Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 80


__ADS_3

Alifa yang sudah memantapkan diri untuk kembali lagi ke kota metropolitan itu dengan membawa misi balas dendam nya,tengah siap dengan koper kecil dan tas punggung nya,hanya berisi baju yang tak seberapa dan juga surat-surat pentingnya.


Berdiri diambang pintu sambil sesekali melirik jam di pergelangan tangannya.Memastikan Akmal datang sesuai dengan jam dan waktu yang telah di sepakati.


"Balum ada yah neng?".Tanya si ibu pemilik kontrakan itu.


"Belum Bu".Jawab Alifa,pasrah.


"Biasa lah neng,di kampung mah suka pake jam karet".Sahut si ibu.


"Maksudnya".


"Itu loh neng,suka melar.Janjinya jam segini,eh taunya datangnya jam segitu".Jelas di ibu pemilik kontrakan.


"Iya kali yah Bu".


"Kenapa atuh neng udah mau pergi ke jakarta lagi?,gak betah yah?".Tanya si ibu pemilik kontrakan.


"Bukan itu Bu,tapi memang ada urusan yang mendesak di sana?".Sanggah Alifa.


Alifa dan si ibu kontrakan terlibat perbincangan, daripada menunggu dengan berdiam diri.Ada baiknya di manfaatkan untuk berbincang-bincang.

__ADS_1


Tid..Tid..Tid


Orang yang di tunggu-tunggu akhirnya datang juga.Setengah jam Akmal terlambat dari jam yang di sepakati.


"Assalamu'alaikum ".Ucap salam Akmal,mengalihkan perhatian dua wanita berbeda generasi itu.


"Eh a,kenapa lama sekali atuh.Kan si enengnya udah nunggu daritadi".Ucap si ibu pemilik kontrakan.


"Hehe,maaf Bu.Tadi ada urusan yang tak bisa di tinggalkan.Maaf yah,Alifa".


"Iya,gak papa.Tapi,lain kali jangan di ulangi lagi.Gak baik membuat orang menunggu tanpa kepastian ".Sindir Alifa.


"Iya gak akan".Ucap Akmal,menyesal.


"Iya,neng ibu juga minta maaf yah bila selama Eneng mengontrak disini banyak kesalahan yang ibu lakukan baik di sengaja maupun tidak".Ucap ibu pemilik kontrakan.


Keduanya saling bersalaman,memeluk erat sebagai ungkapan perpisahan mereka.


"Alifa mau kemana tuh?".Tanya tetangga kontrakan Alifa, setelah kepergian Alifa.


"Mau balik lagi ke jakarta katanya ".

__ADS_1


"Bagus lah kan saya tidak harus khawatir lagi terhadap suami saya".


"Lah kok, khawatir sih neng?".


"Sebab Alifa itu cantik.Laki-laki mana sih yang gak tergoda oleh kecantikannya bahkan kalau saya laki-laki pun pasti jatuh cinta sama Alifa".


Kepergian Alifa tak pelak menjadi buah bibir tetangganya,ada yang mengucapkan syukur ada pula yang merasa sedih.Tentu yang merasa sedih ada kaum pria yang mengidolakan Alifa karena memiliki wajah cantik nan sempurna, layaknya bidadari yang turun dari kahyangan.


Mobil Alphard sengaja Akmal pilih,agar Alifa bisa menikmati perjalanan panjangnya yang bisa memakan waktu sekitar lima jam itu.


Alifa duduk di depan, bersebelahan dengan Akmal.Akmal sendiri yang menyetir mobil,menolak menggunakan jasa supir mobil keluarga nya.


"Nikmati lah perjalanan ini dan ambil posisi ternyaman mu,agar tidak membosankan".UCap Akmal,tanpa mengalihkan pandangannya.Fokus menyetir.


"Hmmm,pasti".Sahut alifa.


Keduanya menikmati perjalanan itu dengan saling berdiam diri.Akmal memilih fokus menyetir dan Alifa memilih untuk tiduran saja.


"Kalau capek,kamu bisa gantian nyetir sama aku".Ucap Alifa,tak ingin rasanya hanya berdiam diri.


"Gak papa,biar aku saja.Kamu cukup diam dan nikmati perjalanan ini".Sahut Akmal, menatap Alifa sekilas.

__ADS_1


"Ok,bangun kan aku kalau udah sampai" .Kata Alifa,sebelum terlelap tidur.


"Hmmm".


__ADS_2