Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 127


__ADS_3

Arumi yang mengetahui secara keseluruhan rumor itu,hanya manggut-manggut saja.Jelas saja,itu bisa menjadi trending topik di kalangan pebisnis.Sebab itu bisa menjadikan citra keduanya sangat buruk di kalangan pebisnis.


"Oh yah,apa ada kabar lagi yang ingin kamu sampaikan?".Tanya Alifa.


"Ada Bu".Jawab Arumi,sembari meletakkan berkas di meja Alifa."Ada proyek penting yang harus di selesaikan pada akhir pekan ini".Kata Arumi.


"Akhir pekan?".Tanya Alifa."Kenapa mendadak sekali".Ucap Alifa,mengeluhkan jadwal nya yang padat.


"Iya Bu,sebab ini juga berkaitan dengan masalah yang menyangkut perusahaan Artama group".Ucap Arumi, menjelaskan.


"Tapi, kenapa harus melibatkan perusahaan ini?,mereka yang kena musibah nya,kita yang ikut repot".Keluh Alifa,tak mengerti kenap perusahaannya bisa di sangkut pautkan dengan masalah dari perusahaan Artama group itu.


Arumi mengecilkan bahu,tak tau apa-apa ".Entah lah,untuk lebih jelaskan akan di bahas sekalian dengan acara dinner malam ini".

__ADS_1


"Hmmm".


....


Malam kembali hadir, cahaya mentari telah berganti dengan cahaya bintang gemintang dan di lengkapi oleh cahaya bulan.Si kembar Siam ini, memancarkan keindahan cahaya pada malam hari,menambah indah di kegelapan malam.


Tapi berbeda dengan Alifa,malam ini seperti malam-malam yang lalu,sepi sendiri tanpa ada yang menemani."Huh, beginilah nasib LDR(Long Distance Relationship).Ucap Alifa, mengeluhkan nasib cintanya.


Tak ada persiapan khusus oleh Alifa untuk jamuan malam ini,sebab acara nya sangat mendadak belum lagi rutinitas yang padat,tak memberikan dia waktu untuk sekedar memanjakan diri dengan pergi ke salon.


"Cantik tapi sayang gak punya gandengan".Ucap Alifa,menyindir diri sendiri.


Malam ini untuk pertama kalinya,dia mengendarai mobil sendiri tanpa di kendarai oleh supir keluarga.

__ADS_1


"Are you ready,Alifa".Ucap Alifa,begitu dia sudah berada di kursi kemudinya.Tengah bersiap untuk tancap gas,membelah jalanan ibu kota yang terkenal dengan kemacetan nya.


Setengah jam berlalu Alifa, mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.Berdiri dengan anggunnya,mencari meja yang sudah di pesankan atas nama Deon Artama itu.


"Nah itu di".Ucap Alifa,begitu ekor matanya menangkap sesosok pria,tengah melambaikan tangannya.Pria itu tak lain dan tak bukan adalah Deon Artama.


Alifa berjalan dengan anggunnya menghampiri meja itu."Kenapa hanya ada aku dan kamu?".Tanya Alifa setelah dia mendaratkan pantatnya di kursi itu.


Deon,mengulas senyumannya".Tidak,ada satu lagi orang yang akan ikut bergabung di bersama kita".Ucap Deon.


Tepat, setelah Deon menyelesaikan kalimatnya,orang yang di maksud berjalan kearah mereka."Lihat".Ucap Deon pada Alifa.


Alifa, mengarahkan pandangannya mengikuti arah pandang Deon.Wanita yang di maksud adalah wanita yang tadi siang di lihat oleh Alifa.Wajah sembab nan lesu itu sekarang tak tampak lagi,tertutupi oleh rasa tebal.Entah itu di sengaja atau memang itu menjadi gaya nya.Entah lah,tapi yang jelas wanita itu sama seperti dirinya.Banyak menyimpan luka dan kepedihan hati.

__ADS_1


Wanita itu memang tidak lagi muda,tapi aura kecantikannya tak kalah dengan kecantikan anak remaja,cara berjalannya pun jauh lebih anggun daripada dirinya.


Inilah Danita wilson,wanita yang sudah melahirkan regenerasi perusahaan Artama group,berdiri di hadapan Alifa dengan senyum merekah menghiasi wajah cantik nan putihnya.


__ADS_2