
Note: Maaf ya buat semuanya kalau author akhir akhir ini jarang Up, soalnya author lagi agak sibuk jadi waktunya sedikit banget. Terima kasih ya untuk support kalian tanpa kalian karya author gak akan kelihatan..
😁😁 Oke lanjut yaa...
💕💕💕💕💕
Kini Amar sedang merasakan kebahagiaan yang tiada tara karena dirinya kini telah bebas..
Bunda Hesti mendekati kearah Cahaya.
"Hai gadis cantik, masih ingat sama Nenek gak?" tanya Bunda Hesti dengan lembut...
Cahaya menatap kearah sang Bunda..
"Ingat Nek," ucap Cahaya dengan polosnya..
"Terus sama Kakek gimana?" tanya Ayah Wiguna tak mau ketinggalan..
"Kakek Wiguna." ucap Cahaya sembari tersenyum...
Amar sendiri merasa sangat terharu menyaksikan pemandangan yang sangat langka, setelah dirinya berada di hotel prodeo selama 7 tahun ternyata banyak keajaiban yang telah terjadi..
"Mas kenapa?" tanya Graha pelan..
"Gak apa apa Mas Gra, aku merasa senang melihat keadaan Bunda dan Ayah." ucap Amar tersenyum...
Setelah selesai bercengkrama kini Amar dan keluarganya pulang menuju kerumah mereka, sedangkan Berlian dan Graha memutuskan untuk pulang kerumah mereka sendiri..
"Aku senang deh akhirnya Mas Amar telah bebas." ucap Graha dengan tiba tiba...
Berlian tercengang mendengar ucapan sang suami..
__ADS_1
"Mas apa kamu enggak salah? Mas gak lupa kan Mas Amar itu siapa?" tanya Berlian dengan raut wajah yang bingung..
Graha menatap kearah sang istri..
"Aku percaya sama kamu dan aku juga percaya sama Mas Amar." ucap Graha semakin membuat Berlian merasa bingung...
Graha sendiri kembali menatap kearah dang istri..
"Sayang kamu kenapa?tanya Graha dengan sedikit heran..
"Mas yang kenapa? Kenapa sekarang kok jadi kayak gini? Mas kenapa kok sekarang begitu perduli dengan Mas Amar?" ucap Berlian sedikit marah...
Graha pun menjadi bingung..
"Sayang maafkan aku jika membuat mu merasa tak nyaman. Aku kayak gitu karena aku meyakini sesuatu.." ucap Graha pelan...
"Sesuatu apa Mas?" ucap Berlian semakin bingung...
Terlepas dari masalah Berlian yang masih bingung dengan perubahan sikap Sang Suami kini mereka pun tengah sampai di kediaman mereka.
Terlihat Opa Rahman sedang menunggu kedatangan mereka..
"Cicit Opa sudah pulang." ucap Opa Rahman ketika melihat Cahaya yang baru saja turun dari mobil..
Cahaya langsung berlari kedalam pelukan sang Opa..
"Opa lagi ngapain?" tanya Cahaya dengan polosnya..
"Opa lagi tungguin Aya,Aya darimana?" tanya sang Opa sembari tersenyum...
"Aya sama Bunda dan Ayah tadi habis ke kantor polisi.' jawab Aya dengan polosnya..
__ADS_1
Opa Rahman menatap kearah Berlian dan Graha seperti ada pertanyaan yang tak di ucapkan..
"Iya Opa, kami habis menjemput Mas Amar hari ini dia bebas." ucap Graha sembari menatap ke arah sang Opa.
Opa Rahman sendiri merasa bingung dengan tingkah Graha kali ini, mana mungkin dia mau menjenguk bahkan menjemput mantan suami dari istri sah nya tersebut...
Opa Rahman menatap kearah Graha dengan tatapan yang tak biasa.
"Gra kamu baik baik saja kan dengan Lian?" tanya Opa Rahman yang membuat Graha dan Berlian saling tatap.
"Kami baik baik saja Opa." jawab Berlian dengan apa adanya...
"Kamu berhutang penjelasan dengan Opa." ucap Opa Rahman sembari menatap lekat sang cucu..
Graha menelan silvanya, Graha sudah paham betul dengan sikap sang Opa dan kali ini dia terlihat marah..
"Baik Opa, nanti Graha jelaskan." ucap Graha pelan..
Ketika sedang asik berbincang dan melupakan sejenak tentang Amar tiba tiba bel rumah berbunyi..
Berlian berdiri dan membukakan pintu, alangkah terkejutnya melihat seorang wanita cantik dengan seragam polisi berdiri di ambang pintu...
"Selamat siang kakak, saya bisa bertemu dengan Mas Graha." tanya wanita itu pelan..
Berlian sangat kaget mendengar ada seorang wanita yang mencari suaminya, tiba tiba hatinya merasakan pedih hang teramat perih menusuk hingga ke relung hatinya. Berlian takut kejadian dimasa lalu akan terulang kembali.
Salsa menatap kearah Berlian dengan tatapan bingung..
"Oh iya kamu pasti istri Mas Graha ya? Kenalin aku Salsa aku sahabat suami kamu." ucap Salsa sembari mengulurkan tangan..
Berlian mengingat dulu Graha pernah bercerita bahwa dirinya mempunyai sahabat seorang polwan dan dia bernama Salsabila. Apakah dia orangnya?.....
__ADS_1