DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 25_s3


__ADS_3

Berlian pun terlihat sangat bahagia dan kemudian mengelus perutnya yang masih rata..


"Sayang lihatlah disini banyak yang sedang mendoakan mu kamu harus sehat sehat terus ya si perut Bunda."


Berlian berbicara dengan calon anak keduanya sembari mengelus perutnya yang masih rata..


Graha yang melihat Berlian sedang asik bercengkrama dengan calon anak mereka pun mendekatinya..


"Calon anak Ayah gak boleh buat Bunda susah ya, kamu harus jadi anak yang pintar dan anak yang solehah sama seperti kakak perempuanmu ya."


Graha pun ikut berbicara sembari ikut mengelus perut Berlian yang masih belum terlihat.


Sementara itu Amar dan Salsa mendekati Berlian dan Graha..


"Kak Lian selamat ya atas kehamilan keduanya semoga kelak anak kakak menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua dan menjadi anak yang soleha dan solehah." ucap Salsa sembari tersenyum bahagia..

__ADS_1


Berlian pun berterima kasih karena ketulusan doa yang Salsa ucapkan untuk calon anak mereka..


"Makasih ya Sa, terus kamu kapan ini udah cepetan minta di lamar sama Mas Amar." ucap Berlian setengah berbisik..


Amar yang samar samar mendengar ucapan Berlian pun merasa malu karena saat ini Amar belum pernah berani mengutarakan perasaannya kepada Revan kakak dari Salsa..


"Tunggu saja Lian, dan minta doanya semoga bisa di segerakan." ucap Amar dengan penuh keyakinan..


Graha yang mendengar ucapan Amar langsung menarik tangan Amar dan kemudian menanyakan sesuatu..


"Mas apa kamu serius dengan ucapan kamu tadi, kalau kamu serius aku janji pasti aku akan membantu aku akan menjadi orang paling pertama yang mendukungmu." ucap Graha sembari menaikan lengan bajunya..


Bahkan Amar sendiri belajar dari masa lalu nya yang kelam untuk menjadi seseorang yang jauh lebih baik lagi..


"Iya Gra, Mas pasti akan menyegerakan niat baik ini, tapi sebelumnya Mas harus berunding dulu dengan Ayah dan Bunda." ucap Amar dengan penuh keyakinan hatinya...

__ADS_1


Tak berselang lama acaranya pun telah selesai kini tamu satu persatu pun telah kembali kerumah masing masing..


Setelah acara selesai kini tinggal lelah yang tersisa.


Graha pun menarik lengan sang istri dan kemudian membimbingnya kedalam kamar..


"Sayangku, bidadari syurgaku kamu istirahat saja ya, kamu gak boleh capek capek karena kamu sekarang kan sedang berbadan dua jadi kamu harus banyak istirahat.." ucap Graha penuh dengan kelembutan..


Berlian pun menurut saja dengan apapun perkataan dari sama suami, karena Menurut Berlian syurga sang istri adalah di tangan sang suami..


"Iya Mas, aku akan istirahat terima kasih ya untuk cinta dan perhatianmu kepada keluarga kecil kita. Aku sangat bersyukur karena memiliki suami sebaik dan seperduli kamu." ucap Berlian sembari memeluk sang suami..


Graha pun membelai pucuk kepala istrinya dan kemudian mencium keningnya dengan lembut..


"Sayang kamu adalah amanah yang Allah berikan untukku jadi sebisa mungkin aku akan menjaga dan melindungi kamu semampu dan sebisa aku. Jadi aku juga mohon sama kamu ingatkan Mas ya jika suatu saat Mas membuat kesalahan apapun itu. Aku hanya ingin membuat kamu,Aya dan juga calon anak kita bahagia dengan caraku." ucap Graha dengan lembut.

__ADS_1


Berlian dan Graha pun tersenyum secara bersamaan.


Kemudian Graha menyuruh Berlian untuk beristirahat sementara Graha kembali ke ruang tamu untuk mengecek semuanya. Dan Graha juga menemani Aya sampai tertidur pulas..


__ADS_2