DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 84_s2


__ADS_3

Tuan Sandy tak pernah tahu jika sebenarnya Grahadi adalah cucu kandungnya sendiri,, Karena merasa sakit hati terhadap keluarga Wiguna Opa Rahman menyuruh seseorang untuk menukar hasil tes yang menyatakan bahwa Alam mandul.


Sebenarnya Hestilah yang tak dapat memiliki keturunan, namun karena merasa bahwa putrinya telah menderita karena mereka Opa Rahman mengubah hasil tes milik keduanya..


Setalah tahu bahwa Alam dinyatakan mandul,hati Tuan Sandy bertambah hancur lalu beliau merencanakan untuk balas dendam akan menghancurkan kehidupan Rahman.


Sandy menculik Grahadi kecil dan kemudian membawanya kepada anak dan menantunya..


"Aku menemukan seorang anak kecil, kalian rawatlah dia dan jadikan dia penerus keluarga kita kelak." ucap Tuan Sandy dengan penuh percaya diri..


Tanpa berpikir panjang lagi Bunda Hesti dan Ayah Wiguna pun menerima kehadiran si anak tersebut kemudian mereka memberi nama Amar Alamsyah.


Terlalu banyak rahasia yang disembunyikan Tuhan Sandy menyembunyikan tentang jati diri Amar yang sebenarnya bahwa Amar adalah anak dari Maheswari sang mantan istri dari Alam. Karena rasa dendam dan rasa iri terhadap kesuksesan yang diraih oleh Rahman membuat Sandy ingin menghancurkannya secara perlahan.

__ADS_1


Banyak hal yang disembunyikan oleh Tuan Sandy maupun Tuan Rahman mereka sama-sama menyembunyikan tentang jati diri Amar yang sebenarnya walaupun begitu Tuan Sandy tidak pernah mengetahui bahwa Amar adalah cucu kandungnya sendiri.


Flasss Of..


Opa Rahman berpura-pura tidak mengenali Alam, karena Opa Rahman ingin mengubur jauh masa lalu yang pernah menyakiti putrinya yaitu dengan melupakan semua kejadian yang telah berlalu.


Alam mencoba mendekati Opa Rahman dengan menyusul Opa Rahman ke kamarnya diikuti oleh Graha dan Berlian. Ayah Wiguna mencoba untuk berbicara dengan Opa Rahman,Ayah Wiguna mencoba untuk menjabat tangan Opa Rahman,namun jabatan tangannya ditolak oleh Opa Rahman karena dia tidak pernah mau mengingat lagi semua yang telah terjadi,Entah dari mana Graha bisa bertemu dengan Alam orang yang pernah menyakiti hati Ibunya dengan begitu sangat dalam.


"Opa apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Graha dengan sedikit bingung.


Opa Rahman menyuruh Graha dan Berlian membawa keluar Ayah Wiguna dengan alasan bahwa dia ingin beristirahat.


" Kalian keluarlah aku capek aku pengen istirahat." ucap Opa Rahman dengan berpaling muka.

__ADS_1


Ayah Wiguna masih sangat mengerti tentang rasa sakit hati yang pernah dia ciptakan di dalam hati Maheswari dan juga hati Sang Mantan Ayah mertuanya itu.


Ayah Wiguna pun berpura-pura tersenyum kemudian mengajak Graha dan Berlian keluar.


"Tidak apa-apa mari kita keluar mungkin Opa perlu istirahat." ucap Ayah Wiguna sembari tersenyum.


Tanpa berfikir apapun lagi Graha dan Berlian beserta Ayah Wiguna pun meninggalkan kamar Opa Rahman kemudian kembali menemui Bunda Hesti yang kala itu sedang bersama baby Aya.


Bunda Hesti sendiri tidak pernah tahu bahwa sebelumnya Alamsyah pernah menikahi Maheswari yaitu putri dari Opa Rahman, Alamsyah tidak pernah menceritakan bahwa dirinya telah beristri ketika mereka menjalin hubungan Bunda Hesti tidak pernah mengetahui bahwa Alamsyah telah menikah.


Ayah Wiguna merasa sangat bersalah dan bertanya-tanya di manakah Maheswari berada kemudian Ayah Wiguna bertanya kepada Graha tentang keluarganya.


"Nak Graha kenapa saya sedari tadi tidak melihat kedua orang tuamu di manakah mereka?" tanya ayah Wiguna penasaran.

__ADS_1


__ADS_2