Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 143


__ADS_3

Deon dan mommy danita tengah bergembira, karena gugatan cerai itu telah di setujui oleh hakim.Setelah perjuangan panjang dan kesedihan tak berkesudahan, akhirnya Deon mampu mengakhiri semuanya dengan kemenangan telak.


Sejak saat itu perusahaan yang di pimpin oleh Deon bukan lagi Artama group,tapi sudah berubah menjadi Doble D group sesuai dengan inisial nama nya dan juga mommy nya.


Rasa lelah Deon telah terbayarkan dengan kemenangan telak atas gugatan cerai orang tuanya.Saat nya dia memikirkan kehidupan nya sendiri,fokus mengurus diri sendiri termasuk hubungan asmaranya.


Hari ini Deon,tengah merenung.Memikirkan cara agar dia bisa meluluhkan hati wanita yang selalu ada di hatinya, Aisha Alifa.


Di temani oleh minuman alkohol yang sekarang menjadi candu baginya itu,membuat pikiran nya melanglang buana pada masa-masa indah yang pernah mereka lalui bersama.


Lagi,memori otaknya memutar tentang kenangan bersama Alifa yang saat itu berada di kota Lembang.


"Lembang".Gumam Deon,di tengah lamunannya.

__ADS_1


Deon yang sedang ada di balkon rumahnya itu bersama dengan minuman alkohol, tengah memandang cahaya sinar bulan nan segerombolan bintang yang indah dan mengagumkan.


"Diantara ribuan bintang,hanya kau lah yang aku sayang.Diantara indahnya bulan,hanya kau lah yang paling ku cinta".Ucap Deon.


Kembali Deon memandangi langit yang bertabur bintang dan bulan,sangat indah dan cantik tapi tidak untuk kehidupannya yang selalu di selimuti oleh luka dan kesedihan.


"Al,andai kau memahami kehidupan yang ku,akankah kamu akan tetap disini?,".Gumam Deon,menegak kembali minuman beralkohol itu.


Secara tidak sadar Deon terus menegak minuman yang memabukkan itu sambil sesekali mengusap cerutunya.


"Kalau cinta, perjuangkan.Kalau sayang, buktikan ".Ucap seorang wanita dari arah belakang.


Deon memalingkan tubuhnya,menengok kearah belakang."Aku memang mencintainya, tapi pengkhianatan itu membuat dia kecewa.Mom".Sahut Deon.

__ADS_1


Yah,suara wanita itu adalah suara mommy danita sendiri,dia seperti biasa mengintip kegiatan sang putra.Atas perceraiannya membuat mommy danita menjadi ibu yang posesif bagi putranya itu.


"Kamu sudah kalah sebelum berperang".Ucap mommy danita,berjalan kearah Deon.


"Memang tidak mudah untuk kembali membangun kepercayaan yang sudah kita rusak, apalagi sampai mengecewakan.Tetapi,bukan berarti kamu tidak berhak mundur".Ucap mommy danita lagi.


Deon kembali menghisap cerutunya,demi memberikan ketenangan dalam pikirannya.Selama ini pikirannya di fokuskan untuk mengurus perceraian orang tuanya.Melupakan sejenak wanitanya itu.


"Apa mungkin,aku masih berhak untuk memperjuangkan cinta Alifa setelah apa yang aku lakukan?".Tanya Deon pada mommy danita.


Mommy danita menghela napasnya kasar."Kamu tidak akan tau perasaannya,kecuali kamu kembali memperjuangkan nya".Mommy danita menepuk bahu Deon."Sebelum janur kuning melengkung,dia masih bisa kamu perjuangan".Ucap mommy danita.


Deon menegak minuman beralkohol itu,maju dua langkah agar dia bisa lebih leluasa melihat ke bawah tanah."Memang benar,tapi kepercayaan yang sudah di rusak tidak akan lagi sama.Kecewa,itu yang aku rasakan atas diri Alifa kepada ku".Ucap Deon,menunduk ke bawah lantai.

__ADS_1


Mommy danita menghampiri putranya itu."Berjuanglah nak,sekali ini saja.Jelaskan padanya tentang kebenarannya,yakini hatinya dan dekati dia.Jangan memaksa,jika itu ternyata tak sesuai dengan harapan mu".Ucap mommy danita, menasehati Deon.


Deon, mengangguk pasrah.Seakan dia tak yakin untuk kembali lagi memperjuangkan cintanya.Melepaskan pun, rasanya tak mungkin sebab rasa itu masih ada di dalam hati.


__ADS_2