Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 103


__ADS_3

"Aku memang laki-laki yang egois,Alifa.Karena ulah ku sendiri kamu menjadi korban nya".


"Termasuk ibu ku?".Tanya Alifa,di sela-sela Isak tangisnya.


Mr.smith menggelengkan kepala,tuduhan itu jelas tak beralasan."Ibu mu meninggal bukan karena aku Alifa_".Mr.smith menjeda ucapannya.Memberikan jeda untuknya agar bisa kuat dalam menceritakan kembali pengkhianatan itu."Ibu di bunuh oleh asistennya sendiri,rosaline".


Penjelasan mr.smith membuat Alifa melongo, menggelengkan kepala seakan tak percaya."Tidak mungkin".


"Itu mungkin saja terjadi Alifa.Rosaline mencintaiku tapi dia juga sadar cintaku untuk ibu mu tak kan pernah goyah.Aku mencintai ibu mu amat besar hingga dia nekat menghilangkan nyawa ibu mu".Ucap mr.smith,menengadahkan kepalanya keatas demi menerka ingatan tentang peristiwa kelam itu.


Alifa yang waktu itu masih sangat lah kecil tak bisa memahami masalah orang dewasa.Dia kira Tante rosaline selaku asisten dari mendiang ibunya itu, benar-benar tulus merawat dan memberikan kasih sayang yang tidak sepenuhnya di dapatkan oleh ibunya.Ternyata itu semua adalah kedok dari kejahatannya.


Sengaja menjadikan anak kecil sebagai sasaran nya agar bisa dengan mudah dekat dengan orang tuanya.Kebaikan dari rosaline itu semua adalah sebuah kepalsuan.

__ADS_1


"Rosaline,sengaja mencampurkan racun sianida ke dalam teh ibu kamu,menyuruh aku untuk memberikan teh itu untuk di berikan kepada ibu mu.Hingga peristiwa itu _".Mr.smith tak mampu melanjutkan ucapannya,terlalu pahit untuk di kenang tapi tidak terlalu manis untuk di lupakan begitu saja.


Dia tak hanya kehilangan istri tercinta,tapi juga di jadikan kambing hitam agar sang putri membencinya.


"Bagaimana kau tau,kalau Tante rosaline adalah pelakunya?".Tanya Alifa,tak percaya begitu saja.Orang yang sedari kecil memberikan kasih sayang seorang ibu setelah kematian ibu kandungnya sendiri, bahkan masih adapun Tante rosaline selalu melimpahkan cinta dan kasih sayangnya.


Mr.Smith masih terdiam di tempatnya,memandang langit-langit ruangan.Kesedihan masih menggantung disana.Peristiwa memilukan itu terlalu menyakitkan untuk dia kenang.Harta satu-satunya yang dia punya adalah putrinya,tapi hubungan mereka renggang saat pertengkaran hebat itu yang berakhir sang putri membencinya."Aku menyewa detektif untuk menyelidiki kasus kematian ibu mu".Jelas mr.smith.


"Lalu apa hasil dari penyelidikan itu?".Tanya Alifa, memastikan.


Alifa masih tak tergerak hatinya, fakta-fakta itu tak mampu di terima oleh akal dan hatinya."Ada apa ini?,kenapa jadi begini ceritanya".Gumam Alifa, menepuk-nepuk dadanya yang terasa sakit.


"Nak, maafkan ayah mu ini, maafkan atas kesalahan dan keegoisan ku ini.Kamu berhak marah,benci,dendam dan bahkan aku rela perusahaan ku bangkrut asal kau mau memaafkan ku,asal kau mau berkomunikasi dengan ku.Kamu adalah harta ku satu-satunya ".Isak tangis Mr Smith kembali pecah.

__ADS_1


Alifa tak kuasa menahan rasa sakitnya ini terlalu mengejutkan baginya."Kalau aku harta kamu satu-satunya kenapa kau tega mengusirku,memaksaku hidup sengsara di luaran sana,kau memiskinkan ku dan kau juga yang membiarkan rasa dendam ku tertanam sempurna di dalam hatiku selama bertahun-tahun ini".Gertak Alifa, setelah dia bisa mengontrol emosinya.


"Maafkan aku Alifa.Maaf karena keegoisan ku hingga aku tanpa sadar telah membuat mu menderita ".Mohon,mr.smith.Masih bersimpuh di bawah kaki Alifa.


Tak ada lagi kata yang terucap di bibir munggil Alifa,entah drama apa yang terjadi.Alifa tak mampu merangkai setiap rangkaian fakta yang terungkap.


.....


Klek


Pintu VVIP itu di buka lebar oleh Alifa dengan merangkul lengan sang ayah,Mr Smith.


Begitu pintu itu terbuka lebar,Akmal dan Brian tak sempat bersembunyi."Akmal,Brian".Ucap Alifa, terkejut dengan kehadiran dua sosok laki-laki di hadapannya itu.

__ADS_1


"Hai Alifa".Ucap Akmal,salah tingkah.Bingung nanti dia akan menjelaskan seperti apa kepada Alifa karena ketahuan membuntuti Alifa dari pulang kantor sampai ke ruang VVIP itu.


__ADS_2