
Graha tak berhentinya mengucap syukur atas apa yang dia dapatkan saat ini, yaitu bukan harta yang berlimpah, bukan jabatan yang tinggi ataupun bukan tentang kenaikan pangkat namun Graha mengucap syukur atas kepercayaan dari Allah yang telah memberinya calon anak kedua lewat rahim sang istri Berlian..
Graha langsung memeluk sang istri dan juga memberikan kabar baik kepada Opa dan sang kakak bahwa Aya akan memiliki seorang adik..
"Terima kasih ya sayang kamu adalah wanita yang sangat hebat. Terima kasih karena kamu akan memberiku kebahagiaan yang tak akan pernah aku lupakan. Aku berharap kamu dan calon anak kita akan selalu sehat ya." ucap Graha sembari memeluk Berlian dengan sangat erat.
Amar dan Opa Rahman pun bahagia setelah mendengar bahwa Berlian berhasil mengandung lagi untuk kedua kalinya. Amar merasa senang sekaligus sedih jika saka perlakuannya terhadap Berlian tak seburuk dulu mungkin Amarlah yang akan menjadi satu satunya lelaki yangbpaling beruntung karena memiliki Berlian, namun semua itu hanya angan yang tak akan pernah menjadi kenyataan lagi dan sekarang Amar harus bisa menerima kenyataan bahwa Berlian adalah istri dari adik kandungnya..
Amar pun tersenyum kemudian memeluk Graha..
"Selamat ya Gra,Mas sangat senang mendengar kabar baik ini semoga anak yang akan di lahirkan nanti menjadi anak yang soleh/solehah seperti Aya dan yang pasti keponakan aku bertambah lagi." ucap Amar sembari tersenyum...
Graha dan Berlian pun tersenyum dan sama sama mengucapkan terima kasih..
Kabar baik itu pun sampai ke telinga Ayah Wiguna dan Bunda Hesty keduanya sangat senang dan juga bahagia karena mereka akan mendapatkan cucu lagi dari Graha..
Sebagai ucapan rasa syukur atas kehamilan Berlian, Graha berencana akan melakukan syukuran sebagai ungkapan kebahagiaanya..
__ADS_1
Graha mengundang beberapa anak yatim dan memberikan santunan kepada mereka..
Graha sangat bahagia dengan anugerah yang mereka tengah dapatkan..
Acara syukuran itu pun akan segera di gelar, tal lupa juga Graha dan Berlian mengundang Bunda Risa dan juga Fani beserta keluarga kecilnya.
Raut bahagia pun di alami oleh Amar dan Salsa, Amar yang menjemput Salsa di rumahnya yang disambut baik oleh Revan..
"Assalamualaikum Mas.." ucap Amar sembari menyalami Revan.
"Masuklah dulu Salsa masih bersiap siap." ucap Revan sembari berlalu pergi meninggalkan Amar..
Revan kini pun menyadari bahwa mungkin Amar adalah yang terbaik buat Salsa, walaupun Salsa bukan adik kandung Revan tapi Revan sangat menyayangi Salsa melebihi menyayangi dirinya sendiri..
Tak lama kemudian Vano keluar saat melihat Amar sedang duduk di ruang tamu.
"Om Amar..." ucap Vano sembari berjalan mendekati lelaki yang kini tengah menjadi kekasih Salsa..
__ADS_1
Amar pun menatap kearah Vano kemudian mengulurkan tangannya supaya Vano bisa langsung berada di pelukannya..
"Vano sayang lagi apa? Vano mau gak kerumah Tante Lian kita main ke rumah Aya. Vano tahu gak kalau Aya mau punya dedek bayi." ucap Amar yang tanpa di sadari di dengar oleh Fani..
Fani pun mendekat kearah Amar dan menanyakan kebenaran dari apa yang baru saja di dengar nya.
"Apa Mas, Kak Lian hamil lagi?"tanya Fani sembari menatap kearah Amar...
Amar pun mengangguk menandakan bahwa apa yang di dengar nya itu benar, kini Berlian tengah mengandung lagi..
"Iya Fan, aku juga baru tahu tadi pagi, apa kalian gak di kasih tahu bahwa malam ini ada acara syukuran di kediaman Graha?" tanya Amar lirih..
Fani pun menggeleng, Fani merasa senang karena Lian bisa hamil lagi sedangkan dirinya ah sudahlah..
"Enggak Mas, kak Lian tak bilang apa apa." ucap Fani sembari tersenyum..
Tak lama kemudian Bunda Risa datang dari arah dapur dan mengatakan bahwa mereka semua di undang ke acara syukuran Berlian dan Graha malam ini, Bunda Risa lupa memberitahu Fani dan Revan..
__ADS_1