DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 92_s2


__ADS_3

Sesampainya di rumah Graha langsung membersihkan diri dan mengganti pakaiannya kemudian baru menemui sang istri dan putrinya Aya...


"Selamat malam istriku.." ucap Graha sembari mencium kening sang istri..


"Malam juga Mas, kok udah mandi aja si Mas." ucap Berlian yang heran semenjak kapan suaminya telah membersihkan diri..


Graha tersenyum mendengar ucapan sang Istri..


"Aku tadi melihatmu tertidur, jadi aku sampai langsung mandi. Pas keluar kamu udah bangun." jelas Graha sembari tersenyum..


"Maaf ya Mas, tadi ketiduran.." ucap Berlian dengan menunduk..


Graha kembali tersenyum kemudian memeluk sang istri..


"Gak apa apa sayangku, kamu pasti cape aku tahu itu." ucap Graha sembari mempererat pelukannya.


Berlianpun tersenyum dan kemudian Berlian menceritakan kejadian hari itu...


Berlian menatap kearah Graha terlebih dahulu..


"Mas... Lian mau cerita." ucap Berlian pelan..


"Ada apa sayang kok sepertinya serius?" tanya Graha penasaran..


Berlian mulai bercerita tentang kejadian hari ini, tentang kedatangan Bunda Hesti dan dengan berubahnya sikap sang Opa..


Graha pun menjadi bingung menanggapi cerita Berlian.

__ADS_1


"Apa sebenarnya ada sesuatu?" tanya Graha dengan penuh keraguan..


"Sepertinya begitu Mas, tapi entahlah Lian sudah mencoba untuk berbicara dengan Opa, tapi Opa gak mau cerita." jelas Berlian.


"Ya sudah besok coba Mas tanya sama Opa ya sayang, Oh iya sayang aku tadi ke rutan jenguk Mas Amar, dan dia menitipkan salam untukmu.." ucap Graha sembari masih memeluk Berlian..


Hati Berlian langsung berdetak dengan kencangnya takut jika Graha cemburu lagi..


"Mas ngapain kesana? Mas maafin Lian ya jika Lian pernah meminta hal konyol sama Mas." ucap Berlian dengan lirih..


Graha tertawa mendengar ucapan sang istri..


"Iya yang ngidam minta ketemu mantan." ucap Graha sembari tertawa geli..


Muka Berlian berubah menjadi cemberut du sindir hal seperti itu, Graha yang melihat itu merasa bersalah..


"Mas jangan gitu dong, akukan jadi sedih." ucap Berlian sembari pura pura cemberut..


Graha merasa bingung..


"Iya sayang aku janji aku gak akan ngelakuin hal itu lagi, udah ya jangan cemberut lagi." ucap Graha memohon..


Berlian langsung tertawa renyah melihat sang suami merasa bersalah..


"Kamu ngerjain aku ya.." ucap Graha sembari mengelitik perut Berlian sampai Berlian tak tahan lagi..


"Ampun Mas, aku minta maaf udah." ucap Berlian sembari masih terus tertawa..

__ADS_1


Graha pun menghentikan aksinya dan kembali bercerita tentang Amar dan bertemunya Graha dengan Salsa sahabat SMA nya dulu..


"Sayang tadi aku bertemu dengan teman SMA ku loh dia hebat udah menjadi Polwan sekarang." ucap Graha dengan lantang nya...


Degggg....


Hati Berlian merasa sedikit perih mendengar sang suami menyebut nama wanita lain di hadapannya..


"Oh terus..." ucap Berlian dengan entengnya..


"Kamu jangan cemburu dong sayang, aku gak ada apa apa sama dia. Dia hanya teman waktu SMA dulu,bahkan Opa sangat mengenalnya." jelas Graha dengan lembut...


Wajah berubah menjadi murung..


"Terus gimana?" ucap Berlian pelan...


Untuk seseorang yang pernah merasakan sakitnya dikhianati pasti akan selalu berfikir lain tentang penjelasan apapun..


"Udah dong sayang dengerin ya, Aku gak akan pernah melirik wanita lain selain kamu. Walaupun diluaran sana banyak wanita yang lebih daripada kamu, tapi bagiku kamu berbeda. Kamu adalah wanita terbaik yang Allah kasih untukku dan sekarang lihatlah Aya apa aku akan tega menyakiti kalian berdua? Sudah ya jangan berprasangka buruk lagi, hanya kamu satu satunya wanita yang akan menemaniku sampai ajal menjemput ku. itu janjiku." ucap Graha dengan lembut..


Mata Berlian berubah menjadi berkaca kaca tak terasa airmatnya meleleh membasahi kedua pipinya..


"Maafkan Lian Mas, Lian hanya gak mau merasakan sakit seperti dulu." ucap Berlian sembari terisak..


"Heiii sayang kamu gak mau dengerin aku ya, aku gak mengizinkanmi untuk menangis kenapa menangis? ayo hapus airmatamu." ucap Graha dengan serius..


Berlian pun menatap kearah Graha kemudian memeluknya..

__ADS_1


"Iya Mas aku percaya sepenuhnya sama kamu." ucap Berlian lirih...


__ADS_2