
Kringgg bel berbunyi tanda istirahat
"Sisanya sesudah istirahat jangan ada yang searchcing ya awas kalo ada" ucap vian
"Mau di apaain kak?" Ucap atria, vian hanya melengos
"Gk perlu tau" ucap vian ketus sambil berlalu
"Kak vian ganteng tapi sangar" ucap rita
"Iyaa bener gue juga takut" ucap Elfi
"Heh ka riki juga ganteng ya" ucap zahra
"Iyaa ganteng, apa lagi kalo dia milik gue" ucap elfi
"Eh udah udah kantin ayo" ajak rita
"Yo" ucap elfi dan zahra
"Atria lo kaga?"
"Emm gue mao toilet dulu, kalian duluan aja"
"Oiyh deh nyusul ya"
"Okee siap" mereka pun berlalu
"Kak riki" teriak atria, riki menengok ia melihat atria sedang berlari lari kecil ke arahnya
"Iyaa sayang?" Ucap riki setelah atria di hadapannya
"Lo mau kemana?"
"Ke kantin"
"Lah lo lupa gue udah bawa bekel loh"
"Iyaa gue kekantin beli minum doang, terus nanti balik lagi"
"Bener ya, gue tunggu di kelas"
"Iyaa iyaa sayang"
"Mwah" atria mencium kening riki, dan berlalu meninggalkan riki yang mematung, tidak lama riki menyentuh keningnya lalu ia tersenyum tanpa mereka sadari ada 2 orang yang melihat kejadian riki dan atria
"Mereka adik kakak apa pacaran sih" ucap regin
"Ntahlah, udahlah gin mau pacaran gpp, mau engga juga gpp" ucap viky
"Lohh kok gitu?"
"Ya gk ada untung ama ruginya kan, jadi buat apa ayo ah kantin laper" ucap viky sambil menarik paksa tangan regin
"Bruk"
"Aduh" ringis rita
"Eh Lo baik baik aja kan?" Ucap seseorang, rita mendongkak
"Waw cogan" batin rita
"Hey adek kelas lo gpp" ucap orang itu lagi
"Eh gpp kok" ucap rita tersadar dan mencoba bangkit tapi nihil malah duduk lagi
"Awss" ucap rita memegang kakinya yang sakit sepertinya terkilir
"Lo yakin baik baik aja" ucap orang itu lalu berjongkok
"Eh iya kak gue gpp kok" ucap rita kikuk
"Gue bantu" ucap orang itu berdiri dan mengulurkan tangannya, rita menatap tangan yang sekarang ada di hadapannya lama sekali akhirnya orang itu mengelas nafas dan berjongkok kembali
"Hey adik kelas cantik, Gue harap lo gk nolak bantuan gue, karna kalo lo nolak gue bakal emmm kasih sesuatu" bisik orang itu lembut di telinga rita, belum rita jawab dan tanpa rita minta orang itu membopong rita
"Eh kak" ucap rita dan reflek mengalungkan tangannya pada leher orang itu
"Tenang sayang tenang, gue bukan mau bawa lo ke pelaminan kok tapi ke hati gue" ucap orang itu
"Ke hati lo?" Ucap rita
"Ehh salah ke uks maksudnya"
"Ehh tapi kak temen gue nunggu makanan gue juga belum pesen" ucap rita
"Emm yaudah, emm mana sih nah ivan Fauzy" teriak orang itu, ivan dan fauzy menoleh
"Sini deh" teriak orang itu lagi
"Ada apa fa?" Ucap ivan setelah di hdapn orang itu
"Bantuin nona cantik ini dong tolong emm pesenin makanan buat temen nona ini, dan lo bawa ke meja temennya"
"Yaelah lo, gue kira ada apa dasar playboy liat yang cantik dikit langsung bulet tuh mata" ucap fauzy
"Hehe apaan lo ish lo mau buka reputasi gue ke nona cantik ini hah"
"Gk sih hehe"
__ADS_1
"Yaudah pesen apa? Terus mejanya yang mana?" Tanya ivan
"Basok 2 campur tapi gk pake toge, sama es campur 2 kak maaf ya nyuruh,mejanya yang ada 2 orang cewe aja hehe"
"Iyaiya gpp kok, eh kunyuk lo apain neh cewe hah?" Ucap fauzy
"Gue gk sengaja dorong zy"
"Kekilir?"
