Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 76


__ADS_3

"Aku ingin meminta mu untuk membantu ku dalam melancarkan misi balas dendam ku".Ucap Alifa lantang.


Akmal bergeser dari duduknya,tak ingin gegabah dalam mengambil keputusan.Balas dendam tak pernah di ajarkan dalam agama apapun itu.Tapi,lagi yang meminta bantuannya adalah kekasihnya.Di lema,hati Akmal memilih kedua pilihan yang amat sulit baginya.


"Apa tidak bisa memaafkan saja.Balas dendam terbaik adalah dengan mengikhlaskan nya.Mungkin itu tidak akan mudah,tapi tolong kamu tanyakan pada hati mu!".Nasihat Akmal, hati-hati sekali menasehati kekasih nya itu.


"Aku kan sudah bilang,aku tetap pada pendirian ku.Tak peduli apapun itu konsekuensinya".Sahut Alifa,malas.


"Apa yang kamu cari?,apa dengan balas dendam bisa membuat hati mu senang?,apa dengan balas dendam kedamaian hidup mu akan kamu raih?.Ketahui lah Alifa,kamu berlari sejauh mana pun.Kedamaian itu tak akan kamu temukan kecuali kamu berdamai dengan masa lalu mu.Kamu mengikuti pengajian rutinan juga buat apa?,lari".Gertak Akmal,tanpa sadar Akmal membentak Alifa.


Deg

__ADS_1


Bentakan Akmal mengena di hatinya.Bagai orang yang tertancap paku,Alifa hanya diam mematung.Hatinya terguncang,tadi berkata lembut sekarang nada bicaranya kembali ke mode normal.Alifa,merasa di bahagian namun,pada detik itu pula dia mendapatkan rasa kecewa.Di bawa terbang lalu di jatuhkan.Begiti lah yang di rasakan Alifa.


"Aku sudah pernah bilang kan?,aku bukan tidak memaafkan.Aku memaafkan tapi bukan berarti dia bisa bebas dari hukuman yang menjadi konsekuensinya ".Gumam Alifa,lirih.


"Hukuman apa yang ingin kamu berikan?,tak puaskah kamu menyiksa batin ayah mu dengan keputusan mu itu?,tak puaskah kamu melihat penderitaan nya yang dia sembunyikan di balik sikap tegas nya?,kamu hanya menilai seseorang dari sisi kamu sendiri tapi tidak melihat dari sisi orang lain.Disini bukan hanya kamu,tapi ayah kamu, keluarga kamu juga sama".Akmal meninggikan suaranya menjadi beberapa oktaf.


"Hah, percuma aku minta bantuan kamu".Keluh Alifa.


"Dan anda,berhenti untuk menjadikan orang lain tunduk dan patuh terhadap perintah mu.Kamu menginginkan semua berjalan sesuai dengan keinginan mu?,sayang cara kerja dunia tak seperti itu ".Bentak balik Alifa,tak terima dia di bentak begitu saja.


"Lalu?".

__ADS_1


"Tak semua keinginan mu dapat terwujud begitu lah cara kerja dunia.Kamu mengatakan cinta pada ku hanya untuk meredam amarah ku?,tapi sayang aku tetep pada pendirian ku".


Sepasang kekasih yang baru kemarin menjalin hubungan itu terlibat perdebatan hebat.Hal yang tak pernah terpikirkan oleh Alifa jika pada akhirnya harus seperti ini.Dia kira Akmal tulus, ternyata hanya ingin meredam amarahnya.Sama saja seperti Deon.


"Pergi dari sini atau aku teriak".Gertak Alifa, memberikan ancaman.


"Ok,aku pergi.Tapi,ingat satu hal kamu tidak akan mendapatkan apapun dengan misi mu itu.Kamu sendiri yang memutuskannya tapi kamu sendiri yang membencinya.Semoga kamu cepat sadar Alifa".Ucap Akmal,sebelum pergi.


"Tak akan dan tak akan pernah".Teriak Alifa,agar di dengar oleh Akmal.


Di banting nya pintu itu,meluapkan segala rasa kekesalan.Tubuhnya melorot ke bawah,rasanya Alifa tak tahan bila terus-menerus hidup dalam kesakitan.Tak ada yang mengerti akan perasaan sakit nya.Semua mendekat hanya untuk menambah luka hati.

__ADS_1


Lagi-lagi dia mengambil keputusan yang salah.Lagi-lagi dia harus merasakan sakit.Hsti dan fisiknya telah di sakiti oleh orang yang dia kira tulus mencintainya.Namun,itu hanya sandiwara saja.Tetkadang Alifa berpikir ini adalah karma karna telah membenci ayahnya sendiri.Tapi,bila setan telah datang membisikkan kemaksiatan.Hatinya di penuhi oleh rasa dendam.Perasaan ingin melihat ayahnya menderita sama seperti yang dialami nya terus terngiang-ngiang.Tanpa Alifa ketahui kebenaran nya.


__ADS_2