Derajat Rumah Tanggaku

Derajat Rumah Tanggaku
BAB 38


__ADS_3

Jangan lupa kasih vote, like dan komentarnya ya teman-teman


Jangan lupa follow Instagram author @nonam_arwa


🌹HAPPY READING🌹


"Ayah," sapa Dee dengan suara bergetar. Berharap Ayahnya dapat mendengar suara dari dalam tanah.


Setelah itu Dee melihat ke nisan Bundanya. Tangannya terulur mengusap lembut nisan tersebut. "Bunda," harapan jika Ayah dan Bundanya mendengar setiap kata yang terucap selalu ada di hati Dee.


"Ayah, Bunda, anak Ayah dan Bunda datang berkunjung. Maaf jika Dee terlambat datang. Mengapa Ayah tidak menunggu kepulangan Dee terlebih dahulu. Mengapa Bunda tidak mencium Dee sebelum pergi. Apa ayah begitu menyesal mempunyai anak seperti Dee. Sampai-sampai Ayah tidak menunggu Dee. Dee minta maaf, Ayah, Bunda," ucap Dee dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya.


"Dee berjanji akan berusaha menjadi anak yang Sholeha untuk Ayah dan Bunda. Dee akan menjadi wanita sempurna untuk suami Dee, seperti yang bunda ajarkan. Dee akan menjadi Ibu terbaik untuk anak Dee, seperti Ayah dan Bunda yang sudah menjadi orang tua terbaik untuk Dee. Sesekali datanglah di mimpi Dee, Ayah, Bunda. Obati rindu Dee untuk melihat Ayah dan Bunda," ucap Dee dalam tangisnya. Dia sudah berusaha sekuat mungkin untuk tidak menangis. Tapi apa daya, pertahanannya runtuh dalam sekejap.


Al ikut menangis melihat Uminya. Anak itu memeluk erat leher Ibra untuk meredam suara tangisnya. Ibra mengusap lembut pundak istrinya yang bergetar memberikan ketenangan.

__ADS_1


"Sudah, sayang. Kamu boleh menangis, tapi jangan di sesali, ya. Sekarang Ayah dan Bunda butuh doa kamu, sayang," ucap Ibra lembut membujuk Dee.


Dee hanya mengangguk mendengar penuturan Ibra. "Ayah, Bunda, Dee udah ikhlas. Semoga Ayah dan Bunda berkumpul bersama orang baik lainnya di Surga sana. Tunggu kedatangan Dee dan keluarga kecil Dee di pintu surga Ayah, Bunda."


Dee mengusap dada dan beristigfar untuk mengurangi kesedihannya. Setelah dirasa cukup, Dee menoleh kepada anak dan suaminya. Dia melihat Al yang menangis di pelukan Ibra.


"Al, sini, nak. Kita beri doa untuk Opa sama Oma," ucap Dee pada anaknya.


Al turun dari gendongan Ibra dan ikut bersimpuh di sebelah Uminya. "Umi jangan sedih, ya. Ada Al sama Abi yang akan selalu menemani, Umi. Opa dan Oma selalu bilang sama Al, kalau meleka sangat menyayangi Umi. Iya kan, Abi?" tanya Al menoleh kepada Ibra yang sudah duduk bersimpuh di sisi lain makam kedua mertuanya.


Ibra mengangguk menyetujui perkataan putranya. "Sekarang kita doa dulu, ya. Biar Ayah sama Bunda tenang di sana," ucap Ibra.


"Ayah, Bunda, Dee pamit pulang dulu, ya. Dee janji akan sering-sering kesini menjenguk Ayah dan Bunda. Dee pamit Ayah, Bunda. Assalamualaikum," ucap Dee setelah mereka selesai berdoa. Dan sebelum pergi, Dee mencium Nisan Ayah dan Bundanya secara bergantian. Al juga mengikuti apa yang dilakukan oleh Uminya. Setelah itu, mereka melangkahkan kaki keluar dari area pemakaman.


Kini Ibra, Dee dan Al sudah berada di dalam mobil. Seperti apa posisi mereka pergi, maka seperti itu posisi mereka pulang. Al benar-benar membuktikan ucapan Uminya untuk selalu duduk di pangkuan Dee.

__ADS_1


"Abi, beli Es Klim, yuk," ucap Al memohon kepada Abinya.


"Minggu ini Al udah makan Es Krim, belum?" tanya Ibra. Karena Ibra hanya membolehkan Al untuk makan Es Krim sekali seminggu.


Al hanya diam, dia tahu permintaannya kali ini tidak akan dituruti oleh Abinya. Karena dia sudah dapat jatah makan Es Krim Minggu ini. Al hanya menundukkan kepalanya. Dee yang melihat Al seperti itu menjadi tidak tega.


"Sekali ini saja, Mas. Sesekali tidak apa kalau Al makan Es Krimnya dua kali seminggu. Tapi harus rajin gosok gigi, ya?" ucap Dee kepada Al.


Al langsung tersenyum senang mendengar perkataan Dee. "Telimakasih, Umi," jawab Al dengan senyum tampannya.


Ibra hanya menghela nafas pelan. Kalau istrinya sudah berkata, maka itu adalah perintah untuknya. Pasrah akan lebih baik daripada dapat serangan istrinya.


......................


Terimakasih selalu setia mengikuti cerita receh yang author tulis.

__ADS_1


Tunjukan sayang kalian dengan like, vote dan komentarnya yaa. Agar author lebih semangat lagi.


Author sayang kalian 🌹🌹😘


__ADS_2