
P ada pagi harinya Berlian di perlakukan layaknya ratu oleh dang suami Graha, Graha melarang semua kegiatan Berat yang biasa Berlian lakukan di kesehariannya..
"Sayng mulai hari ini kamu gak boleh melakukan hal yang berat ya, kamu cukup diam saja dan banyak istirahat ini semua demi kesehatan kamu dan calon anak kita." ucap Graha yang membuat Berlian hanya bisa mengangguk. .
Graha hanya ingin semua hal yang terbaik untuk keluarga kecilnya Graha hanya ingin membuat Berlian dan calon anak mereka akan baik baik saja..
Berlian hanya bisa tersenyum dan menggeleng melihat sikap sang suami yang begitu memperdulikan dirinya dan calon anaknya. Berlian bersyukur atas karunia indah yang dia terima setelah dulu sempat hancur sehancurnya...
Dilain tempat...
Di keluarga Wiguna, pada pagi harinya Amar memberanikan diri untuk mengatakan kepada kedua orang tuanya bahwa kini Amar sedang menjalin hubungan dengan Salsa.
Ketika sedang berada di meja makan Amar memberanikan diri untuk mengungkapkan isi hatinya kepada kedua orang tuanya..
Ketika sedang menikmati roti bakar tiba tiba Amar membuka percakapan yang membuat Bunda Hesty dan juga Ayah Wiguna kaget..
Awalnya Amar masih santai..
__ADS_1
"Bunda,,Ayah,, ada yang pengin Amar bicarakan?" ucap Amar sembari menikmati kopi panas yang sang Bunda siapkan untuknya..
"Ada apa Mar, ya sudah kamu ngomong aja kamu mau apa? Apa kamu mau beli mobil baru atau mau beli apartemen?"tanya Ayah Wiguna sembari menatap kearah Amar..
Amar menarik nafas panjang dan membuangnya secara berkala..
"Amar ingin Ayah dan Bunda melamar Salsa untuk Amar?" ucap Amar membuat Bunda Hesty dan Ayah Wiguna kaget..
"Apa sayang melamar?"tanya Bunda Hesty sedikit kaget..
Ayah dan Bunda pun tersenyum bahagia karena ternyata Amar telah memiliki tambatan hati lagi setelah hampir 10 tahun Amar sendiri..
"Ayah gak ada masalah Mar, tapi sekarang kamu itu punya dua keluarga alangkah baiknya kamu juga harus meminta izin sama Opa Rahman dan juga Graha karena mereka juga bagian dari keluarga kita. Setelah semuanya setuju baru kita akan datang kerumah Salsa untuk meminang dia."ucap Ayah Wiguna mencoba memberikan saran dan nasihat baik buat Amar..
Amar pun tersenyum setelah mendapatkan restu dari kedua orang tuanya, karena bagi Amar restu orang tua adalah hal segalanya karena Amar tidak ingin gagal untuk yang ketiga kalinya...
Setelah selesai sarapan Amar pun langsung pergi menuju kantornya untuk segera melakukan banyak pekerjaan karena hari ini Amar harus metting di banyak tempat..
__ADS_1
Pada malam harinya setelah selesai kerja Amar pun langsung menuju ke rumah Graha untuk segera meminta izin kepada Graha dan Opa Rahman mengenai niat baiknya untuk segera meminang Salsa..
Sesampainya di rumah Graha,Amar langsung menekan bel dan tak lama kemudian sorang Art pun langsung membukakan pintu..
"Assalamualaikum..." ucap Amar sembari tersenyum..
"Waalaikumsalam Mas Amar ayo masuk?" ucap sang Art yang lama telah ikut bekerja di rumah Prawira..
Setelah masuk kedalam rumah Amar langsung menemui sang Opa yang berada di ruang tamu bersama Graha..
"Assalamualaikum Opa, Assalamualaikum Gra.." ucap Amar sembari tersenyum penuh arti..
Opa Rahman dan Graha yang sedang sibuk mendiskusikan sesuatu tentang pekerjaan pun langsung menatap kearah Amar..
"Waalaikumsalam.." jawab keduanya secara bersamaan..
Setelah itu mereka pun berbincang, dan ketika Amar datang untuk membicarakan perihal hubungannya dengan Salsa membuat semua orang kaget sekaligus bahagia..
__ADS_1