Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat
Part 93


__ADS_3

Alifa dan Akmal memutuskan untuk healing sebentar ke daerah Lembang.Tempat yang di pilih sendiri oleh Akmal,karena menurutnya tempat ini sangat cocok untuk melepaskan penat dari padatnya rutinitas.


Cuacanya yang sejuk dengan kabut putih dan juga terbentang nya hamparan kebun teh di sertai dengan destinasi wisata yang beragam,tentu kita Lembang adalah kota yang paling cocok untuk di jadikan recommended tempat hiburan dan juga healing.


Meninggalkan sejenak padatnya rutinitas,polusi dimana-mana, kebisingan yang di timbulkan oleh kendaraan dan padatnya populasi manusia di ibu kota.Alangkah baiknya bila pikiran kita sedikit mendapatkan hiburan dan ketenangan agar bisa kembali menjalankan aktivitas seperti semula dengan keadaan tubuh fit dan juga pikiran fress.


Taman bunga begonia yang menjadi pilihan Akmal,di tempat ini banyak berbagai jenis bunga yang terhampar,membentang.Menghiasi jalanan.Full color dan juga di bentuk secantik mungkin agar menarik perhatian wisatawan lebih banyak lagi.


Tak lupa,di belakang mereka ada Brian sang asisten merangkap bodyguard.Yah,tentu itu tak lepas dari jabatan yang di pegangnya, walaupun hanya asisten tapi permintaan Akmal sangat lah banyak.


"Pamer aja terus pamer".Ucap Brian, mencebikkan bibir kesal.


Bagaimana Brian tak kesal sedangkan dua sejoli yang menurut perkiraan Brian sedan di mabuk cinta ini tak henti-hentinya menunjukkan kemesraan.Lebih tepatnya,Akmal yang menempel terus pada Alifa.Menggenggam erat tangannya,takut sekali dia kehilangan wanita yang di cintai nya.Seperti delapan bulan yang lalu.

__ADS_1


"Iri bilang bos".Sahut Akmal,tanpa menoleh sedikitpun kearah Brian.Berjalan di belakang Akmal dan Alifa.


"CK, sombong sekali kau,lupa diri pada orang yang selalu ada saat kau merasa sedih,tempat berkeluh kesah dan selalu memerintah seenak jidat".Sentak Brian,menekankan setiap katanya.Mengingatkan Akmal tentang masa-masa sulit itu.


"Kalau kamu iri,cari saja cewek Bandung".Sahut Alifa, merasa kasihan dengan nasib Brian.Sudah jomblo di bebankan perintah terus pula.


"Kenapa cewek Bandung?".


"Sebab cewek Bandung, cantik-cantik".Bukan Alifa yang menjawab,tapi Akmal lah yang menjawab pertanyaan itu dengan antusias.


Di tanya seperti itu,Akmal jadi salah tingkah.Tentu itu bukan tanpa alasan sebab dia pernah memiliki kekasih yang berasal dari kota kembang itu.Kota kembang yang terkenal dengan mojang Priangan yang tak kalah cantik dari turis asing.


"Bukan pengalaman lagi,tapi dah pawangnya tuh".Ucap Brian, memprovokasi Alifa.Dia tau kisah asmara dari tuannya itu, bahkan semua tak ada yang di tutupi dari kehidupan Akmal darinya.Bshkan rahasianya pun di ketahui olehnya.

__ADS_1


"Diam kau.Alifa bertanya padaku bukan sama kamu".Sentak Akmal, takut-takut kisah asmaranya di bongkar oleh orang kepercayaannya itu.


"Aku hanya membantu kamu menjawab pertanyaan nya siapa tau kamu tidak sanggup menjawab".Sahut Brian,berlari menjauh dari sepasang sejoli itu.


"Akan ku kejar kau sampai dapat".Teriak Akmal,mengejar asisten laknatnya itu.


"Wlee".Juluran lidah Brian berikan untuk meledek tuannya itu.


Sementara Alifa di tinggalkan sendirian oleh dua laki-laki dewasa tapi bersikap layaknya anak kecil."Ada-ada saja mereka".Gumam Alifa, menggelengkan kepala.Tanpa di sadari Alifa, seseorang dari arah belakang menabraknya.Hingga dirinya terjengkang ke depan.


Brak


"UPS maaf,mbak saya tak sengaja".Ucap pria yang menabrak Alifa itu.

__ADS_1


"Iya,gak papa lagian saya juga yang salah".Sahut Alifa,berdiri dari posisi terjengkang itu.


Tiba-tiba tatapan mereka bertemu satu sama lain."Deon..Alifa".Ucap mereka serempak.


__ADS_2