DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 98_s2


__ADS_3

Meninggalkan kisah Tuan Sandy yang tengah meratapi masalalunya. Kini terlihat Berlian dan Graha sedang. bersiap untuk menghadiri sebuah acara, yaitu peresmian Yayasan yatim piatu yang sengaja Graha dirikan untuk menampung banyak anak anak yang tidak memiliki orang tua dan terlantar.


Berlian terlihat sangat anggun dengan mengenakan baju berwarna putih senada dengan kemeja yang dikenakan Graha..


"Kamu sangat cantik hari ini istriku." ucap Graha dengan tersenyum genit..


Berlian hanya tersipu malu mendengar ucapan sang suami.


Graha pun mendekati sang istri kemudian mengambil sebuah kotak yang berisi satu set perhiasan dengan butiran berlian yang sangat indah..


"Sayang aku mau hari ini kamu memakai ini." ucap Graha sembari menyodorkan kotak tersebut..


Berlian menoleh kemudian menerima kotak tersebut dengan begitu saja, kemudian membukanya dan alangkah terkejutnya dia melihat satu set perhiasan yang sangat indah yang harganya sangat fantastik..


"Mas ini berlebihan, lagian buat apa kamu membeli barang semahal ini?" ucap Berlian dengan sedikit kesal..


Graha menjadi bingung dengan sikap sang istri, dimana mana seorang wanita akan senang jika dikasih barang mahal dan berkelas. Tapi ini istrinya justru terlihat sangat tak suka..


"Kenapa sayang? Mas sengaja memesankan ini untukmu, sebagai hadiah pernikahan kita dan sebagai hadiah karena kamu telah memberiku seorang bidadari kecil yang sangat cantik." ucap Graha menjelaskan..


Berlian mau marah akhirnya pun menjadi terharu, Berlian sangat beruntung mendapatkan lelaki sebaik dan penyayang seperti suaminya..

__ADS_1


"Terima kasih ya Mas, kamu selalu berhasil membuatku luluh dengan ketulusan mu. Maafkan aku jika belum bisa menjadi istri yang terbaik untukmu." ucap Berlian sembari tertunduk..


Graha kemudian memeluk sang istri dan mencium keningnya..


"Kamu adalah yang terbaik istriku, sudah sekarang kamu pakai terus kita berangkat." tegas Graha sembari membantu sang istri memasang kan kalung yang sangat indah ke leher Berlian..


Sangat cantik.ucap Graha kemudian..


Berlian pun tersenyum melihat kebahagiaan di mata suaminya..


"Terima kasih ya Mas, aku sangat suka." ucap Berlian sembari bangkit dari duduknya kemudian menggandeng tangan sang suami untuk segera berangkat..


"Mau kemana?? kok narik narik?"ucap Graha pura pura polos...


Grahapun semakin gemes dengan tingkah sang istri yang begitu menggodanya..


"Jangan terus menggodaku seperti itu sayang, awas ya nanti malam kamu harus membayarnya."bisik Graha di telinga sang istri..


Wajah Berlian pun berubah merah menandakan malu..


Di ruang tengah Graha dan Berlian bertemu dengan sang Opa yang sedang duduk sembari memainkan ponselnya..

__ADS_1


"Kalian mau kemana masih pagi seperti ini sudah rapi?" tanya sang Opa dengan menatap keduanya secara bergantian..


Graha dan Berlian sama sama tersenyum.


"Kami mau ke yayasan Opa, hari ini alhamdulilah Yayasan yang Graha dan Lian bangun akan resmi kami buka Opa." jawab Graha dengan tersenyum..


Opa Rahman kaget mendengar ucapan Graha..


"Kenapa gak memberitahu Opa, Opa kan juga mau ikut." ucap Opa dengan sedikit kecewa..


Berlian menatap sang suami dan kemudian melepaskan pegangan tangannya. Berlian menghampiri sang Opa yang nampak kecewa..


"Kalau Opa mau ikut boleh kok, Opa siap siap dulu kami akan menunggunya disini." ucap Berlian dengan lembut..


Wajah Opa Rahman berubah menjadi gembira kembali.


"Baiklah Opa siap siap dulu, awas kalau sampai ditinggal Opa akan sangat marah."ucap Sang Opa sembari menatap wajah sang cucu..


"Kami akan menunggu disini Opa." ucap Graha dengan tersenyum..


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿

__ADS_1


Kini Berlian dan Graha juga didampingi Opa Rahman telah sampai di yayasan yang mereka bangun, Yayasan tersebut diberi nama Yayasan Cahaya, sama seperti nama putri mereka..


Disana juga sudah banyak tamu yang menghadiri acara tersebut semua orang merasa iri dan takjub melihat kesuksesan dan keromantisan pasangan Graha dan Berlian...


__ADS_2