DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 80_s2


__ADS_3

Ari semakin frustasi selalu mendapatkan penolakan dari Fani, dan kini Ari berada di dalam fase down..


Dalam tidak sadar Ari meminum obat tidur dalam dosis tinggi yang membuatnya meregang nyawa, Iya Ari meninggal karena bunuh diri...


Fani yang mendengar kabar itupun tak kuasa menahan airmatanya, walau bagaimanapun Ari pernah menjadi laki laki yang sangat di cintai oleh Fani..


"Kenapa kau sebodoh itu Mas, aku hendak membunuh mu tapi kamu masih selamat malah sekarang kau bunuh diri." ucap Fani lirih...


Sebagai satu satunya keluarga Ari, Fani di izinkan untuk menguburkan jenazah suaminya dan ketika berada di dalam kediamannya Fani menemukan sebuah surat yang di tulis oleh Ari sebelum dia meregang nyawa..


"Kepada Istriku Fani..


Fan maafkan aku yang telah membuatmu sangat menderita, maafkan aku yang telah begitu bodoh menjadikanmu wanita yang rendah dan maafkan aku karena tak bisa membuatmu bahagia.


Fan aku mencintaimu, namun aku tak tahu cinta semacam apa yang aku punya.

__ADS_1


Sebenarnya aku melakukan ini karena aku kecewa kepadamu,dulu kau justru memilih menikahi Amar laki laki yang paling aku benci.


Fan asal kamu tahu,,aku itu sangat menyayangimu dan aku juga sangat ingin kamu selalu disampingku, aku tahu aku bodoh memperlakukan mu seperti binatang maafkan aku Fan..


Fan aku telah berjanji kepada diriku sendiri aku ingin membawa cintaku padamu hingga aku mati, aku enggak sanggup berpisah denganmu Fan,biarlah takdir dan kehidupan ini yang memisahkan aku darimu..


Fan maafkan aku, setelah kamu bebas nanti lanjutkan lah hidupmu dan terimalah sedikit tabungan yang aku miliki untuk bekal hidupmu kelak..


Aku memang bukan laki laki yang baik Fan, bahkan aku yang telah tega membunuh adikku sendiri Siska, dan kini aku akan menemuinya di syurga Fan, kamu jaga dirimu dan aku akan selalu menyayangimu."tulis pesan yang dikirimkan oleh Ari sebelum dia meregang nyawa..


Airmata Fani jatuh membasahi kedua pipi mulusnya..


Setelah acara pemakaman selesai Fani kembali lagi kedalam sel dan menikmati hari hatinya didalam sana.


Ada perasaan menyesal dalam hati Fani karena telah membuat Ari bunuh diri, namun mungkin itulah jalan yang telah Author gariskan untuk kehidupan Ari,mau bagaimana lagi..(Authornya bingung ini cerita malah berloncat ria. Author hilangkan peran Ari ya semua biar nanti Fani dapat pengganti yang lebih baik?).

__ADS_1


Fanipun mengambil air wudhu kemudian melakukan sholat meminta agar sang suami di ampuni dosanya dan juga diterima amal baiknya dan kini Fani pun harus melewati masa masa sulitnya sendiri...


🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Semenjak dia keluar dari penjara dan di beri modal usaha oleh Berlian, kini usaha bengkel yang Revan punya telah berkembang pesat, dan kini Revan telah berbahagia karena akan menikahi Febri sang kekasih yang selalu mendampinginya selama 4 tahun ini..


Kini acara pernikahan Revan dan Febri digelar dengan sederhana, namun tak mengurangi kebahagiaan mereka.


Revan masih berharap dapat bertemu dengan Berlian, Fani dan Tante Risa, karena mereka telah Revan anggap sebagai keluarga mereka sendiri..


Febri nampak cantik dengan kebayak yang dia kenakan, wajah ayunya terpancar jelas.


"Mas Rev kenapa bengong." ucap Febri sembari menepuk bahu sang suami.


"Deee, Mas lagi ingat sama Kak Lian dan keluarganya entah dimana kini mereka. Kamu kan tahu Dee mas bisa punya semua ini karena uang dari kak Lian, dan kini Mas sudah sukses dan Mas juga telah punya kamu Mas ingin mengembalikan pemberian kak Lian Dee." ucap Revan dengan tertunduk..

__ADS_1


Febri tersenyum dan kemudian bangun dari duduknya.


"Febri yakin Mas suatu saat nanti kita pasti akan bertemu dengan mereka percayalah..ucapnya dengan tersenyum...


__ADS_2