
"Tunggu,Samantha sayang".Deon,tak henti-hentinya mengejar kekasihnya yang ngambek.Tapi,Samantha yang terbakar api cemburu tak menghiraukan Deon.
"Sayang".Deon menarik tangan Samantha dalam di dekatnya tubuh munggil itu,menenangkan amarah si cantik Samantha.
"Wanita mana yang tidak cemburu,saat kekasihnya terus menyanjung wanita lain".Teriak Samantha dalam dekapan Deon.
Deon mengelus punggung Samantha "Maaf sayang,aku tak bermaksud membuat mu cemburu Percayalah hanya kamu yang aku sayangi.Tak ada wanita lain yang menggantikan dirimu di hati ini".
"Yang bener".Samantha lalu mengurai pelukannya."Honey,aku takut kamu malah jatuh cinta sama sekertaris mu itu".Rajuk Samantha.
"Kalau pun iya aku jatuh cinta sama dia.Kenapa gak sedari dulu saja?".Deon mengecup puncak kepala Samantha."Alifa itu hanya akan menjadi sekertaris dan akan tetap seperti itu.Tak lebih dan tak kurang".Jelas Deon,meyakinkan Samantha.
"Aku hanya takut sayang".Nada bicara Samantha berubah menjadi lembut tak lagi kasar seperti tadi.
"Kamu itu terlalu mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi,sayang".Deon mencolek dagu Samantha.Membuat Samantha jadi salting.
"Kamu tau benar tentang kisah asmaraku".Rengek Samantha.
__ADS_1
"Iya maaf,sayang.Kita pulang saja yuk".Deon mengalihkan perhatian Samantha dengan mengajaknya pulang.
Tak jauh dari mereka,Akmal yang tengah memperhatikan interaksi mereka,mendesah kecewa."Yah penonton kecewa".
Benar,Akmal memang menginginkan pertengkaran terjadi diantara Deon dan Samantha.Tapi,jalinan cinta mereka yang baru terjalin seumur jagung itu.Tak,mudah terprovokasi,cinta diantara mereka masih sangat lah tinggi.Gak tau kalau dah hubungan mereka terjalin lama.
Hari ini,meeting dadakan yang membahas tentang keuangan perusahaan yang mengalami masalah.Alifa di tunjuk sebagai orang yang bertsng jawab untuk menyelesaikan berkas sekaligus yang akan menjadi penentu siapa diantara mereka yang ke dapatkan bermain-main dengan urusan keuangan perusahaan.
Semua pemegang saham berkumpul di salah satu ruangan,untuk memulai pembahasan yang dianggap krusial ini.
Deon,selaku pemilik perusahaan duduk bersama dengan Alifa.Sang sekertaris,dalang di balik kesuksesan perusahaan.
"Seperti yang kalian ketahui,saya sengaja mengumpulkan kalian disini karena ada guncangan dalam keuangan perusahaan kita.Dari data yang saya lihat,presentase laba pendapatan perusahaan berbanding terbalik dengan laba yang kita terima.Akhir-akhir ini perusahaan kita selalu menerima laba lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya.Tapi,yang di laporkan justru berbeda dengan kenyataan.Jadi,kalian sudah paham kan.Inti pembahasan yang akan di jelaskan oleh Alifa".
Semua pemegang saham yang ada di ruangan rapat,saling melirik satu sama lain.Takut jika diantara mereka ada yang kedapatan bermain-main dengan keuangan perusahaan.Apalagi ada Alifa yang belakangan ini menjadi buah bibir karena kecerdikan nya.
"Terimakasih pak Deon,atas waktu dan kesempatannya untuk memaparkan sedikit informasi yang saya ketahui".Alifa,membagi berkas ke masing-masing orang, sebelum menjelaskan lebih detail nya.
__ADS_1
"Kertas yang ada di tangan kalian berisi nama orang dan bukti dari kejahatannya.Bila mungkin,ada pihak yang merasa di rugikan bisa bertanya langsung kepada saya".Suara Alifa begitu lantang terdengar dari seluruh pemegang saham yang ada di ruangan itu.
Semua investor yang menanamkan modal di Artama group itu membaca dan mengamati berkas yang di bagikan oleh Alifa tadi.Semua terkejut dengan hasil laporan yang dua hari lalu Alifa bekerja keras dengan susah payah demi mendapatkan dalang di balik orang yang membuat keuangan perusahaan terguncang.
"Saya,tidak terima ini".Ucap Marvel,bendahara yang mengendalikan keuangan perusahaan.
"Baik,bisa anda jelaskan kenapa anda bisa protes?".Alifa menantang sang bendahara.
Marvel yang tak punya kesiapan untuk menyangkal tuduhan yang di lontarkan kepadanya,tak bisa lagi berkutik.
"Karena sudah benar bapak Marvel,selaku bendahara memang sudah terbukti melakukan mal praktek yang merugikan keuangan perusahaan.Saya selaku asisten dari bapak Deon.Membuka lebar-lebar saran dari kalian".
Pemegang saham yang hadir di ruangan itu,saling berbincang.Mendiskusikan hukuman apa yang pantas untuk orang yang melakukan mal praktek itu.
"Berhentikan saja dia dari jabatannya.Pecat dia tanpa rasa hormat,sebarkan kepada seluruh perusahaan tentang foto dan kejahatan yang pernah di lakukan nya.Sehingga,dia tidak lagi mendapatkan pekerjaan dimana pun".Akhirnya Alifa pula yang dengan lantang mengeluarkan ide dan pemikirannya.
"Tidak,jangan.Saya masih punya anak kecil yang harus saya hidup".Mohon, Marvel.Mengiba penuh permohonan.Tapi,Alifa tetap pada pendiriannya.Voting di lakukan untuk mengetahui hasil akhir.
__ADS_1
Setengah jam hasil itu bisa di simpulkan,ide dari Alifa di setujui oleh pemegang saham.Memang tak ada ampun bagi orang yang berani melakukan mal praktek korupsi dimana pun berada.Keputusan Alifa,terlalu kejam.Tapi itu harus di lakukan demi memberi efek jera.Membunuh seseorang secara perlahan.