
Jangan lupa kasih Like, Vote dan Komentarnya y teman-teman
Jangan lupa follow Instagram author @nonam_arwa
🌹HAPPY READING🌹
Saat ini, Ibra, Dee dan Al dalam perjalanan menuju makam kedua orang tua Dee. Kevin dan Agam berpamitan pulang tadi saat Dee sudah terbangun.
Ibra dan Al tampak gagah dengan kaca mata hitam yang bertengger di hidungnya. Baju Koko hitam yang mereka gunakan tampak pas di tubuh Al dan Ibra. Anak dan Abi ini benar-benae ciptaan Allah yang sangat sempurn. Sedangkan Dee, dia tampak cantik dengan gamis hitam dan jilbab hitam yang melekat indah di tubuhnya. Ibra fokus dengan jalanan di depannya, sedangkan Dee duduk di sebelah Ibra dengan Al yang duduk di pangkuannya.
"Umi, apa Al tidak akan menyakiti Umi jika duduk disini?" tanya Al. Karena dia takut akan mengenai luka di tubuh Uminya.
Ibra menoleh mendengar pertanyaan anaknya. Dia hanya diam menunggu Dee menjawab.
"Tidak, sayang. Luka Umi sudah mulai kering. Jadi Al boleh kalau ingin duduk terus di pangkuan Umi," jawab Dee dengan senyum manisnya.
Al tersenyum senang mendengar jawaban Uminya. Begitupun Ibra, hatinya berbunga mendengar luka di tubuh istrinya sudah mulai mengering.
"Umi, Al minta maaf, ya. Kalena tadi Al sudah mengganggu salapan Umi," ucap Al menyesal.
__ADS_1
Dee menggelengkan kepala tidak menyetujui ucapan Al. Tangannya terulur menyapu lembut rambut lebat Al. "Al nggak salah sama Umi. Justru Umi berterimakasih sama, Al. Kalau Al nggak bilang sama Umi, pasti Umi nggak akan pernah tahu, nak," ucap Dee melihat ke arah Ibra bermaksud menyindir suaminya itu.
Ibra yang mendengar sindiran Dee hanya tersenyum tanpa dosa memperlihatkan deretan gigi putihnya.
"Abi, nanti kalau Al meninggal, Al mau di bawa ke kuburnya di gendong sama Abi, ya, jangan pakai tandu. Al mau kubulan Al nanti ada diantala Umi sama Abi. Bial nanti dekat kalau Al mau tidur dipeluk Umi," ucap Al menoleh kepada Ibra.
"Al,"
"Nak,"
Sahut Dee dan Ibra bersamaan karena kaget mendengar perkataan Al yang menyayat hati mereka.
"Entahlah, Umi. Al hanya ingin selalu dekat Umi dan Abi," jawab Al enteng. Tidak tahukan anak ini, bahwa dua jantung yang berada pada tubuh yang berbeda sedang berdegup kencang mendengar setiap ucapannya.
"Al nggak boleh ngomong kayak gitu, ya. Abi tidak suka!" ucap Ibra tegas memperingati Al.
"Maaf, Abi," ucap Al. Al memajukan sedikit badannya untuk memberi kecupan singkat di pipi Ibra. "Cup, Al sayang Abi dan Umi. Cup," ucap Al bergantian mencium pipi Dee.
"Abi dan Umi lebih menyayangi, Al," jawab Dee dan menghadiahi ciuman kecil di seluruh bagian wajah Al. Ibra hanya tersenyum melihat kedekatan anak dan istrinya. Terbesit penyesalan dalam dirinya karena pernah memisahkan anak dan Ibu ini.
__ADS_1
Tak terasa, kini mobil yang di kendarai Ibra sampai di pemakaman Umum tempat Ayah dan Bunda Dee di makamkan.
Mereka turun dari mobil dan melangkahkan kaki memasuki pemakaman tersebut. Ibra berjalan lebih dulu. Sebelah tangannya digunakan untuk menahan tubuh Al digendonganya. Sedangkan tangan yang lain menggandeng Dee yang berjalan dibelakangnya.
Mereka terus berjalan menyusuri pemakaman, satu demi satu kuburan mereka lalui. Hingga langkah Ibra berhenti di depan sebuah nisan yang terdapat nama Ayah Mertuanya. Sedangkan di sebelahnya terdapat makan Bunda Mertuanya. Ibra melihat ke arah Dee yang juga melihatnya. Ibra mengangguk mengisyarakatkan bahwa ini makam kedua orang tau Dee. Dee duduk bersimpuh di depan Makam Ayah dan Bundanya.
"Assalamualaikum, Ayah, Bunda," ucap Dee didepan makan Ayah dan Bundanya. Tangannya terulur mengusap nisan Ayahnya terlebih dahulu.
"Ayah," sapa Dee dengan suara bergetar. Berharap Ayahnya dapat mendengar suara dari dalam tanah.
......................
Hai Teman-Teman, Terimakasi sudah mampir dan menyaksikan bagaimana kisah Ibra, Dee dan juga Al ,,,
Jangan lupa vote, like sama komentarnya yaa teman-teman agar author lebih bersemangat lagi dan lagi,,,
Jangan lupa follow Instagram author @nonam_arwa untuk melihat ucapan ucapan mutiara author yaa.....
Author sangat berterimakasih kepada readers yang selalu setia untuk membaca novel author, jangan pernah bosan yaa 🌹🌹 author sayang kalian
__ADS_1