"Iya"
"Yaudah bawa sono"
"Iyaiya ini mau"
"Maaf ya ngerepotin" ucap rita
"Gpp" ucap mereka
"Ish rita mana sih? Lama banget gk tau apa gue laper" dumel zahra
"Ngantri kali" ucap elfi
"Yaa nyeledek aja seh"
"Ya nanti kena omel kakak kelas aja"
"Iya juga ya kita kan baru"
"Yaiya"
"Atri mana lagi, ke toilet lama banget"
"Iyaya, ngendog kali" ucap elfi asal
"Ngendog, heh lo kira atri ayam apa"
"Hehe canda kali"
"Hai nona nona" ucap ivan dan fauzy, zahra dan elfi menoleh
"Waw cogan" batin mereka
"Hallo" ucap ivan mengibas-ngibaskan tangannya di wajah zahra dan elfi
"Eh iya?" Ucap mereka tersadar
"Kalian yang Pesen emm baso campur tapi gk pake toge ama es campurkan? "Tany ivan
"Eh iyaa kak" ucap zahra
"Kakak siapa ya?" Tanya elfi judes
"Jawab kalian siapa?" Ucap elfi ketus
"Kita orang yang nganterin makanan buat lo nona nona" ucap fauzy ikut judes
"Rita mana?" Tanya elfi
"Kaki dia kekilir gk sengaja sm temen kita" ucap ivan
"Ohh yaudah sini" ucap elfi menyambar makanan yang ada di tangan fauzy
"Dasar cewek aneh" oceh fauzy
"Ih kak riki lama" ucap atria menghentak-hentakan kakinya, ia berada di depan kelas skrg
"Nunggu ya" ucap riki memeluk atri dari belakang
"Ih kak riki lama" ucap atria sambil berbalik
"Hehe maaf sayang abisnya rame"
"Yaiyalah rame orang waktu istirahat"
"Jadi makan gk?"
"Jadi doang ayo" ucap atria menarik tangan riki lembut, setelah sampai atria duduk dikursinya lalu membuka tas dan mengambil kotak makannya
"Ini buat kak riki dan ini buat gue" ucap atri
"Gue gk mau makan sendiri maunya di suapin" ucap riki
"Manja"
"Gpp sama adik sendiri ini"
"Gk mau ah ribet"
"Oke lo tinggal pilih, lo gk mau nyuapin gue gue cium ntuh bibir kalo mau emm gue kasih emmm coklat"
"Bener ya kasih coklat"
"Iya dong bener sejak kapan gue suka boong"
"Yaudah aaa"
"Ammm"
__ADS_1
"Regin" ucap viky
"Iya?"
"Lo suka sama riki?"
"Emm"
"Udah sejauh mana lo deket sama riki?"
"Udah lama sih ky tapi ya gth"
"Udah nyatain cinta?" Ucap viky, regin menggeleng
"Emm, eh iyaa gue blh tanya lagi?" Ucap viky
"Tanya aja kali ky, kaya sama siapa aja" ucap regin
"Emm kalo seandainya riki gk suka sama lo terus ada cowok yang suka sama lo, lo mau gmn?" Ucap viky, alis regin berkerut Kenapa tiba tiba pria ini bertanya begitu
"Emm gu cuman tanya kok gin" ucap viky yg melihat keganjalan dalam pertanyaannya
"Eh gpp udh makannya?" Ucap regin mengalihkan perhatian
"Oiyh bentar lagi"
"Duhduh sakit kak" ringis rita
"Sakit ya, duhh maaf loh padahal ini udh pln pln"
"Lebih pelan lagi kak"
"Iyaiya"
"Nama lo siapa?"
"Rita, lo?
"Farel"
"Kls?"
"11 Ipa 3"
"Oh"
"Selesai"
"Makasih kak"
"Coba jalan Sakit gk"
"Masih agak sakit sih kak tapi nanti juga gk ko"
"Gue anterin lo ke kls ya"
"Eh gk ngerepotin kak?"
"Engga lah"
"Eh kak nama lo siapa?" Ucap zahra pada lelaki yg di hadapannya
"Ivan lo?"
"Zahra"
"Nama lo" ucap elfi
"Fauzy"
"Emm lo yang bayar makanan ama minumannya ya kak makasih" ucap elfi, menarik zahra dan pergi
"Eh gk bisa dong" teriak fauzy
"Udah udah biar gue yang bayar" ucap ivan
"Hehe makasih van"
Kringgggg, bel pertanda masuk pelajaran dimulai
"Makasih" ucap riki sambil mencium kening atria di lanjut pipi kanan dan pipi kiri setelah itu pergi
"Gue ke kls duluan" ucap regin
"Iyaa" ucap viky pelan
"Bay"
"Bay"
"Hey nona manis"
"Apaan sih kak"
"Udah bel, dan lo juga udah di depan pintu kelas"
"Trs"
"Sampai jumpa" bisik farel di telinga kanan rita lalu mencium kening rita cepat dan pergi, rita mematung beberapa saat, lalu menyentuh keningnya
__ADS_1
"Heh kakak cogan cium kening gue" ucap rita pelan
Next or stop?