
Di peluknya sang ayah sambil berlinang air mata."Ayah".Bahkan Alifa tak sanggup untuk mengatakan sepatah dua patah kata.Ada rasa haru,sesal,sedih dan bahagia bercampur menjadi satu.
Selama ini Alifa membenci orang yang salah,membenci ayahnya sendiri tanpa tau sebabnya dan tanpa mau bertanya sedikitpun apalagi akhir-akhir ini dia mengetahui bahwa sang kekasih yang mengajaknya untuk menjadi seorang mualaf adalah merupakan sepupu dari Renata sendiri.Dia sengaja melakukan nya agar hubungan ayah dan anak ini semakin merenggang.Ibaratnya mencari ikan di air kumuh.
Mr.Smith membalas pelukan sang putri, pelukan hangat yang di rindukannya selama tujuh tahun ini."Maafkan ayah nak karena kamu menjadi korban keegoisan ayah,kamu berjuang di luaran sana tanpa sepersen pun uang dan tanpa sanak keluarga yang membantu mu".Ucap Mr.smith sembari mengelus lembut punggung sang putri.
Alifa melepaskan pelukannya."Gak papa ayah,ini semua juga karena ulah ku".Ucap Alifa,menunduk sedih.Rasa sesal menggerogoti hatinya.
"Hai look at me".Sahut mr.smith, mengangkat dagu Alifa agar dia menatapnya."Bukankah kamu sudah berusaha untuk berdamai dengan ku, siapakah laki-laki yang sudah membantu putri ku ini".Kata Mr.smith,tersenyum menggoda sang putri.
Alifa memalingkan wajahnya kearah samping,malu bukan main di rasakan oleh Alifa saat sang ayah ternyata mengetahui kehidupan asmaranya."Yang mana ayah?,ada dua laki-laki yang membantu ku?".Ucap Alifa, malu-malu.
__ADS_1
"Hmmm".Mr.smith berpura-pura berpikir padahal itu hanya formalitas saja.Dia sebenarnya tau perasaan sang putri begitu pula dengan dua laki-laki yang pernah dekat dengannya.Dimana yang satu adalah masa lalunya dan yang satu adalah masa depan nya dan laki-laki ini lah yang tengah dekat dengan Alifa.
"Aku sarankan jangan dekat dengan Deon sebab ayah dengar besok lusa dia akan melangsungkan pernikahan dengan putri dari Samuel itu". Celetuk Mr.smith,memberi saran.
"Maaf tuan".Brian yang sedari tadi berada disana bersama dengan tuan dan nona itu angkat suara."Samantha membatalkan pernikahan nya dengan Deon Artama". Katanya meluruskan persepsi mr.smith.
Alifa dan mr.smith saling tatap,tak mengerti dengan apa yang di bicarakan oleh asistennya ayahnya ini."Maksud mu".Tanya Alifa.
"Apa masa lalu itu, maksud adalah kau?".Tanya Mr.smith sembari menatap sang putri.
Alifa mengendikkan bahu,tak tau menahu.Padahal dia yakin bahwa masa lalu yang di maksud adalah dirinya."Masih ada perempuan lain di masa lalunya sebelum bertemu dengan ku atau pun dengan Samantha kan?".Tanya balik Alifa,menyanggah tuduhan mr.smith.
__ADS_1
"Syukurlah bukan kau putri ku".Kata mr.smith sembari mengelus dadanya.
.....
"Samantha apa benar kamu membatalkan pernikahan ini?".Tanya mommy danita,begitu dia mendapatkan kabar dari geng sosialitanya bukan dari orang nya langsung.
"Benar".Jawab Samantha,ketus.
"What".Pekiknya,tak kuasa mendengar fakta ini."Why my princess.Apa kamu ingin berhenti sampai disini saja?,apa kamu ingin menyerah begitu saja?,dan saat kemenangan sudah berada di depan mata kau malah membatalkannya sendiri?".Tanya mommy danita, setengah berteriak.
"Mommy tanyakan saja sendiri pada putra mu itu.Tanyakan dimana letak diriku dalam hatinya?".Sahut Samantha sembari berlalu pergi,tak peduli dengan teriakan mommy danita.
__ADS_1
"Samantha".Teriak mommy danita,kalap.Dis berusaha mengejar calon menantunya itu lebih tepatnya mantan calon menantunya.Tapi, tak berhasil di kejar."Argggg".Ruang mommy danita marah.Mengacak rambutnya sendiri hingga berantakan.