
Mommy danita merebahkan tubuh Deon diatas kasur berukuran king size itu,setelah tadi meminta bantuan pak Hadi untuk memindahkan tubuh Deon ke kamar nya.
Hati seorang ibu mana yang tega melihat anaknya, terkulai lemas di lantai setelah menegak minuman beralkohol.Sebagai penetralisir rasa frustasinya.
Frustasi dan sakit hati itu adalah penyebab Deon kembali menegak minuman beralkohol itu, sesuatu yang hampir di tinggalkan nya sekarang harus kembali ke masa lalu itu dengan membawa kepedihan dan luka hati.
Mommy danita,memandang lekat tubuh Deon,mengelap keringat dingin yang mengucur di pelipis Deon.Seseksli dia melirik kearah pintu,menunggu sang pembantu membawakan minuman pesanannya itu.
"Lama sekali".Gumam mommy danita.
Sembari pembantunya itu membawakan air jahe anget, sesuai dengan permintaannya.Mommy danita,mengecek handphone Deon.Menyelidik seperti detektif saja.
"Masih kamu simpan foto wanita itu?".Tanya mommy danita pada diri sendiri.
Begitu mommy danita melihat wallpaper iPhone Deon,terpampang dengan jelas foto cantik Alifa yang di potret oleh Deon saat Alifa tengah sibuk kerja."Rupanya wanita ini yang kamu cintai".Ucap mommy danita,mengusap layar iPhone Deon.Seakan mengusap wajah cantik Alifa.
"Cantik,seperti bidadari".Gumam mommy danita.
__ADS_1
"Iya,makasih atas pujiannya.Saya memang sudah cantik dari orok".Sahut,mbok Ijah.
Mbok Ijah memang sudah ada sejak tadi.Sengaja tak langsung menghampiri majikannya itu,karena mommy danita menatap layar iPhone itu dengan tatapan penuh damba.
"Mbok,kalau masuk tuh ketuk dulu pintu kek.Ini main nyelonong aja,kayak ayam".Gertak mommy danita,terkejut bukan main.
"Hehe". Seperti biasa,mbok Ijah hanya menyengir kuda saja.
"Mana minuman pesanan saya?".Tanya mommy danita.Di letaknya kembali iPhone Deon keatas nakas.Beralih menatap mbok Ijah."Dia mabuk lagi".Ucap mommy danita,sembari menatap lekat wajah Deon.
Mommy danita,tertunduk lemas.Tsk ingin rasanya dia menceritakan permasalahan yang di hadapi oleh Deon.Dia bisa saja berpura-pura tegar, menghadapi gejolak hidupnya.Tapi,jauh di lubuk hatinya.Dia,terluka.
Kembali,butiran kristal bening itu jatuh di pelupuk matanya yang sudah layu.Akibat terlalu sering mengeluarkan air mata."Apa aku ini adalah ibu yang buruk untuk anak ku?".Tanya mommy danita pada mbok Ijah.
Mbok Ijah duduk di samping mommy danita,mengusap punggungnya penuh dengan sayang.Memperlakukan majikannya seperti anak kandungnya sendiri."Ibu,sudah menjadi ibu,mommy dan juga istri yang baik".Ucap mbok Ijah.
Sebagai pembantu rumah tangga yang sudah lama mengabdikan diri di keluarga Wilson itu,tentu dia tau segala permasalahan yang ada di keluarga ini.Termasuk skandal perselingkuhan yang dilakukan oleh daddy David.
__ADS_1
"Apa aku ibu yang buruk untuk anak ku?".Tanya mommy danita, sekali lagi.
"Sudah lah Bu,jangan terlalu banyak menangis.Ibu harus kuat demi anak ibu satu-satunya.Jsngan menyesali semua yang sudah terjadi.Nasi sudah menjadi bubur,tapi bubur tidak akan bisa kembali menjadi nasi".Ucap mbok Ijah.
Di usap nya lengan mommy danita."Kuatlah demi anak mu, tunjukkan padanya bahwa ibu adalah ibu yang kuat".Ucap mbok Ijah, memberikan nasihat nya.
Mommy danita,menoleh kearah mbok Ijah."Aku sedih dengan nasib anak ku,mbok".Ucapnya diantara Isak tangisnya.
"Sedih boleh,asal jangan berlebihan.Sekarang, bangunkan den Deon,agar dia bisa meminum air jahe ini".Ucap mbok Ijah.
Mommy danita mengusap air matanya,kemudian membangunkan Deon tapi sayang Deon sudah terlelap dalam tidur panjangnya.
"Bagaimana ini?".Tanya mommy danita pada mbok Ijah.
"Biarkan saja.Biarkan dia beristirahat ".Ucap mbok Ijah.
Mommy danita, mengangguk setuju.Membiarkan Deon beristirahat.
__ADS_1