
๐ฟSedikit mengandung konten yang kurang pantas yang masih di bawah umur skip saja yaa...๐ฟ
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
Jam menunjukan pukul 02.00 kala itu Berlian baru menyadari bahwa dirinya ketiduran, Berlian berlahan membuka matanya dan melihat sang suami telah tertidur dengan menghadap kepadanya..
Berlian tersenyum melihat sang suami yang terlah terlelap, Berlianpun bangun dan bergegas untuk melakukan sholat di sepertiga malam..
Dengan ragu Berlian mencoba membangunkan sang suami yang masih terlelap untuk di ajaknya sholat berjamaah Berlian masih teringat pada saat malam pernikahannya dengan Amar dulu..
Berlahan tapi pasti dengan segala keraguan Berlian mencoba menyentuh lengan sang suami dan kemudian menggoyangkannya..
"Mas, bangun kita sholat tahajud bersama yuk." ucap Berlian lirih..
Graha pun segera membuka matanya..
"Udah jam berapa sayang, maaf aku ketiduran." ucapnya dengan lembut..
"Sudah setengah tiga Mas," ucap Berlian takut dimarahi seperti waktu dulu..
Graha tersenyum kemudian mencium pipi sang istri, "Sebentar ya Mas ambil air wudhu dulu." ucap Graha seraya bangun dari tempat tidurnya kemudian berlalu kedalam kamar mandi...
Berlian merasa sangat bahagia ternyata Grahavadalah laki laki yang soleh bahkan tanpa bertanya dia tahu maksud Berlian untuk mengajaknya sholat...
Tak selang beberapa lama Braha telah keluar kini dirinya tengah mengenakan kain sarung dan baju koko, mereka pun bersiap untuk sholat..
Setelah selesai sholat Graha dan Berlian mencoba untuk tidur kembali, dan sepertinya mereka lupa bahwa ini adalah malam pengantin mereka.๐๐..
__ADS_1
Graha menatap kearah Berlian mencoba meminta persetujuan untuk melakukan kewajibannya sebagai seorang suami..
Berlian tertunduk malu dan kemudian mengangguk menandakan bahwa Berlian menyutujui untuk Graha memulai aktifitasnya..
Graha pun mendekati sang istri kemudian mendaratkan kecupan manis di *ibir mungil milik sang istri, tak ada perlawanan dan perlahan *iuman itu semakin bergairah..
Graha yang baru pertama kali melakukannya masih terlihat agak canggung namun dirinya mencoba untuk membuat sang istri tak kesakitan..
Graha mulai menjelajahi inco demi inci tubuh sang istri hingga Graha berhenti di atas gunung kembar milik sang istri. Dengan berlahan Grahaulai menjamah keduanya secara bergantian dan dengan lembut mulai memainkannya.
Berlain mendesah menahan sensasi aneh yang terjadi pada tubuhnya, dan kemudian *ibir mereka saling bertemu, dengan penuh perasaan keduanya pun menikmati permainan mereka..
Setelah cukup lama melakukan pemanasan kini tangan jahil Graah telah sampai kepada Inti milik sang istri di sentuhnya dengan lembut membuat Berlian meracau..
Dengan berlahan Graha mencoba memasukan keris miliknya kesarangnya, masih terasa susah.
Graha mencoba dan terus mencoba hingga pada akhirnya kerisnya pun telah memasuki sarangnya dengan sempurna..
Berlian tersenyum bahagia melihat kepuasaan di wajah sang suami..
Graha masih terus menyelesaikan permainanya hingga setelah hampir satu jam akhirnya mereka tumbang secara bersama..
Graha mencium kening sang istri dan memeluknya dengan penuh kasih sayang..
"Terima kasih sayang, aku sangat mencintaimu." ucap Graha dengan lembut..
Berlianpun membalas pelukan sang suami dan kemudian menenggelamkan wajahnya di dada milik suaminya..
__ADS_1
"Iya Mas." ucap Berlian pelan...
Tak selang beberapa lama kemudian mereka bersiap untuk membersihkan diri, dengan mesra Graha menggendong tubuh sang istri menuju kamar mandi dan memandikannya seperti bayi, setelah selesai memandikannya Graha pun membawa Berlian kembali keatas tempat tidur..
"Mas turunkan aku, kamu enggak berat ya."ucap Berlian yang merasa malu diperlakukan dengan istimewa..
Graha tersenyum kemudian mencium pipi Berlian dengan lembut..
"Kamu telah memberiku segalanya dan apa yang aku lakukan ini gak ada artinya." ucap Graha pelan.
Setelah Graha selesai membersihkan diri kini mereka kembali melakukan sholat subuh berjamaah..
Pada pagi harinya Berlian tengah berada di dapur untuk menyiapkan sarapan buat sang suami dan Opa uang kebetulan kini sedang berada di Bali..
Graha yang bangun dari tidurnya dan tak mendapati sang istri di sampingnya pun mencoba mencarinya.
"Selamat pagi istriku." ucap Graha seraya memeluk Berlian dari belakang...
"Pagi juga Mas, Mas malu ah di lihat Bibi sama Opa." ucap Berlian pelan..
"Gak apa apa sayang mereka kan mengerti bahwa kita masih pengantin baru." ucap Graha setengah berbisik..
Dari arah belakang terdengar suara sang Opa yang berdehem ria..
"Pagi pagi udah romantis aja ini, bikin Opa iri saja." uvao Opa Rahman pelan..
Berlian melepaskan pelukan Graha dan merasa sangat malu.
__ADS_1
"Opa ganggu aja.." ucap Graha pelan..
Mereka pun akhirnya tertawa penuh kebahagiaan...