DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 40_s3 (END)


__ADS_3

Setelah selesai sholat Amar dan Salsa pun langsung menunaikan kewajiban mereka, awalnya Salsa merasa ragu namun Amar melakukannya dengan lembut sehingga membuat Salsa tak merasa kesakitan.


"Terima kasih ya sayang. Maaf jika aku menyakitimu."


Amar kemudian memeluk Salsa dengan sangat lembut..


"Iya Mas gak apa apa kok, terima kasih ya karena telah menjadi suamiku,bimbinglah aku untuk mencari syurga bersamamu.."


Salsa pun membalas pelukan Amar dengan sangat lembut...


Amar dan Salsa pun merasakan kebahagiaan yang tiada tara, bahkan Amar dan Salsa melakukannya kembali dan keduanya sama sama menikmati..


Selang beberapa kemudian kini usia kandungan Berlian telah memasuki usia 9 bulan, sedangkan kehamilan Fani memasuki usia kandungan 6 bulan..


Detik detik menegangkan pun di rasakan oleh Berlian dan Graha,,walaupun Graha sebagai dokter namun melihat sang istri dalam posisi seperti itu membuat airmata Graha meleleh..


Graha pun dengan setia mendampingi Berlian yang sedang berjuang untuk melahirkan sang buah hati mereka. Cukup lama Berlian berada di ruang persalinan.


"Ayo sayang kamu pasti bisa, kamu kuat dan aku yakin kamu bisa ayo sayang."


Graha pun sangat camas..


Di luar ruang persalinan semua keluarga telah menunggu ada Opa Rahman, Bunda Hesty, Ayah Wiguna dan juga Amar beserta Salsa. Tak lama kemudian Bunda Risa pun turut hadir untuk menemani sang putri..

__ADS_1


Tepat pukul 13.00 Berlian telah melahirkan putra keduanya dengan selamat..


Wajahnya sangat tampan mirip sekali dengan Graha. Tangis haru Graha pun pecah seketika saat melihat putranya telah lahir kedalam dunia..


Berlian nampak kelelahan karena Berlian memilih untuk melahirkan secara normal..


"Sayang terima kasih kamu telah memberiku seorang putra yang sangat tampan. Terima kasih sayang."


Graha pun mencium kening Berlian dengan lembut..


Suasana tegang kini pun berubah menjadi suasana yang bahagia setelah Graha memberi tahu bahwa anak mereka telah lahir dan bayi mereka seorang laki laki..


Opa Rahman pun sangat bahagia karena memiliki cicit laki laki..


Graha pun tersenyum dan mengatakan bahwa Berlian baik baik saja..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah lebih dari satu minggu di rawat kini Berlian dan bayinya pun sudah di izinkan untuk pulang..


Anak kedua mereka beri nama Attala Naufal Prawira.


Acara syukuran pun di gelar oleh Graha dengan sangat meriah sebagai ucap syukurnya atas anugrah yang sangat besar di kehidupannya..

__ADS_1


Graha pun mendirikan beberapa masjid di daerah terpencil sebagai bentuk bahagianya karena telah di berikan sepasang anak yang sangat dia harapkan..


Sang pengantin baru Amar dan Salsa pun kini sedang merasakan kebahagiaan yang tiada tara, pasalnya kini Salsa tengah mengandung buah cinta mereka..


Salsa pun terpaksa mengambil cuti kerja sampai anaknya lahir..


Sementara Fani kini tengah berada di ruang persalinan, Revan menemaninya dengan penuh cinta.


Fani merasa bahagia karena bisa melahirkan seorang anak dari rahimnya sendiri..


"Sayang apa kamu baik baik saja?" tanya Revan sembari mengelus rambut Fani saat Fani sedang berusaha melahirkan putra pertamanya..


Fani pun tersenyum sembari mengangguk..


Tak lama kemudian Fani pun berhasil melahirkan seorang putri yang sangat cantik..


"Selamat Pak bayi Bapak perempuan." ucap Suster yang membantu persalinan Fani..


Tangis haru Fani pun pecah sesaat setelah mendengar bahwa dirinya telah berhasil menjadi seorang Ibu..


"Mas akhirnya aku menjadi Ibu, akhirnya aku bisa memiliki keturunan Mas." ucap Fani di sela sela isak tangisnya..


Revan pun memeluk Fani dengan sangat erat dan tak henti hentinya mengucap syukur atas anugrah yang mereka dapatkan..

__ADS_1


__ADS_2