
Beberapa menit yang lalu
Akmal yang baru pulang dari kerja lemburnya,menyetir mobil seorang diri.Melewati jalanan malam yang terlihat sepi,hanya satu dua tiga orang yang lewat saja.
Kebetulan rumah Akmal melewati kebun yang terkenal angkernya,bergidik bulu kuduknya saat mobil melintasi kebun itu.Kesialan Akmal tak sampai di situ,mobil yang di tumpanginya ternyata pecah ban.
"Ah sial,kenapa lagi ini?".Akmal memukul stir kemudinya,di tempat yang sepi ini ban mobilnya tiba-tiba ban nya pecah.
Akmal keluar dari mobilnya,memeriksa ban bagian mana yang pecah.Ternyata ban depan mobilnya.Memindai ke sekitar.Ternyata tak ada bengkel yang buka di sekitar sana.
Akmal memutuskan untuk menghubungi pak Marto,salah satu supir yang bekerja di rumahnya.Diambilnya benda pipih itu dari saku celananya untuk menghubungi pak Marto.
"Hello,pak Marto,segera kesini.Aku di jalan Salem,mobilku mengalami pecah ban".Tanpa banyak basa-basi Akmal langsung berbicara langsung pada intinya.
__ADS_1
Akmal memasukkan kembali benda pipih itu ke dalam saku celananya setelah telpon tertutup.
Sambil menunggu pak Marto datang,Akmal mengecek kembali bagasi mobil.Siapa tau tersimpan ban cadangan.Namun,sayang yang di harapkan nya justru tak ada di tempat seharusnya.
"CK,ceroboh sekali".Akmal berkacak pinggang,ingin marah tapi pada siapa?.Akhirnya hanya bisa menghela napas kasar.
Samar-samar Akmal seperti mendengar suara orang yang meminta tolong,semakin bergidik bulu romanya.Saking takutnya.
Bibir Akmal tak henti-hentinya melantukan ayat kursi untuk menetralisir rasa takutnya.Namun,suara minta tolong itu,terdengar lirih.Seperti sedang memohon untuk ada yang menyelamatkannya.
Betapa terkejutnya Akmal saat melihat pemandangan yang tersaji di depan matanya.Seorang wanita yang di lecehkan sedang menutup matanya,seperti orang yang memohon untuk di selamatkan.
Tanpa pikir panjang,Akmal langsung menerjang pria yang melecehkan seorang wanita yang lemah tak berdaya dengan bertubi-tubi.Hingga pria yang di hajarnya jatuh tersungkur tak sadarkan diri.
__ADS_1
Saat akmal menghampiri wanita yang keadaan nya sangat mengenaskan itu,dengan kancing baju terbuka semua,belum lagi tanda-tanda merah yang terlihat jelas di hampir sekujur tubuhnya.Wanita itu jatuh pingsan saat tubuh tegap Akmal tepat mendekati tubuh munggil itu.
Segera Akmal membopong tubuh munggil itu untuk di bawa ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan perawatan sesegera mungkin.
Pak Marto,datang tepat saat Akmal kembali dengan membopong tubuh munggil seorang wanita.Segera dia berlari menuju mobil yang di bawa oleh pak Marto.
"Putar arah ke rumah sakit Medika".Perintah Akmal saat telah berada di dalam mobil.
.....
Disini lah Alifa berada,di sebuah rumah sakit dengan pelayan kelas VVIP.Sengaja Akmal menempatkan Alifa di ruang VVIP,agar fasilitas lengkap dan bisa mendapatkan perawatan yang baik.
Akmal masih tak bisa mempercayai wanita yang di tolongnya adalah Alifa.Wanita yang di taksirnya.Hati nya terasa di hantam palu bertubi-tubi,saat orang yang di cintai mendapatkan pelecehan seksual dari orang yang tak punya otak.
__ADS_1
Geram,itu yang kini di rasakan Akmal atas kejadian yang menimpa Alifa.Setelah di pastikan Alifa mendapatkan perawatan yang baik dan di tangani dengan baik.Akmal,memutuskan untuk melaporkan kasus pelecehan yang menimpa Alifa ke ka polres.Harus ada efek jera bagi orang yang melecehkan wanita.