DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 55


__ADS_3

Baru satu minggu Graha berada di Jakarta membuat Berlian terus saja gelisah, tak ada lagi teman dia bercerita dan tak ada lagi seseorang yang selalu membuat hatinya nyaman oh apakah ini cinta....


"Mas Graha aku merindukanmu cepatlah kembali." ucap Berlian dalam hatinya..


Berlian sedang berada di restoran miliknya tiba tiba saja ada seorang lelaki datang...


"Lian......" ucap Amar yang tiba tiba telah berada di belakang Berlian..


Berlian sangat terkejut laki laki yang sudah bisa dia lupakan kini berada di hadapannya..


"Mas Amar..." ucap Berlian pelan..


Amar tersenyum dan kemudian duduk di depan Berlian..


"Kamu apa kabar, sekarang kamu telah sukses selamat ya." ucap Amar dengan memasang wajah so manis..


"Alhamdulillah, kabar aku baik.." ucap Berlian pelan..


Maaf ya aku harus pergi karena ada hal yang harus aku urus." ucap Berlian kemudian Berlian pergi meninggalkan Amar..


Amar terpaku melihat kepergian Berlian.


"Apakah sebenci itu kamu padaku Lian, sehingga berbincang denganku saja kamu enggan." ucap Amar pelan..


Berlian merasa sedih kenapa laki laki yang sudah dapat dia lupakan harus kembali lagi muncul secara tiba tiba di hadapannya..


"Mas Graha cepat pulang aku membutuhkan mu." ucap Berlian pelan..


Seperti ada ikatan yang sangat kuat Graha tiba tiba saja teringat sama Berlian dan langsung menelfon Berlian..


Lama telfonnya tak terjawab membuat hati Graha cemas.


"Lian kamu dimana?" ucap Graha pelan..


Berlian masih saja menangis mengingat rasa sakit di hatinya namun dia mencoba untuk melewatinya dan dia tahu bahwa sekarang hatinya hanya milik Graha..


Pada keesokan harinya, Graha langsung terbang kembali ke Bali, masih banyak pekerjaan yang seharusnya dia kerjakan namun semua itu dia serahkan kepada asistennya dan lebih memilih untuk menemui Berlian...


🌿🌿🌿🌿🌿


Seperti biasa Berlian sedang berada di restoran miliknya berharap jika Amar tak akan datang lagi..


Tiba tiba Berlian melihat Amar dan Bunda Hati serta Ayah Wiguna datang..

__ADS_1


Berlian mencoba setenang mungkin dan menyambut kedatangan mereka..


Bunda Hesti menangis melihat Berlian, dulu dia wanita yang sangat sederhana dan sekarang dia menjadi wanita yang sangat sukses..


"Berlian putriku..." ucap Bunda Hesti dengan memeluk Berlian..


Berlian hanya tersenyum kearah keluarga yang pernah menzolimi dirinya..


Berlian pun membalas pelukan sang Bunda..


"Bunda bagaimana kabarnya." ucap Berlian pelan.


"Bunda baik sayang Bunda baik." ucap Bunda Hesti dengan senyuman penuh kebahagiaan..


Berlian mempersilahkan semuanya untuk duduk..


Tak lama kemudian Bunda Hesti meminta Berlian untuk memaafkan Amar dan semua keluarga mereka bahwa semua persoalan ini terjadi atas dasar salah paham..


"Lian Bunda mohon kembalilah dengan Amar, kini dei telah berubah Lian. Bunda mohon." ucap Bunda Hesti pelan..


"Lian aku mohon maafkan aku, aku tahu aku salah pernah menyakiti hatimu bahkan sering kali aku menyakitimu tapi aku janji aku akan berubah Lian aku mohon berikaknlah aku kesempatan kedua." ucap Amar dengan bersungguh sungguh..


Ayah Wiguna pun ikut serta membujuk Berlian..


"Lian maafkan Ayah yang dulu pernah meperlakukanmu dengan tak baik, sekarang Ayah mohon kembalilah dengan Amar kini Amar pun telah menceraikan Fani dan kalian bisa memulai semuanya dari awal lagi." ucap Ayah Wiguna pelan..


Amar mengatakan bahwa dirinya sangat mencintai Berlian, 5 tahun sudah Amar terus mencari keberadaan Berlian hingga kini Allah mempertemukan mereka kembali..


