Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 114


__ADS_3

Deon mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi,rasa marah,dendam, khawatir dan sedih menyerang hati Deon begitu kejamnya.Seakan tak menginginkan Deon untuk menghembuskan nafas kebahagiaan.Harta,tahta dan juga keluarga yang harmonis tidak menjamin sebuah kebahagiaan.Buktinya Deon yang memiliki segalanya ternyata hanya penderitaan demi penderitaan yang di alaminya.Dia terlalu pandai menyembunyikan masalah,di balik sikap tegas dan wajah garangnya tersimpan luka di hati.


Ini bukan pertama kalinya Deon mendapati sang mommy tergeletak pingsan tak berdaya.Berkali-kali Daddy David sering melakukan skandal perselingkuhan,tapi untuk kali ini dia tak bisa lagi bersabar seperti dulu.


"Dimana mommy ku di rawat?".Tanya Deon pada pak Hadi,supir pribadi keluarga.


"Ada di ruang anggrek pada no.19,mari ikut saya".Jawab pak Hadi,sembari menunjukkan jalan kepada Deon.Seakan tak ingin kehilangan sang mommy,Deon melebarkan langkahnya.Tak sabaran ingin cepat ke ruang rawat mommy nya itu.


Deon tak langsung masuk ke ruang rawat mommy nya sebab di dalam masih ada dokter sedang melakukan pemeriksaan.


Selama menunggu dokter selesai melakukan pemeriksaan,Deon tak henti-hentinya mondar-mandir kesana-kemari.Tak mau diam, seperti cacing kepanasan, seperti ikan kekeringan.Hatinya gundah gulana, mengkhawatirkan kondisi kesehatan mommy nya itu."CK, kenapa lama sekali".Gerutu Deon

__ADS_1


Alifa yang di kenalkan sebagai penerus dari perusahaan raksasa Smith group itu tanpa menunggu waktu lama untuk memegang kendali anak cabang perusahaan Smith group itu.Dia tak perlu diajarkan dari nol, tentang dasar-dasar memimpin perusahaan raksasa, tetapi dia cukup di percaya untuk memegang anak cabang saja,Alifa mampu mandiri.Tanpa bantuan ayahnya lagi karena memang dari dulu dia sudah belajar.


Alifa tinggal mengasah kemampuannya itu, tanpa harus belajar lagi.Dia kini memimpin rapat tahunan yang sering diadakan untuk mengevaluasi kinerja kerja karyawan nya.


"Jadi,rapat ini bisa di simpulkan untuk menyeleksi karyawan mana yang mendapatkan bonus atau harus di out,gitu?".Tanya Alifa pada Arumi, sekertaris dari perusahaan Ais group itu.


"Betul Bu,ini penting diadakan untuk membangkitkan motivasi mereka dalam bekerja atau sebagai peringatan untuk mereka yang malas bekerja".Jelas,Arumi.


"Ini bu".Sahut Arumi, menyodorkan beberapa berkas itu.


Alifa dengan teliti membaca dan menganalisisnya,ada dua nama yang sama-sama punya kinerja kerja yang baik.Tapi,sayang hanya satu yang bisa mendapatkan bonus tahunan.Dia kembali membuka lembaran -lembaran kertas itu.Keduanya tampak bersaing untuk menjadi yang terbaik diantara yang terbaik.

__ADS_1


"Dua orang ini bekerja dengan baik,menurut mu aku harus pilih dua-duanya atau satu?".Tanya Alifa,begitu selesai membaca berkas itu.


Arumi nampak berpikir,dalam aturan perusahaan yang mendapatkan bonus tahunan hanya di menangkan oleh satu orang.Kalau pun harus dua,ada pertimbangan lainnya.


"Maaf Bu,apa ibu sudah mengecek rekaman cctv perusahaan?".Tanya Arumi, memberikan sarannya.


"Belum".


"Ok,ikut aku Bu".Sahut Arumi,menggiring Alifa agar mengikuti nya menuju ruang cctv.


"Aturan di perusahaan ini hanya boleh ada satu yang mendapatkan bonus tahunan Bu.Kalau pun ada dua, maka opsi yang terakhir adalah melihat rekaman cctv".Ucap Arumi, menjelaskan aturan anak cabang yang baru di pimpin oleh bos baru nya itu.

__ADS_1


Alifa menganggukkan kepala sebagai jawaban.


__ADS_2