DERITA ISTRI PERTAMA

DERITA ISTRI PERTAMA
Bab 31_s3


__ADS_3

Salsa pun tersenyum dan kemudian mengangguk...


"Iya Mas,Salsa mau menerima lamaran Mas Amar dan Salsa juga bersedia hidup bersama dengannya.."ucap Salsa sembari tersenyum..


Amar dan keluarganya sangat bahagia karena lamaran nya di terima baik oleh keluarga Salsa, mata Revan pun berkaca kaca melihat raut bahagia Salsa bersama mantan suami dari istrinya sendiri Fani..


"Mas sangat bahagia Sa melihat kamu bahagia. Mas akan mendoakan yang terbaik untukmu semoga hubungan kalian akan sampai kepada jenjang yang lebih serius lagi."ucap Revan dalam hatinya..


Raut bahagia pun di rasakan oleh Graha dan Berlian karena mereka bisa melihat kebahagiaan Amar..


"Selamat ya Mas akhirnya kamu akan melepas masa jomblomu dan akhirnya kamu bisa menemukan kembali wanita idamanmu."ucap Graha setengah berbisik..


Amar pun menjadi tersipu malu,begitu juga dengan Salsa yang merasa sedikit canggung karena semua mata terpancar kepadanya..


"Alhamdulillah akhirnya lamaran kami di terima,terima kasih ya Mas Revan karena kamu sebagai kakaknya Salsa calon menatuku mau menerima lamaran kami."ucap Bunda Hesty sembari menggenggam tangan Salsa..

__ADS_1


Salsa pun tersipu malu setelah mendengar ucapan Bunda Hesty..


"Iya Bunda, kami pun senang karena niat baik Amar mau mempersunting adikku yang banyak sekali kekurangannya dan satu lagi terima kasih juga karena mau menerima adikku dengan baik."ucap Revan sbari tersenyum...


Wajah bahagia karena di terima lamarannya pun terlihat di wajah Amar..


"Terima kasih ya Mas,Aku janji aku akan menjaga dan melindungi Salsa dengan baik walaupun nantinya mungkin aku yang akan di lindungi oleh istriku sendiri."ucap Amar sembari tersenyum..


Setelah acara selesai dan hari pertunangan Salsa dan Amar pun telah di tentukan, satu bulan lagi dari sekarang adalah hari bahagia Amar dan Salsa bahkan semua keluarga sudah tak sabar untuk mematikan hari tersebut..


Tinggallah keluarga Amar yang pulang terahir karena mereka masih ingin berbincang lebih serius lagi dengan Revan dan keluarga..


"Ya sudah kalau begitu kami pamit dulu."ucap Ayah Wiguna sembari tersenyum..


Amar pun menatap kearah Salsa dan tersenyum..

__ADS_1


"Kami pulang dulu ya Sa,kamu langsung istirahat." ucap Amar sembari tersenyum dan berlalu pergi keluar dari rumah Salsa..


Setelah semua tamu pulang Fani memeluk Salsa dengan penuh kebahagiaan.


"Selamat ya adikku yang paling cantik karena pada akhirnya semuanya berjalan dengan baik dan aku sebagai kakak kamu ikut bahagia." ucap Fani dengan mata yang berkaca kaca..


Salsa pun terharu setelah mendengar ucapan Fani, karena ternyata Fani begitu perhatian terhadap dirinya dan Salsa juga bersyukur karena sanga kakak mendapatkan wanita yang luar biasa.


"Terima kasih ya Mbak aku bahagia banget, dan terima kasih juga ya Mas karena kalian adalah keluargaku yang paling aku sayangi melebihi apapun." ucap Salsa sembari menangis bahagia..


Fani pun dengan lembut menyeka airmata Salsa..


"Wanita kuat gak boleh cengeng, karena kamu berhak untuk bahagia dan kamu berhak untuk mengejar lelaki pilihanmu." ucap Fani sembari tersenyum..


Revan pun ikut merasa sangat bahagia karena pada akhirnya amanah dari sang Ayah akan segera di penuhi yaitu menikahkan Salsa dengan lelaki baik pilihannya..

__ADS_1


__ADS_2