Alifa,memohon.


"Pasti Al".Sahut Akmal, mengenggam tangan Alifa.


Keraguan di hati Alifa memang sepenuhnya belum lah terangkat sempurna,ada banyak keraguan dan ketakutan nya dalam menjalani bahtera rumah tangga,kelak.Bukan hanya tentang kisah asmaranya bersama dengan Deon saja,tapi lagi Alifa saat itu banyak berkaca dari masalah rumah tangga orang tuanya.


Kesibukan masing-masing dan keegoisan diantara ayah dan ibunya dulu,telah menjelma menjadi keluarga yang tak harmonis.Membiarkan anak lah yang menjadi korban atas keegoisan orang tuanya.


Tapi,lagi Alifa berusaha menepis pemikiran buruk tentang rumah tangga yang kelak akan di jalaninya dan juga kehidupan rumah tangga orang tuanya.Mencoba untuk berhenti membandingkan hidupnya dan juga kehidupan orang tuanya.Sebab,mereka hidup di zaman yang berbeda,tentu masalah juga akan berbeda.


....


Senyum sumringah terbit di wajah kedua mempelai,tangis haru dan ungkapan kebahagiaan mewarnai jalannya acara.


Tak terkecuali dengan mr.smith,dia menangis terharu tatkala melihat putrinya menggenakan baju pengantin dengan menggunakan adat Sunda.Sesuai dengan daerah asli ibunya.


"Kau sangat cantik,putri ku".Ucap mr.smith,menatap Alifa dengan ke haruan.

__ADS_1


Yah, setelah memantau jalannya acara.Mr.smith, menyempatkan diri untuk melihat putrinya di ruang rias pengantin.


"Terimakasih ayah,dan ku mohon jangan menangis."Sahut Alifa,mengusap air mata yang menetes di pipi mr.smith.


"Aku menangis, bahagia.Nak".Ucap Mr.smith, mengenggam tangan Alifa.


"Tidak ayah,air mata ini tak cocok untuk diri mu.".


"Aku tidak bisa menahan rasa haru, bahagia melihat mu menikah dengan seorang pria yang juga mencintai mu."Ucap.mt.smith."Nak".Ucap mr.smith lagi.


"Yah,ayah".Sahut Alifa,balas mengenggam tangan ayahnya.


"Berbahagialah selalu dan selalu, jangan ceritakan masalah mu padaku sebab sakit hatinya diri mu adalah sakit hati ayah mu juga".Mr.smith,menjeda ucapannya.Di tatap nya sang putri."Kamu adalah putri ku dan akan tetap menjadi putri ku, tapi setelah menikah prioritas nu bukan lagi ayah mu.Melainkan suami mu kelak ".Ucap mr.smith lagi sembari meneteskan air mata.


"Ayah".Sahut Alifa, memberikan pelukan hangat untuk laki-laki yang menjadi cinta pertamanya,sempat menorehkan luka.Tapi,luka itu telah tergantikan dengan kebahagiaan.


"Aisha Alifa,putri ku".Ucap mr.smith.Bslas memeluk putrinya,dia tak henti-hentinya menciumi kening Alifa.Seakan-akan akan berpisah untuk waktu yang lama.

__ADS_1


Tangis haru,menghiasi ruangan rias pengantin perempuan.Alifa yang sudah tampil cantik,kini makeup nya berantakan karena tangisan yang tak dapat di bendung lagi oleh keduanya.


Alhasil Alifa harus di makeup ulang lagi,menghapus jejak air matanya dan sedikit mengoleskan bedak tabur untuk menutupi bekas air mata.


__ADS_2