
🌹HAPPY READING🌹
Malam ini Al tengah membujuk Kina yang masih dalam kode ngambeknya. Anak itu mendiamkan Al sejak tadi mereka selesai bermain sepeda. Kina hanya akan bicara pada Abi dan Uminya, tapi tidak dengan Al.
"Adek," ucap Al merengek membujuk Kina yang sedang sibuk dengan rubik ditangannya. Anak itu terus menunduk fokus pada rubik kecil ditangannya, menghiraukan Al yang sudah entah berapa kali memanggilnya.
Dengan sesekali Kina melirik Al. Anak itu nampak sangat menggemaskan. Rambutnya yang terikat asal membuat wajahnya semakin imut.
"Adek," rengek Al kembali dengan tekadnya.
"Hem," jawab Kina berdehem.
"Maafin Abang, ya. Abang cuma nggak mau Adek jatuh dan terluka nanti," ucap Al menjelaskan.
"Hem," jawab Kina kembali dengan mata yang fokus dengan rubik nya. Sebenarnya Kina tidak jago bermain rubik, tapi dia hanya mencari kesibukan untuk mengerjai Abangnya. Lagi pula dia sudah memaafkan Al, karena tadi Uminya sudah memberi pengertian.
"Ck, Adek maafin Abang, ya? Abang janji ngasih apa aja asal Adek maafin Abang," ucap Al membujuk Kina.
Kina tampak berpikir sebentar. Setelah itu Kina mengangkat kepalanya dan memandang Al dengan senyum jahilnya.
"Becok bawa Ina dalan-dalan," ucap Kina.
Dengan yakin Al mengangguk. "Oke. Besok kita jalan-jalan setelah Abang pulang sekolah. Adek besok ikut sopir buat jemput Abang. Dan kita jalan-jalan, gimana?" ucap Al.
"Dalan-dalan te Mall, ya?" pinta Kina.
Dengan senyum mengembangnya Al mengangguk mengiyakan. Kina berhambur memeluk Al yang berada didepannya.
"Jadi Abang dimaafin kan?" tanya Al memastikan.
"Ina udah maapin Aban dali tadi," ucap Kina cengengesan dengan wajah polos tak berdosanya.
"Sekarang kita bilang Abi, ya. Kita minta duit sama Abi biar bisa beli banyak mainan," ucap Al mengajak Kina.
"Ayok Aban," ucap Kina langsung mengajak Al turun dari kasurnya.
Kedua anak itu berlari menuruni tangga menuju ruang kerja Ibra. Karena yang mereka tahu, Abinya sedang diruang kerja sekarang ini.
Tanpa mengetuk pintu, Al dan Kina langsung memasuki ruang kerja Ibra.
__ADS_1
"Abi," panggil Al dan Kina serentak.
Ibra yang tadi fokus pada layar laptopnya menoleh begitu mendengar suara anak-anaknya. "Sini, Nak," ucap Ibra menyuruh Al dan Kina mendekat.
Al dan Kina berjalan mendekat Ibra. Tanpa aba-aba, Ibra langsung mengangkat kedua anaknya dan mendudukkannya di kedua paha Ibra.
"Anak Abi kenapa?" tanya Ibra. Karena tidak biasanya kedua buah hatinya itu masuk keruang kerjanya.
"Abi, minta Uan," ucap Kina polos menampung tangannya kepada Ibra.
Dahi Ibra berkerut mendengar Kina meminta uang padanya. "Uang untuk apa, Nak?" tanya Ibra.
"Ina mau dalan-dalan cama Aban becok te Mall, Abi," ucap Kina.
Ibra langsung menoleh kepada Al yang duduk di paha sebelah kirinya. "Benar, Boy?" tanya Ibra.
Al hanya tersenyum polos memperlihatkan gigi rapinya. "Iya, Abi. Minta uang jajan ya," ucap Al memohon dan ikut menampung tangannya kepada Ibra.
Ibra tersenyum melihat tingkah kedua anaknya. Dengan sedikit kesusahan, Ibra membuka lacinya dan mengeluarkan dua buah kartu dari sana. "Ini buat anak Abi," ucap Ibra memberikannya satu-satu kepada Al dan Kina.
