Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 108


__ADS_3

Dengan langkah cepat mommy danita menghampiri Deon di ruang kerjanya."Deon".Teriak nyonya Artama itu seketika mengundang tatapan tanya dari beberapa karyawan yang ada disana.


Mendengar teriakkan sang mommy membuat Deon mengerutkan kening, bertanya-tanya tentang kedatangan mommy sambil berteriak."Mom".Sahut Deon, menghampiri mommy danita.


Plak


Deon mendapatkan salam hangat dari tangan lembut nan lentik dari mommy nya sendiri."Mom".Ucap Deon sembari memegangi pipi kanan nya yang terasa perih.


Plak


Tamparan kembali mendarat di pipi kiri Deon."Mom,are you oke?".Tanya Deon,tak mengerti dengan kedatangan mommy nya secara mendadak dan langsung memberikan tamparan kerasnya.


"Ok?,i'm not ok".Teriak lantang mommy danita,menatap nyalang sang putra.

__ADS_1


Pemandangan pagi ini begitu mencengangkan untuk karyawan Artama itu.Bagaimana tidak,nyonya Artama ini secara mendadak menyerang putranya sendiri dengan brutalnya dan parahnya hal itu di saksikan oleh beberapa karyawan nya.


Mendapatkan sebuah tamparan dari mommy nya sendiri sekaligus di saksikan oleh pasang mata karyawan nya itu.


"Bisa kita bicara baik-baik".Tanya deon pada mommy danita.


"Baik-baik kata mu?, setelah apa yang kamu lakukan pada Samantha?,kau menyakiti hatinya dan juga mempermalukan keluarga kita di depan keluarga Samuel".Teriak mommy danita,tak bisa lagi diajak bicara baik-baik.


Deon menepuk jidatnya,merasa heran dengan sikap mommy nya itu."Itu urusan kalian bukan urusan ku".Sahut Deon,acuh tak acuh.


Tak ingin mendapatkan masalah dengan berdiam diri, menyaksikan perdebatan ibu dan anak itu beberapa karyawan yang sempat tadi berada disana untuk menyaksikan perdebatan itu,satu persatu membubarkan diri.


"Mom,boleh kita bicara di ruangan ku saja".Ucap Deon dengan suara lembutnya.Mengiba agar mommy danita tak semakin mempermalukannya.

__ADS_1


"Tak ada lagi yang bisa kita bicarakan.Kamu turun dari jabatan mu atau kau memperbaiki hubungan mu dengan Samantha".Ucap mommy danita, memberikan dia opsi pada Deon.


"Dua pilihan itu sama-sama sulit mom".Sahut Deon sembari duduk di kursi."Aku tak mungkin melepaskan jabatanku ini,karena aku tak ingin hidup miskin tapi aku juga tak mungkin bisa menikah dengan orang yang tak ku cintai".Ucap Deon.


"Apa salahnya kamu menikah dengan Samantha".Mommy danita ikut duduk di kursi sebelah Deon."Kata samantha kamu mencintai gadis bernama Alifa itu karena sering bersama.Maka untuk itu aku menikah kan kamu agar kamu bisa belajar mencintai Samantha".Ucap mommy danita, menjelaskan.


Deon menghela napasnya kasar, Mommy nya ternyata keras kepala sekali.Sama seperti Alifa."Mom".Deon mengenggam tangan mommy danita,memohon pengertian dari mommy nya itu."Jangan memaksakan perasaan orang lain.Sebab cinta itu tanpa bisa di paksa".Ucap Akmal,menatap mommy danita.


"Tapi,apa salahnya kamu menghargai usahanya, sedikit aja_".


"Dengan mengorbankan perasaan aku".Sahut Deon,menyambar ucapan mommy danita."Mom,aku udah bilang masalah hati tidak bisa di paksakan ".Ucap Deon sembari berdiri kembali."Jika mommy terus memaksa, lebih baik aku mundur saja dari jabatan ku dan yah mommy boleh mencabut fasilitas yang ku miliki.Aku siap mengorbankan segalanya termasuk nyawa ku sendiri".


"Sebegitu cinta kah kamu sama perempuan itu".Teriak mommy danita."Dia perempuan, Samantha juga perempuan.Dia punya hati, begitu pun dengan Samantha,dia juga punya hati.Jangan kau lukai hati nya dengan memberi harapan palsu ".

__ADS_1


Setelah di rasa cukup untuk menasehati Deon dan Deon tak mau mendengarkan nasehatnya.Mommy danita memilih pergi dari ruang kerja Deon.


"CK,tau apa tentang cinta.Cinta itu bulshit".Gerutu mommy danita, Sepanjang perjalanan dia terus mengumpati putranya sendiri.


__ADS_2