
"Apa?".Pekik Deon,tak percaya.
"Tenang pak".Sahut dokter."Saya harap anda tak terkejut dengan berita yang akan saya sampaikan".
"Cepat katakan,saya tak ingin berbasa-basi".Gertak Deon,menyambar ucapan dokter.
Dokter menghembuskan nafas kasar."Tak hanya itu,pasien juga mengalami maag akut disertai dengan dehidrasi, kekurangan nutrisi dan hipotermia."Jelas dokter.
Deon, tercengang dengan penjelasan dokter mengenai renata.Ternyata kabut gelap itu adalah sebuah penderitaan yang dialami oleh Renata.
"Apa bisa di tangani?".Celetuk Deon.
Dokter terkekeh geli."Tentu saja bisa,kecuali".
"Kecuali apa?". Tanya Deon,tak sabaran.
"Kecuali mungkin untuk depresi yang pasien alami.Perlu bimbingan dan juga arahan.Anda bisa membawanya ke dokter psikiater".Jelas dokter lagi.
__ADS_1
"Apa pasien perlu di rawat?".Tanya Deon.
"Iya,pasien harus di rawat disini paling lambat selama 3 hari,tapi apabila tidak memungkinkan.Maka,tempo hari rawat inap nya akan lebih lama lagi".
Deon hanya menganggukkan kepala,tanda setuju."Lakukan yang menurut mu terbaik dan pastikan dia mendapatkan perawatan yang terbaik juga.Tak peduli berapapun biayanya".Ucap deon.
"Baik akan kami usahakan yang terbaik ".
"Satu lagi, pindahkan dia ke ruang VVIP".
Dokter mengangguk setuju.Den berlalu pergi setelah penjelasan dan keinginannya sudah mencapai kesepakatan.
Tanpa sadar Deon sudah melangkah terlalu jauh,ikut andil dalam kehidupan renata yang akan memberikan dampak yang lebih besar terhadap kehidupan renata dan juga dirinya.
Deon juga tak mengerti darimana perasan kasihan dan juga penasaran itu muncul.Tapi, nuraninya ternyata bergerak di luar batas kewajaran.
"CK,ada apa dengan diriku?".Keluh deon,saat dia hendak keluar rumah sakit.
__ADS_1
Lagi,Deon seperti orang linglung,seperti anak kucing yang tersesat, seperti itik yang kehilangan induknya.Begitulah perumpamaan bagi Deon,terjebak dalam alur cerita yang sama lalu kemudian bertemu dengan seorang wanita yang tidak di sukai oleh nya.Tapi,lagi takdir seakan mempermainkan dirinya.
...
Renata Kusuma,gadis muda yang berumur 20 tahun,dia merantau ke ibu kota dengan membawa sebuah harapan dan sejuta keinginan.
Renata,terlahir dari keluarga miskin dengan ibunya hanya bekerja sebagai pencuci baju tetangga,terkadang juga ibunya berjualan.Ayahnya sudah meninggal saat dia berumur 10 tahun dengan meninggalkan hutang yang amat besar.Memaksa renata dan ibunya harus bekerja lebih keras lagi,belum lagi si bungsu yang masih perlu biaya tinggi.
Hidup Renata penuh dengan lika-liku perjuangan yang amat sangat, bahkan untuk sekolah di biayai melalui beasiswa.Yah,Renata merupakan murid terpintar di satu sekolahannya,tapi lagi prestasinya harus terbentur dengan keadaan ekonomi keluarganya.
Renata,gadis kampung yang merantau ke ibu kota hanya seorang diri saja dengan berbekal tekad dan kerja keras serta beberapa lembar uang hasil dari tabungan nya selama ini.
Nekat menjadi modal utamanya untuk merantau ke ibu kota,mengadu nasib diantara ribuan perantara yang setiap tahun nya sering bermunculan.
Satu Minggu yang lalu,Renata di terima kerja di salah satu resto cepat saji.Tapi,sayang di pengalaman pertama kerja nya.Dia harus berhadapan dengan seorang pengunjung pria yang tengah di rudung masalah.
Dari situlah dia Ketahui bahwa pria itu adalah pemilik asli tempat nya bekerja,lagi nasib buruk menimpa nya.Dimana dia harus di berhentikan Karen kesalahan pria itu sendiri.
__ADS_1
"Akan aku ingat nama mu dan wajah mu".Gertak renata,kesal.