"Ini butan Uan Abi. Ina mau Uan yang melah," ucap Kina.
"Ini isinya lebih banyak dari uang merah, Nak. Adek bisa beli apapun dengan kartu ini. Kalau Adek mau beli apapun di Mall, Adek tinggal kasi ini sama kasirnya, pasti dia terima," ucap Ibra menjelaskan.
Kina hanya mengangguk dan memberikan kartunya kepada Al. "Aban pedan. Talau Ina mau jajan Aban bayal," ucap Kina.
Al menerima kartu tersebut. Setelah itu Al dan Kina saling memberi kode lewat mata mereka.
Cup
Cup
Bibir mungil Al dan Kina menyentuh kedua pipi Ibra dengan sempurna. "Abang sayang Abi," ucap Al.
"Ina duga cayan Abi," ucap Kina.
Ibra tersenyum senang mendapat kebahagiaan seperti ini. Tidak ada yang lebih dia harapkan dari pada kasih sayang anak dan istrinya. Sungguh, Ibra merasa menjadi lelaki paling beruntung karena memiliki anak dan istri yang sangat luar biasa. "Abi juga sayang anak-anak Abi," ucap Ibra mencium pipi Al dan Kina secara bergantian.
"Umi udah di kasih tahu?" tanya Ibra.
__ADS_1
Al dan Kina sama-sama menggeleng. "Dangan tasih tahu Umi, Abi. Talau Umi tahu Ndak boleh jajan banak-banak. Iya kan Aban?" ucap Kina memandang Al.
Al mengangguk mengiyakan perkataan Kina. Tapi beda halnya dengan Ibra yang dengan tegas langsung menggeleng. "Harus izin Umi atau kartunya Abi ambil," ucap Ibra tegas.
Bahu Kina dan Al merosot mendengar perkataan Ibra. "Iya, Abi," ucap Al dan Kina lesu.
"Yasudah, sekarang izin sama Umi," ucap Ibra.
Al dan Kina mengangguk dan turun dari pangkuan Ibra. Mereka segera berlari menuju kamar Dee. Ibra yang melihat tingkah ajaib anaknya hanya menggeleng dan tersenyum. Anak-anaknya terkadang bertingkah layaknya anak kecil, tapi mereka dewasa disaat yang tepat.
.....
"Nggak Boleh!" ucap Dee tegas menoleh permintaan Al dan Kina.
Saat ini Al dan Kina sedang membujuk Dee agar mengizinkan mereka untuk pergi ke Mall besok.
"Ayolah, Umi. Sekali besok aja," ucap Al merengek. Anak itu juga sangat ingin ke Mall. Ada sesuatu yang harus di beli.
"Besok Umi nggak bisa nemenin kalian, Nak. Umi harus ikut Abi ke kantor besok," ucap Dee. Besok dia harus ikut Ibra ke Kantor untuk menandatangani beberapa dokumen yang entah apa, Dee tidak mengerti.
"Biar Al pergi berdua sama Adek aja, Umi. Al janji akan jaga Adek kok," ucap Al.
Sedangkan Kina, anak itu hanya diam. Dia tidak bisa bicara jika sudah di depan Uminya, lain halnya jika dia sudah berada di dekat Ibra.
Dee sebenarnya tak tega melihat anak-anaknya memohon seperti ini. Dengan mengambil nafas beratnya, Dee akhirnya mengangguk.
Senyum dengan mata berbinar keluar dari wajah Al dan Kina.
"Tapi diiringi bodyguard Abi," ucap Dee cepat.
"Setelah urusan Umi selesai, Umi akan nyusul sama Abi," lanjut Dee.
Al dan Kina mengangguk semangat. Tak apa diiringi bodyguard, daripada tidak pergi sama sekali.
Akhirnya Al bisa beli hadiah untuk Runa. Batin Al senang membayangkan besok dia akan memberi hadiah untuk Runa, gadis yang menganggu pikirannya.
......................
Yeeesss, bentar lagi cerita Al dimulai. Semoga kalian sabar menunggu yaaa, aku sayang pembaca semua 🥰🌹🤗
__ADS_1
Oiya, aku ada rekomendasi novel buat kalian, singgah dan tinggalkan jejak di sana, ya. Terimakasih 🥰