Berlian merasa bingung dia tidak mau salah mengambil keputusan. "Mas Graha pulanglah aku membutuhkan mu." ucap Berlian dalam hati..


Amar menatap ke arah Berlian dengan tatapan memohon.


"Lian apakah kamu sudah tak mencintaiku lagi?" ucap Amar pelan..


"Aku memang mencintaimu Mas tapi." ucap Berlian terpotong..


Berlian melihat Graha datang dan kemudian menghampiri Graha..


"Mas aku.." ucap Berlian pelan..


"Gak apa apa Lian, jika kamu mau kembali ke suami kamu aku ikhlas asalkan itu membuatmu bahagia, kesanalah aku gak apa apa kasihan mereka menunggumu." ucap Graha dengan penuh rasa kecewa..


Tiba tiba Berlian memegang tangan Graha dan kemudian menariknya untuk mengikuti dirinya..

__ADS_1


"Maaf tadi ucapan ku terpotong, Aku memang mencintai Mas Amar tapi itu dulu sebelum dia menyakitiku, dan sekarang ada hati yang harus aku jaga."ucap Berlian dengan sungguh sungguh..


Graha merasa bingung mendengar ucapan Berlian, dan kemudian menatap kearah wanita yang pernah di tolong nyawanya beberapa tahun yang lalu..


"Mas Graha Lian mau menjadi istri Mas." ucap Berlian secara tiba tiba membuat Graha kaget..


Sementara itu Amar hancur, dia sangat sedih melihat Berlian bersama laki laki lain.


"Mas Graha adalah satu satunya orang yang selalu memberiku semangat untuk melanjutkan hidupku, dan dia juga satu satunya orang yang selalu ada dikala aku susah san satu satunya orang yang selalu bisa membuatku bahagia.


Disaat aku terluka oleh keadaan dialah yang membantuku keluar dan berdamai dari masa lalu ku, Mas Amar maafkan Lian jika jawaban Lian menyakiti hatimu aku memang memaafkanmu tapi untuk kembali kepadamu maaf aku gak bisa karena hatiku sudah menjadi milik Mas Graha, dan aku mencintainya." ucap Berlian dengan sepenuh hatinya..


Graha merasa tak percaya dengan apa yang di dengar nya, dia merasa bahwa semua iti hanya mimpi, hanya agar Berlian tak dianggap lemah..


Amar baru menyadari sakitnya melihat orang yang di cintainya bersama orang lain, apakah ini yang dirasakannya waktu itu, sakit." ucap Amar dalam hatinya..


🌿🌿🌿🌿🌿


Keluarga Wiguna pegi dengan penuh rasa kecewa karena tak berhasil membawa Berlian dan justru Berlian dengan berani memperkenalkan calon imam nya..


Graha masih tak percaya dengan apa yang di ucapkan Berlian..


"Lian apa kamu baik baik saja." ucap Graha sembari menatap Berlian dengan dalam.


Berlian tersenyum dan kemudian duduk..


"Aku baik baik aja Mas, Mas jangan khawatir." ucap Berlian pelan..


"Lian kau tahu apa yang kamu katakan tadi hanya untuk membuat kamu ymtak di pandang lemah oleh mereka dan akj salut." ucap Graha sembari tersenyum..


Berlian merasa sedih apa yang dia ucapkan dari dalam hatinya disangka lelucon oleh Graha..


"Apa Mas pikir aku bercanda." ucap Berlian pelan tak terasa buliran bening jatuh membasahi pipi mulusnya..


Graha merasa sedih melihat Berlian menangis..


"Maaf bukan itu maksud Mas." ucap Graha pelan..


Berlian kemudian memeluk Graha dan mengatakan bahwa apa yang dia katakan tadi adalah jawaban dari dalam hatinya. Berlian mengatakan bahwa dia mau menjadi istri Graha..


Hati Graha sangat bahagia.


"Ya sudah ingat kamu gak boleh menangis lagi untuk hal apapun dari sekarang, aku janji aku akan membahagiakanmu dengan sisa umur yang aku punya dan aku juga janji kamulah sati satunya wanita yang akan menjadi pendamping hidupku selamanya." ucap Graha dengan tersenyum..

__ADS_1


Sementara itu ada sepasang mata yang menahan api cemburu dia Amar yang kembali lagi namun melihat Graha sedang memeluk Berlian dengan sangat erat..


(Gimana gays suka gak?)


__ADS_2